<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681</id><updated>2012-01-31T21:16:18.917+07:00</updated><category term='syariah'/><category term='Pemimpin'/><category term='indah'/><category term='Ban Terbaik'/><category term='Kitab Nikah'/><category term='Kitab shalat'/><category term='informatika'/><category term='akhwat'/><category term='mp3 al quran'/><category term='forum ilmu'/><category term='muslimah'/><category term='sms'/><category term='muharram'/><category term='robot'/><category term='keajaiban Al quran'/><category term='khazanah'/><category term='karakter'/><category term='ilmuwan islam'/><category term='bekam'/><category term='Akhlaq'/><category term='submit'/><category term='Dakwah'/><category term='Indonesia'/><category term='manusia'/><category term='sunatullah'/><category term='sunnah'/><category term='keadilan'/><category term='Kata Bijak'/><category term='amanah'/><category term='Tafsir Al Quran'/><category term='Fikrah'/><category term='foto rumah Rasulullah'/><category term='mesin pencari'/><category term='bisnis online'/><category term='ilmu falak'/><category term='aqidah'/><category term='fiqih siyasah'/><category term='waktu belajar'/><category term='Sejarah'/><category term='Serp'/><category term='fatwa'/><category term='Ramadhan'/><category term='Opini'/><category term='Kitab shiyam'/><category term='syair'/><category term='Kata Mutiara'/><category term='fiqih'/><category term='ekonomi islam'/><category term='Tinjauan'/><category term='My Award'/><category term='UFO'/><category term='keluarga'/><category term='lagu'/><category term='Wanita'/><category term='kunci kesuksesan'/><category term='kisah islami'/><category term='kontak'/><category term='Mesir'/><category term='Kitab haji'/><category term='GT Radial'/><category term='Pesantren'/><category term='software'/><category term='lambang'/><category term='Ultrabook'/><category term='air mata'/><category term='Nabi Muhammad'/><category term='hadits'/><category term='kajian'/><category term='Ban Terbaik di Indonesia GT Radial'/><category term='big bang'/><category term='Telaah hadits'/><category term='misterius'/><category term='daftar isi'/><category term='mesjid'/><category term='pendidikan'/><category term='Kitab jenazah'/><category term='tutorial blog'/><category term='mewariskan kebaikan'/><category term='kampus'/><category term='internasional'/><category term='alam'/><category term='unik'/><category term='Kontes SEO'/><category term='hati'/><category term='download'/><category term='bank'/><category term='Kitab zakat'/><category term='organisasi'/><category term='fenomena'/><category term='Pengetahuan'/><category term='Hikmah'/><category term='nasional'/><category term='Motivasi'/><category term='negeriads.com solusi berpromosi'/><category term='Indonesia Siap Bersaing di SERP'/><category term='iklan'/><category term='Tukeran Link'/><category term='Kitab jual beli'/><category term='berita'/><category term='islam'/><category term='sains'/><category term='pedang'/><category term='keteladanan'/><category term='Teknologi'/><category term='bersaing'/><category term='wallpaper'/><category term='kesehatan'/><category term='komunitas blogger indonesia'/><category term='komputer'/><category term='rahmat'/><category term='valentine'/><category term='bahasa pemrograman'/><category term='menangis'/><category term='Kitab Thaharah'/><category term='pascal'/><category term='LDK'/><category term='keajaiban Air Mata'/><category term='antivirus'/><category term='nasyid'/><category term='SEO'/><category term='mati'/><category term='Dunia Islam'/><category term='hijrah'/><category term='cerita islami'/><category term='penemuan'/><category term='Kisah Nabi'/><category term='Notebook'/><category term='Dunia'/><category term='ekonomi'/><category term='kehidupan'/><category term='crop circle'/><title type='text'>Islamicnet | Artikel Islami</title><subtitle type='html'>Terlaksananya syari'at islam berlandaskan Al Quran dan Assunnah secara kaffah dalam segala aspek kehidupan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1047</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-8223183730106475384</id><published>2012-01-23T09:13:00.000+07:00</published><updated>2012-01-23T09:13:28.503+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Menjadi Keluarga Allah SWT</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="231" src="http://2.bp.blogspot.com/-KT6PEqA4odk/TxzBvxnO32I/AAAAAAAACOU/RzHjf5FDmzc/s320/keluarga+Allah.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diakui atau tidak, era modern telah menggiring sebagian besar umat Islam hanyut dalam kesibukan duniawi. Nyaris waktu 24 jam tersita untuk urusan kerja, bisnis, ataupun beragam kegiatan lainnya. Bahkan, karena begitu sibuknya, tidak sedikit di antara Muslim yang mulai meninggalkan kitab sucinya, Alquran, baik meninggalkannya dalam arti mulai jarang membaca, memahami, menadaburi, maupun meninggalkannya dalam arti tidak lagi begitu antusias untuk menata hidup dengan menerapkan nilai-nilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alquran tidak lagi menjadi panduan dalam memandang hidup dan kehidupan ini. Akibatnya, sangat jarang atau mungkin sangat langka pada zaman ini kita menemukan seorang Muslim yang ucapan dan perbuatannya benar-benar sesuai dengan kandungan Alquran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, cukup banyak umat Islam yang mulai asing dengan kitab sucinya. Padahal, Alquran adalah mukjizat akhir zaman yang dijamin kebenaran dan keautentikannya oleh Allah SWT. Hal ini Allah SWT tegaskan dalam firman-Nya, “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Alquran, dan sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya.” (QS 15: 9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, tidak semestinya seorang Muslim membiarkan diri jauh dari Alquran. Setidaknya, kecintaan terhadap Alquran harus selalu kita upayakan terjaga dan terpelihara setiap saat, di mana pun, dan dalam keadaan apa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, Allah SWT memberikan banyak keutamaan bagi kaum Muslimin yang mau membaca dan menadaburi Alquran. Satu di antara keutamaan membaca Alquran adalah berupa pahala yang besar. “Sesungguhnya Alquran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” (QS 17: 9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barang siapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Alquran), maka dengannya ia akan mendapat satu kebaikan; satu kebaikan dilipatgandakan menadi sepuluh kali; aku tidak mengatakan alif lam mim adalah satu huruf, tapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR Tirmidzi dari Ibnu Mas’ud ra).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat yang lain, Rasulullah SAW menegaskan bahwa mempelajari Alquran itu sangat besar pahalanya. “Hendaklah seorang di antara kamu berangkat setiap hari ke masjid, lalu mempelajari dua ayat dari Kitabullah (Alquran). Itu lebih baik baginya daripada dua ekor unta. Jika bisa tiga (ayat), ya tiga (ayat), hadiah untanya sebanyak jumlah ayat-ayat (yang dipelajari) itu.” (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sudah cukup memberikan satu argumentasi yang sangat kuat bahwa seyogianya umat Islam itu mentradisikan diri untuk selalu membaca Alquran. Sesibuk apa pun, setiap Muslim wajib membaca dan menadaburi Alquran.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Alquran adalah firman Allah SWT. Membacanya akan mendatangkan pahala besar, menadaburinya akan meneguhkan keyakinan, dan mengamalkannya akan mengundang keridaan Allah SWT. Bahkan, Allah SWT akan menjadikan mereka sebagai anggota keluarga-Nya. “Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari kalangan manusia. Beliau ditanya, ‘Siapa mereka wahai Rasulullah?’ Rasul SAW menjawab, ‘Mereka adalah ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah, dan orang-orang khusus-Nya.’” (HR Ahmad dan Ibnu Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #999999;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Republika.co.id&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-8223183730106475384?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/8223183730106475384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2012/01/menjadi-keluarga-allah-swt.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/8223183730106475384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/8223183730106475384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2012/01/menjadi-keluarga-allah-swt.html' title='Menjadi Keluarga Allah SWT'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-KT6PEqA4odk/TxzBvxnO32I/AAAAAAAACOU/RzHjf5FDmzc/s72-c/keluarga+Allah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-7830464681353152114</id><published>2012-01-12T05:17:00.000+07:00</published><updated>2012-01-12T05:17:44.590+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Keutamaan Shodaqoh</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="keutamaan Shodaqoh" border="0" height="256" src="http://2.bp.blogspot.com/-c554vhfSo6M/TV0KkMR7dJI/AAAAAAAAB2k/uZ_RKu44f8Y/s320/bersih+hati.jpg" title="keutamaan shodaqoh" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diceritakan, ketika Nabi Ayub AS sedang mandi tiba-tiba Allah SWT mendatangkan seekor belalang emas dan hinggap di lengannya. Baginda menepis-nepis lengan bajunya agar belalang jatuh. Lantas Allah SWT berfirman, ''Bukankah Aku lakukan begitu supaya kamu menjadi lebih kaya?'' Nabi Ayub AS menjawab, ''Ya benar, wahai Sang Pencipta! Demi keagungan-Mu apalah makna kekayaan tanpa keberkahan-Mu.''