Loading...

18 May 2010

FatahKun

Menjaga Motivasi

motivasi
Sinonim motivasi dalam bahasa Inggris adalah; incentive, inspiration, drive, enthusiasm, impetus, stimulus, spur, impulse, dan driving force. Semuanya menjurus ke arah satu arti yaitu, penggerak atau pendorong.

Pengertian lain motivasi adalah “alasan”, alasan untuk bergerak, berbuat, bertindak, melakukan sesuatu. Secara istilah motivasi adalah sesuatu yang mendorong jiwa kita untuk bergerak.

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa menjaga motivasi sama dengan menjaga pendorong atau alasan kita melakukan suatu pekerjaan. Semakin besar alasan atau pendorong yang kita miliki maka kita akan semakin kuat dan giat dalam melakukan sesuatu.

Para pakar motivasi menganjurkan untuk menuliskan tujuan kita. Menu-liskan tujuan akan sangat membantu dalam menjaga alasan melakukan sesuatu. Dengan menuliskan tujuan bi-asanya akan lebih tertanam dalam pi-kiran kita sehingga kita akan mengingat terus tujuan yang akan kita capai.

Tujuan harus sejelas mungkin, karena lebih jelas tujuan akan lebih terarah langkah kita. Misalnya, Daripada mempunyai tujuan ingin kaya, lebih baik bertujuan ingin mempunyai penghasilan 10 juta perbulan. Meskipun penghasilan 10 juta bisa saja belum termasuk kaya, itu tidak masalah. Setelah mencapai tujuan tersebut kita bisa membuat tujuan baru, misalnya menjadi 20 juta dan seterusnya.

Jangan takut dengan tujuan. Kita tidak rugi jika tujuan tidak tercapai 100%. Misalnya kita mempunyai tujuan ingin mempunyai penghasilan 10 juta, kemudian hanya berhasil 5 juta, akan lebih baik dari pada tidak punya tujuan sama sekali. Atau kita berhasil mencapai tujuan 200% dari tujuan 1 juta. Mana yang lebih baik?

Alasan kenapa motivasi harus dijaga karena motivasi bisa menguap, hilang entah kemana. Oleh karena itu diperlukan suntikan motivasi secara rutin.

Memasang foto keluarga di tempat kerja ialah salah satu usaha menyuntikan motivasi kepada kita. Dengan melihat foto keluarga kita akan ingat bahwa kita bekerja untuk orang-orang yang kita cintai.

Membaca tulisan-tulisan yang memotivasi. Bisa juga dengan bentuk audio yaitu dengan mendengarkan kaset-kaset motivasi.

Cara selanjutnya ialah bergaul dengan orang-orang yang terbukti mempunyai motivasi besar. Dengan bergaul dengan mereka, kita akan terimbas semangat mereka. Jangan sebaliknya, yaitu bergaul dengan orang-orang yang malah mematikan motivasi kita.

Dan katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mu'min akan melihat perkerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberikan-Nya kepada kamu apa yang kamu kerjakan.” (QS. At-Taubah [9]:105)

Assaha/motivasi-islami.com