&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kisah di atas menegaskan betapa pentingnya keberkahan dalam rezeki yang dikurniakan oleh Allah SWT. Kekayaan tidak akan membawa arti tanpa ada keberkahan. Dengan adanya keberkahan, harta dan rezeki yang sedikit akan bisa terasakan mencukupi. Sebaliknya, tanpa keberkahan rezeki yang meskipun banyak akan terasakan sempit dan menyusahkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Agar rezeki yang Allah SWT berikan kepada kita menjadi berkah, Rasulullah SAW menganjurkan kepada umatnya untuk memperbanyak sedekah. Kata Rasulullah SAW, ''Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah.'' Dalam hadis lain, Rasulullah SAW menjelaskan, ''Setiap awal pagi, semasa terbit matahari, ada dua malaikat menyeru kepada manusia di bumi. Yang satu menyeru, 'Ya Tuhanku, karuniakanlah?ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya kerena Allah'. Yang satu lagi menyeru, 'Musnahkanlah orang yang menahan hartanya'.''&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedekah walaupun kecil tetapi amat berharga di sisi Allah SWT. Orang yang bakhil dan kikir dengan tidak menyedekahkan sebagian hartanya akan merugi di dunia dan akhirat karena tidak ada keberkahan. Jadi, sejatinya orang yang bersedekah adalah untuk kepentingan dirinya. Sebab, menginfakkan (belanjakan) harta akan memperoleh berkah, dan sebaliknya menahannya adalah celaka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedekah memiliki beberapa keutamaan bagi orang yang mengamalkannya. Pertama, mengundang datangnya rezeki. Allah SWT berfirman dalam salah satu ayat Alquran bahwa Dia akan membalas setiap kebaikan hamba-hamba-Nya dengan 10 kebaikan. Bahkan, di ayat yang lain dinyatakan 700 kebaikan. Khalifah Ali bin Abi Thalib menyatakan, ''Pancinglah rezeki dengan sedekah.'' Kedua, sedekah dapat menolak bala. Rasulullah SAW bersabda, ''Bersegeralah bersedekah, sebab yang namanya bala tidak pernah bisa mendahului sedekah.''&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketiga, sedekah dapat menyembuhkan penyakit. Rasulullah SAW menganjurkan, ''Obatilah penyakitmu dengan sedekah.'' Keempat, sedekah dapat menunda kematian dan memperpanjang umur. Kata Rasulullah SAW, ''Perbanyaklah sedekah. Sebab, sedekah bisa memanjangkan umur.''&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah SWT mencintai orang-orang yang bersedekah. Kalau Allah SWT sudah mencintai seorang hambanya, maka tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan, tidak ada permintaan dan doa yang Allah tidak kabulkan, serta tidak ada dosa yang Allah tidak ampuni, dan hamba tersebut akan meninggal dunia dalam keadaan husnul khatimah (baik).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kekuatan dan kekuasaan Allah jauh lebih besar dari persoalan yang dihadapi manusia. Lalu, kalau manfaat sedekah begitu dahsyatnya, masihkah kita belum juga tergerak untuk mencintai sedekah? Wallahu a'lam bis-shawab.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-7830464681353152114?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/7830464681353152114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2012/01/keutamaan-shodaqoh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7830464681353152114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7830464681353152114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2012/01/keutamaan-shodaqoh.html' title='Keutamaan Shodaqoh'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-c554vhfSo6M/TV0KkMR7dJI/AAAAAAAAB2k/uZ_RKu44f8Y/s72-c/bersih+hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-7602536313581837144</id><published>2012-01-08T05:04:00.000+07:00</published><updated>2012-01-08T05:04:50.645+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlaq'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>Cara Makan Rasulullah saw</title><content type='html'>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-pbrW-crPLjE/TwjBHAp7NaI/AAAAAAAACOM/SRtl6V-VEXY/s1600/makan.jpeg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="color: #999999;"&gt;Ilustrasi&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih- lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (QS AlA'raf [7]: 31)&lt;/span&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Makna `janganlah berlebih-lebihan' dalam ayat di atas sebagaimana dijelaskan dalam Alqur'an dan terjemahannya adalah janganlah melampaui batas yang dibutuhkan oleh tubuh dan jangan pula melampaui batas- batas makanan yang dihalalkan. Terkait hal itu, Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada sesuatu yang lebih buruk untuk dipenuhi oleh seseorang selain perutnya, padahal cukup beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila terpaksa ia lakukan, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernapas." (HR Ahmad, Nasa'i, Tirmidzi, dan beberapa perawi lainnya). Makan secara berlebihan dapat menyebabkan kelambanan dan kelebihan beban pada pencernaan serta fermentasi makanan dalam perut.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal ini terkadang bisa mengakibatkan luka dan peradangan pada perut, kerongkongan, dan usus dua belas jari. Hilmy al-Khuly dalam bukunya Mukjizat Kesembuhan Dalam Gerakan Shalat, menyebutkan, bila perut dipenuhi oleh makanan, kemudian timbul proses fermentasi di dalamnya, maka dapat menimbulkan berbagai efek negatif, yaitu in'ikas ashabiy (reflek gerak pemantulan dan pembalikan saraf) terhadap kondisi jantung; idhthirab al-qalb (denyut jantung berdebar-debar) yang tekanannya bisa menurun dan bisa pula meninggi; dan terjadinya kejang jantung. Karena itu, Rasulullah SAW memberikan tuntunan dalam menyantap makanan sebagai upaya mengendalikan syahwat makan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertama, qul bismillaahi, ucapkanlah bismillah ketika hendak makan. Kedua, kul biyamiinika, makanlah dengan tangan kananmu. Dan ketiga, kul mimmaa yaliika, makanlah yang terdekat denganmu. (HR Muslim). Dalam hadis yang lain, Rasulullah SAW bersabda, "Kami adalah kaum yang tidak akan makan sampai kami merasa lapar. Jika kami makan, maka kami makan tidak sampai kenyang. (Rasulullah juga bersabda) Tinggalkanlah makanan (justru) ketika engkau sangat menginginkannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" Dengan demikian, melalui pengendalian syahwat makan ini, kita akan terhindar dari berbagai macam penyakit yang mengancam kehidupan. Sebab, perut adalah sarangnya penyakit, sebagaimana dikatakan Harits bin Kaldah, seorang tabib bangsa Arab, "Diet (mengatur pola makan) adalah pokok segala pengobatan, sedangkan perut adalah sarang penyakit. Oleh karena itu, kembalikanlah tubuh pada kebutuhan proporsionalnya."&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adapun pada hadits lain&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;Dari Ka’ab bin Malik dari ayahnya, dia berkata, “Terbukti Rasulullah SAW makan dengan tiga jari dan menjilati (jari) tangannya sebelum membersihkannya”. (HR Imam Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wallahu a'lam.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-7602536313581837144?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/7602536313581837144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2012/01/cara-makan-rasulullah-saw.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7602536313581837144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7602536313581837144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2012/01/cara-makan-rasulullah-saw.html' title='Cara Makan Rasulullah saw'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-pbrW-crPLjE/TwjBHAp7NaI/AAAAAAAACOM/SRtl6V-VEXY/s72-c/makan.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-6580845306507094122</id><published>2012-01-06T05:08:00.000+07:00</published><updated>2012-01-06T05:08:14.966+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan'/><title type='text'>Keajaiban Piramida Mesir</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Keajaiban Piramida Mesir" border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-zeSfE5rV8b8/TwYfFrGt0_I/AAAAAAAACOE/Cmni9VjQ4TY/s1600/piramida.jpg" title="Keajaiban Piramida Mesir" /&gt;&lt;/div&gt;Kali ini saya akan sharing artikel mengenai &lt;b&gt;Piramida Mesir&lt;/b&gt;, siapa yang tidak mengenal kemegahan bangunan ini. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum membahas secara umum mengenai piramida ini. Kita bahas dahulu bagian terluar dari piramida mesir. Dibagian luar dari piramida terdapat sebuah patung Sphinx yang agung dan dipahat dari batu. Patung ini diperkirakan oleh para arkeolog sudah berumur lebih dari 4500 tahun. Jika anda tidak tahu apa itu Sphinx akan saya jelaskan secara sederhana. Sphinx adalah patung setengah manusia dan setengah bertubuh singa dan patung ini tentunya berukuran sangat berar dan menjaga seluruh piramida yang ada di Giza, Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sphinx pernah diartikan sebagai raja Khafre yang sudah meninggal sebagai seorang manusia yang mempunyai kekuatan menyerupai kekuatan singa. Patung Sphinx sekarang sudah terkikis oleh tiupan angin sehingga sebagian dari patung Sphinx sudah tampak tidak jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sphinx memiliki panjang sekitar 3 meter dan tinggi 20 meter. Sphinx melambangkan sifat gagah laksana singa hutan dan memiliki kepribadian bak manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beragam penjelasan dari para pakar, ada yang menjelaskan bahwa Piramida di Mesir adalah Warisan dari para penghuni luar Bumi. Karena diluar planet Bumi juga ditemukan sebuah Piramida yang berada di Planet Mars dan posisi garis Lintang pada piramida di Mars sama dengan posisi garis Lintang di Bumi. Ada pula yamg mengatakan Piramida adalah peninggalan peradaban era Atlantis. Tapi banyak para pakar yang menyetujui bahawa Piramida Mesir adalah bangunan rekontruksi yang diciptakan oleh masayarakat Mesir kuno untuk makam raja-raja, tempat peribadahan (pemujaan). Entah berapa banyak orang dan waktu yang diperlukan untuk membuat satu buah Piramida. Sesungguhnya berat darisatu bongkah batu raksasa dari Piramida Mesir yang paling berat dapat mencapai 2 ton per batu. Sungguh keperkasaan manusia Mesir kuno. Ada yang mengabarkan Piramida dibangun pertama kali pada masa pemerintahan Fir'aun. Wallahu'alam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian penjelasan mengenai Piramida Mesir ini, walaupun sedikit mudah-mudahan menambah pengetahuan. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-6580845306507094122?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/6580845306507094122/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2012/01/keajaiban-piramida-mesir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/6580845306507094122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/6580845306507094122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2012/01/keajaiban-piramida-mesir.html' title='Keajaiban Piramida Mesir'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-zeSfE5rV8b8/TwYfFrGt0_I/AAAAAAAACOE/Cmni9VjQ4TY/s72-c/piramida.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-871428623838671322</id><published>2012-01-03T13:44:00.000+07:00</published><updated>2012-01-03T13:44:28.389+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kajian'/><title type='text'>Akhlak Terhadap Orang Kafir</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="akhlak terhadap orang kafir" border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-r5u01yRpCHQ/TiYB5YNXtKI/AAAAAAAAB4o/UHDeSW_1kYE/s1600/url.jpg" title="akhlak terhadap orang kafir" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhlak Nabi shallallâhu 'alaihi wasallam adalah Al-Qur’an sebagaimana riwayat dari Aisyah radhiyallâhu'anha ketika ditanya akhlak Nabi shallallâhu 'alaihi wasallam, beliau radhiyallâhu'anha menjawab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Akhlak beliau (Nabi shallallâhu 'alaihi wasallam) adalah Al-Qur’an”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Aisyah radhiyallâhu'anha membacakan ayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung”&lt;br /&gt;(QS al-Qalam/68 : 4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “khuluqin ‘azhim” (budi pekerti yang agung) dalam ayat ini, mencakup seluruh akhlak terhadap semua makhluk, sebagaimana sudah disampaikan pada ceramah yang pertama tadi seputar rahmat ((Lihat “Islam Adalah Rahmat, Bukan Ancaman”). Rahmat (rasa kasih sayang) merupakan akhlak yang paling tinggi, motivator serta motor penggerak utama akhlak-akhlak mulia lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika contoh-contoh dan riwayat-riwayat yang telah dibawakan dalam ceramah tersebut berkaitan dengan akhlak Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wasallam terhadap orang-orang kafir dalam peperangan, maka bagaimana kita akan menggambarkan akhlak beliau shallallâhu 'alaihi wasallam terhadap mereka dalam kondisi damai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disini akan disebutkan tiga hadits tentang hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Pertama, sabda Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wasallam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ …. Sesungguhnya para utusan (duta) itu tidak boleh dibunuh”&lt;br /&gt;(Hadits Riwayat Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya adalah, para utusan yang dikirim oleh orang-orang kafir sebagai duta dan penghubung antara kaum muslimin dengan kaum kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadilan dan kasih sayang Islam tidak memperbolehkan untuk membunuh dan menyakiti mereka. Karena, dalam Islam terdapat ajaran (agar menjaga dan mentaati) perjanjian dan ikatan janji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan gambaran cara bergaul tingkat tinggi dari kaum muslimin, atau dari agama Islam, atau dari Nabi umat Islam kepada orang-orang kafir (non Islam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Kedua, yaitu dalam wasiat Nabi shallallâhu 'alaihi wasallam kepada Mua’dz bin Jabal radhiyallâhu'anhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau shallallâhu 'alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik"&lt;br /&gt;(Hadits Riwayat Ahmad, Tirmidzi, Darimi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits ini, Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wasallam tidak mengatakan “Pergaulilah kaum muslimin, atau orang-orang yang shalih, atau orang-orang yang mengerjakan shalat”, akan tetapi beliau mengatakan “dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya adalah semua menusia, yang kafir, yang muslim, yang mushlih (yang melakukan perbaikan), yang fâjir (jahat) dan yang shalih, sebagai bentuk keluasan rahmat dan kelengkapannya dengan akhlak din (agama).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Ketiga, yaitu hadits tentang seorang Yahudi, tetangga Nabi shallallâhu 'alaihi wasallam yang sering menyakiti beliau shallallâhu 'alaihi wasallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, Nabi shallallâhu 'alaihi wasallam mengetahui bahwa orang yang selalu menyakitinya ini memiliki seorang anak yang sedang sekarat. Maka Nabi shallallâhu 'alaihi wasallam datang berkunjung ke rumahnya dan mengajaknya menuju jalan Rabb-nya, dengan harapan semoga Allâh memberikan petunjuk dan memperbaiki keadaan orang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau shallallâhu 'alaihi wasallam membalas keburukan dengan kebaikan, meskipun terhadap orang kafir. Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wasallam bersabda kepada si anak, sementara bapaknya juga ada bersama mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai bocah, katakanlah lâ ilâha illallâh,&lt;br /&gt;itu akan menyelamatkanmu dari api neraka”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar seruan ini, si anak memandang ke arah bapaknya dan memperhatikannya. Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wasallam mengulangi lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai bocah, katakanlah lâ ilâha illallâh”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak memandang ke arah bapaknya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian yang sama juga terjadi antara Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wasallam dengan pamannya, Abu Thalib, yang senantiasa membantu dan menolong Islam, kaum muslimin serta Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wasallam, akan tetapi, dia tidak masuk Islam. Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wasallam bersabda kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai paman, katakanlah lâ ilâha illallâh”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar seruan ini, Abu Thalib memandang para pembesar Quraisy. Lalu mereka mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah kamu benci terhadap agama nenek moyangmu”&lt;br /&gt;(Hadits ini diriwayatkan Imam Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Abu Thalib meninggal dalam kekafiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan orang Yahudi (dalam cerita diatas) yang mendengar Nabi shallallâhu 'alaihi wasallam mengajak anaknya agar masuk Islam, Allâh Ta'ala menceritakan kondisi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepadanya,&lt;br /&gt;mereka mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri.&lt;br /&gt;Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka tidak beriman (kepada Allah)”&lt;br /&gt;(QS al-An’am/6 : 20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana jawaban dan responnya ? Orang Yahudi itu mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai anakku, taatlah kepada Abul Qasim (Muhammad)!”. Maka si anak, mengucapkan syahadatain Sebelum menghembuskan napas terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendapat respon positif ini, Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Segala puji bagi Allâh yang telah menyelamatkannya dari neraka dengan sebabku”&lt;br /&gt;(Hadits Riwayat Bukhari, 1356, Ahmad, Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah akhlak Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wasallam yang mulia, adab beliau yang luhur terhadap orang-orang non muslim, ketika kondisi perang dan dalam keadaan damai. Kita memohon kepada Allâh Ta’ala agar menjadikan akhlak kita sama seperti akhlak beliau shallallâhu 'alaihi wasallam, dan semoga Allâh menjadikan Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wasallam sebagai panutan terbaik kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allâh Ta'ala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasûlullâh itu suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahnat) Allâh dan (kedatangan) hari kiamat, dan dia banyak menyebut Allah.”&lt;br /&gt;(QS Al-Ahzab/33 : 21)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="color: #999999;"&gt;http://majalah-assunnah.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-871428623838671322?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/871428623838671322/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2012/01/akhlak-terhadap-orang-kafir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/871428623838671322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/871428623838671322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2012/01/akhlak-terhadap-orang-kafir.html' title='Akhlak Terhadap Orang Kafir'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-r5u01yRpCHQ/TiYB5YNXtKI/AAAAAAAAB4o/UHDeSW_1kYE/s72-c/url.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-2103197425380295421</id><published>2012-01-02T06:12:00.000+07:00</published><updated>2012-01-02T06:12:32.071+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Menemui Allah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Menemui Allah" border="0" height="231" src="http://1.bp.blogspot.com/-eqL2Nd8OQLs/TwDoIXNMPqI/AAAAAAAACN4/iQ6w6pqYtlM/s320/menemui+allah.jpg" title="Menemui Allah" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat ini saya akan sharing sebuah artikel mengenai &lt;b&gt;Menemui Allah SWT&lt;/b&gt;, silahkan dibaca sebaik-baiknya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahasan ini sebenarnya telah masuk ranah tasawuf dan hanya bisa dijelaskan dengan baik oleh ahli tasawuf (sufi) yang mencapai maqam (tingkatan spritual)&amp;nbsp; mahabbah (cinta Allah) dan ma’rifah (mengenal Allah). Dalam kajian Tauhid, selalu ditegaskan bahwa Allah itu esa, tidak beranak dan diperanakkan, tak bergantung pada apa pun jua. Dia adalah Zat Yang Maha Kaya dan tidak membutuhkan sesuatu pun dan tidak pula ada yang menyerupainya. (QS.112:1-4,3:97,42:11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, disebutkan pula bahwa Allah bersemayam di atas Arasy yakni tempat yang tinggi dimana manusia tak mampu memikirkannya apalagi menghampirinya (QS.10:3,13:2,20:5,25:5). Meskipun pada sisi lain, bahwa Dia lebih dekat dari pada urat leher kita sendiri, tapi seringkali tak bisa merasakan kehadirannya. (QS.2:186, 50:16). Lalu, bagaimana cara menemui Allah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu jalan untuk menemui Allah SWT adalah mengunjungi Rumah-Nya, Baitullah. Meskipun,&amp;nbsp; boleh jadi Dia tengah tak ada atau tak berkenan untuk membuka pintu Rumah-Nya. Kalau pun bisa menemui-Nya, tentu bersifat personal dan belum tentu berdampak pada relasi sosial (pemberdayaan umat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, menemui-Nya saat bersemayam di atas Arasy, tentu jalan yang tak mungkin dilalui oleh manusia biasa.&amp;nbsp; Lalu bagaimana cara menemui-Nya yang dampaknya bukan hanya individual (hablum minallah), tapi juga sosial (hablum minannas) ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof. Dr. M. Quraish Shihab, dalam buku 40 Hadits Qudsi Pilihan, (Lentera Hati, 2010), dinukil sebuah Hadits Qudsi (Hadits yang redaksinya dari Rasulullah SAW tapi maknanya dari Allah SWT.) dari Abu Hurairah Ra. yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Rasulullah SAW. Bersabda : “Sesungguhnya Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung akan berfirman pada Hari Kiamat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai putra putri Adam (Ibnu Adam), Aku sakit, tetapi mengapa engkau tak mengunjungi-Ku ? Ibnu Adam bertanya : ”Yaa Rabb, bagaimana aku mengunjungi-Mu sedang Engkau adalah Tuhan seru sekalian alam ?”. Allah berfirman : “Tidakkah engkau tahu bahwa hamba-Ku si Fulan sakit, mengapa engkau tidak menjenguknya ? Tidakkah engkau tahu, sekiranya engkau menjenguknya, niscaya engkau akan menemukan Aku di sana”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai putra putri Adam, Aku minta makanan kepadamu, tapi mengapa engkau tidak memberi-Ku makan ?”. Ibnu Adam pun bertanya : “Yaa Rabb, bagaimana aku memberi-Mu makan, sedang engkau adalah Tuhan seru sekalian alam ?”. Allah berfirman : “Tidakkah engkau tahu bahwa hamba-Ku si Fulan telah meminta makanan kepadamu, mengapa engkau tidak memberinya makan ? Tidakkah engkau tahu, seandainya engkau memberinya makan, niscaya engkau akan mendapatkan itu (ganjarannya) di sisiku ?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai putra putri Adam, Aku minta minum kepadamu, tetapi engkau tidak memberi-Ku minum ? Lalu Ibnu Adam bertanya : “Yaa Rabb, bagaimana aku memberi-Mu minum, sedangkan Engkau adalah Tuhan seru sekalian Alam”?. Allah berfirman : “Tidakkah engkau tahu bahwa Hamba-Ku si Fulan telah minta minum kepadamu, tetapi mengapa engkau tidak memberinya minum ? Seandainya engkau memberinya minum, niscaya engkau akan mendapatkan itu (ganjarannya) di sisi-Ku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita simak Hadits di atas, pesan pertama sebagai jalan menemui Allah adalah membesuk orang sakit. Boleh jadi, karena orang sakit sedang berada di persimpangan jalan, yakni antara hidup dan mati. Seorang yang sakit keras atau kritis, sedemikian dekat kepada Allah. Sejatinya, ia berhak atas Muslim yang lain untuk dijenguk dan wajib bagi seorang Muslim untuk menjeguknya (HR. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengunjungi orang sakit tidak sekedar lepasnya kewajiban, tapi justru dapat mengeratkan persaudaraan dan keharmonisan sosial. Hubungan yang disharmoni seringkali terbangun kembali setelah mengunjungi yang sakit. Doa yang dipanjatkan dan kegembiraan hatinya bisa mempercepat kesembuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita ingin menemui Allah, maka kunjungilah orang-orang sakit yang bersandar dan bergantung penuh hanya kepada Allah SWT karena Allah pun senantiasa berada di sisi mereka yang sabar akan derita yang menimpa. Dalam kondisi demikian, mereka seringkali diabaikan dan terlupakan. Kita terkadang kaget dan menyesali, setelah mendapat kabar kematian si sakit sementara belum sempat menjenguknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan kedua dan ketiga Hadits di atas adalah memberi makan dan minum. Kaum dhuafa dan mustdh’afin (anak yatim, miskin,&amp;nbsp; terlantar, tertawan, hidup berkalang tanah beratap langit, kekurangan gizi dan kelaparan) yang jumlahnya semakin bertambah adalah hamba-hamba yang dikasihi Allah. Mereka sengaja dihadirkan oleh Allah untuk menguji keimanan dan komitmen sosial kita sekaligus sebagai jalan menemui Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon, Nabi Musa As. pernah bertanya kepada Allah, dimana ia bisa menemui-Nya. Allah menjawab : “Temuilah Aku di tengah orang yang hancur hatinya”. Karena itulah, Allah SWT menyuruh kita untuk memberi makan orang yatim, miskin dan yang tertawan hidupnya, bahkan dinilai sebagai pendusta agama jika tidak menyantuni mereka (QS.2:177,90:14-16,93:9-10,107:3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru dengan jalan yang tidak mudah ini, kita bisa menemui Allah dengan rasa bahagia, tenang dan nikmat baik dunia maupun akhirat. Tapi itu semua bisa diraih hanya dengan ikhlas dalam beramal shaleh dan tidak menyekutukan-Nya. (QS.18:110).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah Islam mengajarkan ibadah yang sebenarnya, yakni ibadah yang berdimensi individual dan sosial sekaligus. “Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah agar menjadi kaya. Jangan menunggu sukses baru bersyukur tapi bersyukurlah agar bertambah sukses”, demikian orang bijak berkata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selagi ada kesempatan dan umur untuk melakukan kebaikan, maka lakukan sekarang. Jangan menunggu kaya atau sukses. Boleh jadi belum sempat kaya atau sukses ajal telah tiba. Menyesal kemudian tiada berguna.&amp;nbsp; (QS.63:10-11). Sedekah yang paling tinggi nilainya adalah pada saat kita juga membutuhkan. Dan, jika mampu melakukannya, luar biasa nikmatnya dan Allah pun segera memberi ganti yang berlipat dan tidak terkira-kira (laa yahtasib). Insya Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="color: #999999;"&gt;http://www.republika.co.id&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-2103197425380295421?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/2103197425380295421/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2012/01/menemui-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/2103197425380295421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/2103197425380295421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2012/01/menemui-allah.html' title='Menemui Allah'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-eqL2Nd8OQLs/TwDoIXNMPqI/AAAAAAAACN4/iQ6w6pqYtlM/s72-c/menemui+allah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-5242471039972986337</id><published>2011-12-31T05:10:00.000+07:00</published><updated>2011-12-31T05:10:25.259+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Meteor dalam Al Quran</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Hujan Meteor" border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-eyLgiviM_O4/Tv42Z2ywlUI/AAAAAAAACNs/rPbsF4PezOk/s320/7.jpg" title="Meteor dalam al quran" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;Meteor disebut juga ‘bintang beralih’. Meteor bukanlah bintang yang bergerak yang terletak jauh di angkasa luar melainkan sebuah fenomena yang terjadi dalam atmosfer bumi. Hal ini terjadi apabila sebuah benda yang bergerak cepat dari angkasa luar menembus atmosfer dan menjadi sedemikian panas karena gesekan atmosfer sehingga mulai berpijar dan kenapa disebut hujan meteor? Berdasarkan sebuah majalah pengetahuan, Hujan Meteor ada hubungannya dengan komet. Komet yang terdiri dari materi padat dan terdapat seperti es, mencair saat mendekati matahari dan jatuh di atmosfer bumi, bergesekan dan menimbulkan sinar terang di atas langit. Hal itu menyebabkan kelihatannya ada bintang yang jatuh dari langit. Namun apabila ini terjadi pada saat orbit bumi sedang beriringan dengan orbit komet, yang tampak di langit adalah bintang yang jatuh tanpa henti dari sebuah titik pusat. Itulah yang disebut hujan meteor dari sudut pandang sains. Beberapa ahli astronomi menganggap bahwa hujan meteor merupakan reruntuhan komet sebelumnya, karena sering ditemukan orbit hujan meteor sesuai dengan orbit komet yang sudah dikenal sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam al-quran surat&amp;nbsp; Al-Hijr ayat 16-18, sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan Sungguh kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang di langit dan menjadikannya terasa indah bagi orang yang memandangnya"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan dalam Tafsir Nurul Quran, Istilah Arab, Buruj, asalnya berarti ‘kemunculan’.&amp;nbsp; Seorang wanita yang mempertontonkan perhiasannya dalam bahasa arab dikatakan tabarrajatil mar’ah. Istilah Arab, burj juga merujuk pada sebuah istana dan gedung-gedung tinggi yang menampilkan kemegahan tertentu. Dalam ayat di atas, benda-benda langit atau lokasinya diserupakan dengan konstelasi-konstelasi (perbintangan). Selagi bumi beredar mengelilingi matahari, sebuah lingkaran imajiner terbentuk, yang disebut dengan ‘zodiak’ . Lingkaran ini terbagi menjadi 12 wilayah yang setara, yang didalamnya terdapat kelompok bintang tertentu, yang diberi nama menurut bentuk kelompoknya masing-masing. Seluruh fenomena ini mencerminkan kekuasaan dan keagungan Alloh SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian ayat berikutnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"dan Kami menjaganya dari setiap gangguan setan yang terkutuk, kecuali setan yang mencuri-curi berita yang dapat didengar dari malaikat lalu dikejar oleh semburan api yang terang"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Arab Istiraq, berasal dari kata sirqat. Dengan demikian, frase Arab, istiraqas-sam’a, berarti ‘mencuri kata-kata’. Beberapa ahli tafsir telah memunculkan beberapa isu mengenai ayat ini. Diantaranya Fakhr ar-Razi dan al-’Alusi yang mengatakan dalam kitab tafsirnya bahwa yang dimaksud langit dalam ayat ini adalah langit yang kita lihat di atas; sementara yang dimaksud dengan ‘semburan api’ adalah meteor yang dilemparkan dan menyala seperti yang dimaksud dalam ayat 18.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masih berkaitan dengan Quran Surat Al-Hijr ayat 17-18, beberapa ahli tafsir lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud langit dalam ayat di atas adalah ‘alam ghaib’ dan alam kebenaran, dimana setan tak dapat dan memang tidak diizinkan masuk ke dalamnya.Manakala seseorang yang mempunyai sifat-sifat seperti setan datang menggoda kita, tentu kita akan segera melancarkan serangan terhadapnya, dengan cara mengusir dan menghancurkannya dengan senjata penalaran yang kuat dan logika yang sehat orang-orang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh lah yang mengetahui dengan sebenar-benarnya (makna ayat tersebut). wallohu a’lam bishshawab.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-5242471039972986337?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/5242471039972986337/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/meteor-dalam-al-quran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/5242471039972986337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/5242471039972986337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/meteor-dalam-al-quran.html' title='Meteor dalam Al Quran'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-eyLgiviM_O4/Tv42Z2ywlUI/AAAAAAAACNs/rPbsF4PezOk/s72-c/7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-2350426793886241422</id><published>2011-12-30T19:44:00.000+07:00</published><updated>2011-12-30T19:44:11.875+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>Manfaat dari Bersin</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="manfaat bersin" border="0" height="256" src="http://2.bp.blogspot.com/-c554vhfSo6M/TV0KkMR7dJI/AAAAAAAAB2k/uZ_RKu44f8Y/s320/bersih+hati.jpg" title="manfaat dari bersin" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disini saya akan berbagi atau sharing tentang&lt;b&gt; manfaat bersin&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Anas bin Malik RA bercerita, ada dua orang bersin di dekat Nabi Muhammad SAW. Beliau mendoakan (tasymit) salah seorang dari keduanya, namun tidak mendoakan seorang yang lain. Ditanyakan alasannya, Rasul menjawab, “Sebab, orang yang satu mengucapkan ‘alhamdulillah’, sedangkan yang satu lagi tidak membacanya.” (HR Bukhari).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Jadi, orang yang bersin dan tidak membaca alhamdulillah, tidak layak didoakan karena tidak syukur nikmat. Padahal, bersin termasuk salah satu nikmat dari Allah SWT yang manfaatnya sangat besar. Menurut Ibnul Qayyim, bersin dapat mengeluarkan uap dari dalam otak yang jika dibiarkan akan berbahaya. (Zadul Ma’ad 2: 438).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersin merupakan mekanisme pertahanan tubuh untuk mencegah masuknya zat asing ke dalam tubuh. Ketika bersin, udara kotor keluar dengan keras melalui hidung dan mulut berkecepatan sekitar 161 km/jam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, Dr Michael Roizen, wellness officer Cleveland clinics menegaskan, bersin merupakan kegiatan yang positif karena berfungsi membersihkan faring (rongga antara hidung, mulut, dan tenggorakan). Dalam Syarh Riyadhus Shalihin, Syekh Utsaimin mengutarakan, bersin dapat menggiatkan otak dan meringankan tubuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah, setelah bersin, sejatinya membaca hamdalah sebagai bukti syukur kepada Allah SWT. Rasul bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian bersin, ucapkan ‘alhamdulillah’ (segala pujian bagi Allah). Dan hendaklah orang yang mendengarnya mendoakan dengan ucapan yarhamukallah (semoga Allah merahmatimu). Dan orang yang bersih tadi membaca doa yahdikumullahu wa yushlihu balakum (semoga Allah memberikan hidayah dan memperbaiki keadaanmu).” (HR Bukhari).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Hamdalah merupakan doa paling utama. (Lihat hadis riwayat Tirmidzi). Imam Al-Sindi menyatakan, hamdalah mengandung pengertian dua jenis (fungsi) doa, yaitu menyanjung (tsana`) dan mengingat Allah SWT (dzikir); serta mengajukan permohonan (thalab) agar nikmat ditambah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Padahal, dengan berzikir saja, Allah menjamin akan memberikan lebih dari yang diminta. “Siapa orang yang lebih sibuk mengingat-Ku (berzikir) daripada meminta sesuatu kepada-Ku, ia akan Aku berikan sesuatu melebihi yang orang-orang mohon.” (Hadis Qudsi).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Lain bersin, lain pula menguap (tatsâ`ub berarti layu dan malas). Menguap terjadi karena minimnya oksigen dalam tubuh. Biasanya, orang menguap saat kondisi tubuh lelah, malas, bosan, atau mengantuk. Karenanya, Nabi SAW bersabda, “Menguap itu dari setan. Oleh karenanya, jika menguap, tahanlah sebisa mungkin. Sebab, jika orang menguap hingga terucap ‘ha’, setan tertawa menyaksikannya.” (HR Bukhari).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Setan tertawa gembira karena menyukai kemalasan. Sedangkan Islam sangat anti dengan kemalasan dan menganjurkan umatnya untuk giat beramal. Wallahu a’lam. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-2350426793886241422?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/2350426793886241422/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/manfaat-dari-bersin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/2350426793886241422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/2350426793886241422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/manfaat-dari-bersin.html' title='Manfaat dari Bersin'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-c554vhfSo6M/TV0KkMR7dJI/AAAAAAAAB2k/uZ_RKu44f8Y/s72-c/bersih+hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-3738460551856672955</id><published>2011-12-29T11:31:00.000+07:00</published><updated>2011-12-29T11:31:39.337+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Kisah Tiga Orang Bani Israel</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Kisah Tiga Orang Bani Israel" border="0" height="256" src="http://2.bp.blogspot.com/-c554vhfSo6M/TV0KkMR7dJI/AAAAAAAAB2k/uZ_RKu44f8Y/s320/bersih+hati.jpg" title="Kisah Tiga Orang Bani Israel" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kisah Tiga Orang Bani Israel&lt;/b&gt; itulah artikel yang akan saya sharing, mudah-mudahan mendapatkan pelajaran.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bersedekah adalah aktivitas ibadah nan mulia, namun disadari atau tidak sering dilupakan oleh sebagian orang. Kadangkala, saat kita sedang dalam keadaan berlimpah materi, ada saja kebutuhan yang harus dipenuhi. Sedangkan dalam keadaan sempit, maka shadaqah pun terasa sulit. Bagaimana bersedekah, sedang kebutuhan saja kian membelit? Akibatnya, hati kian sempit, dan merajalelalah sifat pelit. Naudzubillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang berkata, sedekah tidak akan menjadikan si pemberi pelit. Ungkapan itu&amp;nbsp; ada benarnya. Namun, setiap orang memiliki persepsi masing-masing tentang hakikat sedekah mengingat makna shadaqah itu sendiri luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw bersabda, “Senyum kepada saudara muslim itu sedekah.” Ada pula yang memaknai sedekah bukan dari segi senyuman, namun pemberian--yakni mereka yang membiasakan dirinya untuk bersedekah dalam keadaan apapun-- baik dalam keadaan lapang maupun sempit. Ada yang kalau sedang lapang saja mau memberi, namun kala sempit ia nyaris mengesampingkan sedekah. Atau ada pula yang sama sekali enggan bersedekah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Qs Ali Imran, Allah berfirman, ''Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali Imran: 133-134).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah berjanji--bagi siapapun hamba-Nya, lelaki maupun perempuan beriman, dalam keadaan lapang maupun sempit, tulus ikhlas, tidak ada unsur pamer dalam memberi, Allah akan melipatgandakannya sesuai dengan kehendak Allah, Sang Maha Meluaskan dan Menyempitkan Rezeki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Barang siapa yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), Maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan (Al-Baqarah: 245)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang sahabat pernah bertanya kepada Rasulullah Saw, “ Sedekah yang bagaimana yang paling besar pahalanya ? ” Nabi Saw menjawab, “ Saat kamu bersedekahhendaklah kamu sehat dan dalam kondisi kekurangan. Jangan ditunda sehingga rohmu di tenggorokan baru kamu berkata untuk Fulan sekian dan untuk Fulan sekian.” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah menganjurkan kita untuk senantiasa membudidayakan sedekah dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi dalam keadaan kaya, ada amanat yang harus ditunaikan. Jika dalam keadaan kaya, itu adalah ujian dari Allah sebab Allah ingin melihat apakah hamba-Nya mampu mengolah apa yang Allah titipkan melalui sedekah. Sedangkan orang dalam keadaan sempit, itu pun cobaan dari Allah--sebab Allah ingin melihat apakah ia tetap berbagi meski dalam keadaan sulit materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kisah mengenai tiga orang Bani Israil yang ketiga-tiganya diuji Allah Swt. semoga kita dapat memetik hikmah dari kisah yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abi Hurairah r.a, beliau mendengar Rasulullah Saw bersabda, “Ada tiga orang Bani Israil (seorangnya) ditimpa penyakit kusta, seorangnya ditimpa penyakit rontok rambutnya dan seorang lagi buta. Maka Allah telah menguji ketiga-tiganya dengan mengutus kepada mereka seorang malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat tersebut telah mendatangi orang yang berpenyakit kusta dan bertanya kepadanya, “Apakah yang paling engkau sukai?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab sang penyandang kusta, “Warna yang bagus serta kulit yang baik dan sembuh dari kotoran yang menyebabkan manusia memandang jelek kepadaku.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka malaikat itu menyapunya dan lalu hilanglah penyakit itu dan diberi warna serta kulit yang baik. Malaikat bertanya lagi, “Harta apakah yang paling engkau sukai?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjawab, “Unta atau sapi.'' Maka malaikat memberikan unta yang sedang mengandung sepuluh bulan dan mendoakan orang yang berpenyakit kusta tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian malaikat mendatangi orang yang berpenyakit rambut rontok lalu bertanya, “Apakah yang paling engkau sukai?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki kedua menjawab, “Rambut yang bagus dan sembuh dari penyakit yang menyebabkan manusia memandang jelek&amp;nbsp; padaku.” Maka malaikat membersihkannya lalu hilanglah penyakit itu serta diberikan rambut yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat bertanya lagi, “Harta apakah yang paling Engkau sukai?” Ia menjawab, “Sapi,''. Maka ia diberikan sapi yang sedang bunting serta mendoakannya pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian malaikat datang ke orang buta, “Apakah yang paling engkau sukai?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjawab, “Aku ingin Allah mengembalikan penglihatanku semoga aku dapat melihat manusia. Malaikat meyapu matanya dan Allah mengembalikan penglihatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Harta apakah yang paling kamu sukai?” tanya malaikat. Jawab si buta, “Kambing biri-biri,” Maka dia diberikan seekor biri-biri yang telah melahirkan anak lalu mendoakan si buta agar selalu mendapat barakah Allah Swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, kedua lelaki (berpenyakit kusta dan rambut rontok) mengurusi kelahiran unta dan sapi begitu juga dengan lelaki buta. Setelah sekian lama, lelaki yang berpenyakit kusta telah memiliki satu lembah berisi unta, sedang lelaki berambut rontok telah memiliki lembah berisi sapi dan lelaki buta telah memiliki satu lembah berisi kambing biri-biri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa waktu, malaikat kembali mendatangi lelaki yang berpenyakit kusta dengan menjelma sebagaimana keadaan lelaki sebelumnya (berpenyakit kusta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengadu kepada lelaki tersebut, “Aku seorang lelaki miskin yang telah kehabisan bekal sewaktu aku bermusafir. Aku tidak mempunyai tempat untuk mengadu pada hari ini selain pada Allah dan pada Engkau. Aku memohon padamu demi yang telah memberikan padamu warna serta kulit yang baik juga harta seekor unta yang dapat membantuku meneruskan perjalananku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Aku mempunyai banyak tanggungan,'' jawab mantan penyandang kustal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat menjawab, ''Aku rasa aku mengenalimu. Bukankah dulu kau berpenyakit kusta dan manusia memandang jelek kepadamu? Bukankah dulu kau orang fakir lalu Allah megaruniakan harta kepadamu ?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Aku mewarisi harta ini dari orangtuaku,'' jawab lelaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat menjawab, ''Sekiranya kamu berdusta, Allah akan menjadikanmu seperti keadaanmu sebelum ini.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat pun mendatangi si rambut rontok serta melakukan hal yang sama, menjelma menyerupai keadaan seperti sebelum si lelaki kaya raya. Jawaban si rambut rontok pun senada. Ia enggan memberikan sebagian hartanya pada malaikat yang menjelma tersebut. Malaikat pun mendoakan agar Allah mengembalikan keadaannya seperti semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, malaikat mendatangi si buta. Lalu mengadu,''Aku seorang lelaki pengembara yang miskin. Aku telah kehilangan kendaraan sewaktu aku mushafir. Maka aku tidak mempunyai tempat untuk mengadu melainkan kepada Allah dan engkau. Aku memohon darimu demi Yang telah mengembalikan penglihatanmu seekor kambing biri-biri yang bisa meneruskan perjalananku.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki tersebut menjawab, ''Aku sebelum ini adalah lelaki buta. Allah telah mengembalikan penglihatanku. Oleh karena itu, ambilah apa yang engkau mau dan tinggalkan apa yang tidak engkau mau. Demi Allah, aku tidak akan mencegah dan mengungkit kembali pemberianku padamu untuk kau ambil karena Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Jagalah hartamu. Seseungguhnya kamu telah diuji oleh Allah. Allah telah meridhaimu dan membenci dua orang sahabatmu,'' jawab malaikat. Wallahu a'lam bishawwab.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="color: #999999; font-size: x-small;"&gt;http://www.republika.co.id&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-3738460551856672955?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/3738460551856672955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/kisah-tiga-orang-bani-israel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/3738460551856672955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/3738460551856672955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/kisah-tiga-orang-bani-israel.html' title='Kisah Tiga Orang Bani Israel'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-c554vhfSo6M/TV0KkMR7dJI/AAAAAAAAB2k/uZ_RKu44f8Y/s72-c/bersih+hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-7854930753468815619</id><published>2011-12-28T05:27:00.000+07:00</published><updated>2011-12-28T05:27:09.392+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Pahala Orang yang Takut Kepada Allah SWT</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Pahala Orang yang Takut Kepada Allah SWT" border="0" height="256" src="http://2.bp.blogspot.com/-c554vhfSo6M/TV0KkMR7dJI/AAAAAAAAB2k/uZ_RKu44f8Y/s320/bersih+hati.jpg" title="Pahala Orang yang Takut Kepada Allah SWT" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam sebuah Hadist Qudsi ada riwayat yang menggembirakan hati mengenai balasan yang diberikan Allah kepada &lt;b&gt;orang yang takut kepada Allah SWT&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasululah saw. Bersabda, “Ada seorang lelaki yang tidak pernah berbuat kebajikan sama sekali. Lelaki itu berwasiat pada keluarganya, ‘Jika aku mati maka bakarlah aku lalu lumatlah aku menjadi abu. Kemudian taburkanlah abu itu sebagian di daratan dan sebagian di laut. Demi Allah, jika Allah sampai menghisabku pasti akan mengazabku dengan azab yang tidak pernah ditimpakan pada seorang pun di alam semesta!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala lelaki itu meninggal, keluarganya melaksanakan apa yang telah ia wasiatkan pada mereka. Allah lalu memerintahkan pada daratan untuk mengumpulkan abu yang disebar di daratan itu. Juga memerintahkan lautan untuk mengumpulkan abu yang yang disebar di lautan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudia Allah Swt. Bertanya (pada lelaki itu setelah dihidupkan kembali),&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Kenapa kau lakukan ini?’ Lelaki itu menjawab, Karena aku takut kepada-Mu Tuhanku dan Engkau lebih tahu itu. Allah Swt. Lalu mengampuninya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah dalam hadist qudsi ini begitu penuh hikmah. Seorang yang selalu berbuat maksiat dan tidak pernah beramal saleh sedikitpun dalam hadist tersebut masih mempunyai rasa takut kepada Allah Swt. Keagungan Allah ada di depan matanya sehingga ia takut akan hisab dan azab-Nya atas perbuatannya di dunia. Hal ini membuatnya berwasiat bodoh. Setelah mati ia ingin mayatnya dibakar dan abunya disebar di daratan dan lautan dengan harapan tidak akan bisa dihisab Allah Swt. Ia ingin selamat dari azab Allah Swt. Ia yakin bahwa Allah itu ada. Dan ia yakin hisab Allah itu ada dan menunggunya setelah kematiannya. Ia ingin menyelamatkan dirinya dengan menyebar lumatan tubuhnya di darat dan di laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Allah Mahakuasa untuk tetap menghisabnya. Tak ada satupun yang luput dari hisab-Nya. Dan pada akhirnya Allah mengampuni lelaki itu berkat rasa takutnya pada keagungan Allah Swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmah yang diambil adalah bahwa sekecil apapun keimanan dalam dada seseorang akan adanya Allah, akan adanya hisab dan keadilan Allah dapat menurunkan ampunan dan rahmat Allah Swt. Bagaimana jika rasa takut kepada Allah itu dihadirkan setiap saat dengan disertai amal saleh? Tentu pahala yang disediakan Allah lebih besar dan agung. Di dalam Al Qur’an, Allah Swt. Telah berfirman :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;“Dan adapun orang-orang yang takut kepada keagungan Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya maka sesungguhnya surga lah tempat tinggal(nya).” (An Naaziat: 40-41).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Wallahu'alam&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-7854930753468815619?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/7854930753468815619/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/pahala-orang-yang-takut-kepada-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7854930753468815619'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7854930753468815619'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/pahala-orang-yang-takut-kepada-allah.html' title='Pahala Orang yang Takut Kepada Allah SWT'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-c554vhfSo6M/TV0KkMR7dJI/AAAAAAAAB2k/uZ_RKu44f8Y/s72-c/bersih+hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-3898611069101844584</id><published>2011-12-27T06:26:00.002+07:00</published><updated>2011-12-27T17:44:33.453+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menangis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keajaiban Air Mata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='air mata'/><title type='text'>Manfaat dari Air Mata</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Keajaiban dari Air Mata" border="0" height="231" src="http://2.bp.blogspot.com/-xQUGhxePKvs/TvkBsz9lImI/AAAAAAAACM8/fcLe1bA6ZgY/s320/air+mata.jpg" title="Keajaiban dari Air Mata" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="awal"&gt;K&lt;/span&gt;ita sering mengartikan bahwa menangis adalah sesuatu hal yang lemah, tidak ada gunanya, tidak bermanfaat, ternyata hal itu adalah salah, kita tidak mengetahui bahwa dalam menangis, khusunya mengeluarkan &lt;b&gt;air mata&lt;/b&gt; karena emosional akan memberikan &lt;b&gt;manfaat&lt;/b&gt; untuk kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ini ada beberapa manfaat yang akan kita rasakan dalam menangis :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1. Membantu Penglihatan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Air mata bisa membantu terhadap penglihatan seseorang, air mata yang keluar dapat mencegah dehidrasi pada membran mata seseorang yang apabila terjadi dehidarasi dapat membuat penglihatan menjadi kabur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2. Membunuh Bakteri&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam air mata kita&amp;nbsp; terkandung sebuah cairan yang bernama lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 persen bakteri hanya dalam waktu 5 menit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;3. Meningkatkan Mood Seseorang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biasanya dengan menangis tingkat depresi seseorang bisa turun, sebab menangis dapat meningkatkan kembali mood seseorang, air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24 persen protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibandingkan dari air mata yang keluar akibat iritasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;4. Mengeluarkan Racun&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang ahli Biokimia William Frey telah melakukan beberapa studi tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional&amp;nbsp; terntaya mengandung racun. Tetapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya lewat mata.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;5. Mengurangi Stress&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stress yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;6. Membangun Komunitas&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menagis juga bisa membantu seseorang membangun sebuah komunitas, biasanya seseorang menangis setelah menceritakan masalahnya di depan teman-temannya atau seseorang yang bisa memberikan dukungan, dan hal ini bisa meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan juga bersosialisasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;7. Melegakan perasaan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun anda didera berbagai macam masalh dan cobaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah menangis, sistem limbik, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekian artikel yang dapat saya sharing.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-3898611069101844584?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/3898611069101844584/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/manfaat-dari-air-mata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/3898611069101844584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/3898611069101844584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/manfaat-dari-air-mata.html' title='Manfaat dari Air Mata'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-xQUGhxePKvs/TvkBsz9lImI/AAAAAAAACM8/fcLe1bA6ZgY/s72-c/air+mata.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-2454127536414077560</id><published>2011-12-26T07:14:00.000+07:00</published><updated>2011-12-26T07:14:50.182+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Menghadapai Dahsyatnya Kematian</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="dahsyatnya kematian" border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-RlXVa22SFQY/TNHLMjqm-LI/AAAAAAAAB1E/vxhVDMJUvWg/s320/alam-kubur1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="awal"&gt;K&lt;/span&gt;ematian bukanlah sesuatu hal yang mudah ataupun bukan sesuatu yang selalu indah. Seperti halnya pandangan dan angan-angan kita, bahkan banyak ayat Al Quran dan hadits Rasulullah yang menyatakn bahwa kematian adalah sesuatu hal yang menyakitkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagaimana Firman Allah SWT dalam QS Al-An'am : 93&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: justify;"&gt;"Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat diwaktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata) : "keluarkanlah nyawamu". Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatNya."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian dalam Hadits Shohih, Rasulullha SAW telah bersabda :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: justify;"&gt;"Sakratulmaut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang". (HR Tirmidzi)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sabda Rasulullah SAW :&lt;span style="color: blue;"&gt; "kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek?" (HR Bukhari).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kematian yang datangnya secara tiba-tiba tak berarti kita diam saja dan pasrah dengan amal alakdarnya, justru dengan kematian yang mendadak itulah kita dituntut untuk selalu waspada. Kita harus &lt;a href="http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/02/merancang-kematian.html" style="color: blue;"&gt;&lt;b&gt;merancang kematian&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; kita nanti dengan menyiapkan bekal-bekalnya. Wallahu'alam&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-2454127536414077560?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/2454127536414077560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/menghadapai-dahsyatnya-kematian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/2454127536414077560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/2454127536414077560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/menghadapai-dahsyatnya-kematian.html' title='Menghadapai Dahsyatnya Kematian'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-RlXVa22SFQY/TNHLMjqm-LI/AAAAAAAAB1E/vxhVDMJUvWg/s72-c/alam-kubur1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-1982005969872518001</id><published>2011-12-25T19:08:00.000+07:00</published><updated>2011-12-25T19:08:32.784+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Dunia dan Ilusinya</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Dunia dan ilusinya" border="0" height="256" src="http://2.bp.blogspot.com/-c554vhfSo6M/TV0KkMR7dJI/AAAAAAAAB2k/uZ_RKu44f8Y/s320/bersih+hati.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nilai kehidupan dunia tidak diukur dari melimpahnya harta, tingginya jabatan, ataupun kesenangan duniawi belaka, semua itu bersifat sementara. Karena itu, janganlah menjadikan semua itu sebagai tujuan akhir dari kehidupan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alquran menggambarkan kehidupan yang menunjukkan hakikat kehidupan dunia sebenarnya tidak terlena dalam urusan dunia, dan melupakan kehidupan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, al-la’b wa-lahwu (permainan dan senda gurau). Kesenangan dunia hanya sebentar, tidak kekal. Untuk itu, jangan mudah terpedaya olehnya, serta lalai dari memperhatikan urusan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya kenikmatan dunia itu hanya sebagai penghilang kepedihan, dan tidak lebih dari permainan dan senda gurau belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman, “Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” (QS Al-An’am [6]: 32).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, al-zinah (perhiasan). Kehidupan dunia berupa wanita, keturunan, harta dari jenis emas dan perak, kuda pilihan, binatang ternak, sawah ladang, dan sejenisnya hanyalah sebuah perhiasan, bukan suatu nilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya adalah sarana, bukan tujuan. llah SWT berfirman, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS Ali Imran [3]: 14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, al-ghurur (tipuan). Penggambaran dunia dengan al-ghurur, karena dunia dapat menundukkan manusia, membuat mereka condong kepadanya, dan lalai dari apa ang seharusnya dipersiapkan untuk menghadap Allah SWT. Allah SWT berfirman, “Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS Ali Imran [3]: 185).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, al-aradh (harta benda). Harta benda tidak akan kekal dan tidak akan abadi. Kehidupan dunia datang hanya untuk memberi peringatan akan ketidakabadiannya (QS Annisa’ [4]: 94).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW menegaskan, ”Kekayaan sejati bukanlah terletak pada banyaknya harta benda, akan tetapi terletak pada kelapangan hati.” (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penghuni dunia selalu ingin saling berbangga dengan kekayaan, kekuasaan, kekuatan, keturunan, kedudukan, dan sebagainya. Mereka ingin menjadi populer dalam urusan dunia, karena ketidaktahuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan bagi mereka yang senantiasa waspada dan mengetahui hakikat kehidupan dunia, akan menjadikannya sebagai jembatan penyeberangan. Dunia bukan tujuan akhir, tetapi sebagai sarana yang dapat mengantarkannya menuju kebahagiaan yang hakiki. Wallahu a’lam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="color: #999999; font-size: x-small;"&gt;www.republika.co.id&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-1982005969872518001?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/1982005969872518001/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/dunia-dan-ilusinya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1982005969872518001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1982005969872518001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/dunia-dan-ilusinya.html' title='Dunia dan Ilusinya'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-c554vhfSo6M/TV0KkMR7dJI/AAAAAAAAB2k/uZ_RKu44f8Y/s72-c/bersih+hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-3817718014623974676</id><published>2011-12-24T14:53:00.002+07:00</published><updated>2011-12-26T20:29:11.554+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ban Terbaik di Indonesia GT Radial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ban Terbaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GT Radial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SEO'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kontes SEO'/><title type='text'>Ban Terbaik di Indonesia GT Radial memang oke</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.gtradial.co.id/gtradial/ina"&gt;&lt;img alt="Ban Terbaik di Indonesia GT Radial" border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-U5ufq3y92WI/TvWCz_mbJFI/AAAAAAAACMY/6Semc77qBAc/s1600/Ban_Terbaik_GT_Radial_Champiro_Eco.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ban Terbaik di Indonesia yaitu GT Radial merupakan salah satu cara memilih ban yang terbaik untuk dipakai di kendaraan roda empat yaitu mobil. Jangan heran jika ban produksi PT Gajah Tunggal Tbk memperoleh banyak penghargaan sebagai ban terbaik di Indonesia maupun internasional. Ini merupakan bukti bahwa kualitas ban Gajah Tunggal mampu bersaing dan melampaui merek lain, bahkan dengan merek asing sekalipun. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wajar pula mengingat dalam perjalanan waktu yang panjang (60 tahun-red),&amp;nbsp; perusahaan ini tetap eksis di industri ban yang semakin ketat. Jadi bisa dikatakan, banyaknya penghargaan yang diperoleh Gajah Tunggal merupakan bukti otentik atas konsistensi menjaga kualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pasar domestik, dominasi merek GT Radial di segmen kendaraan penumpang tak tergoyahkan hingga detik ini. Ban mobil GT Radial digunakan sebagai Original Equipment Manufacturer (OEM) oleh beberapa produsen utama kendaraan di Indonesia, seperti Toyota dan Daihatsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang setiap meluncurkan produk, Gajah Tunggal selalu ‘mendengarkan’ keinginan konsumen. Hal itu bukan hal yang sulit karena Gajah Tunggal sebagai bagian dari masyarakat, ‘hadir’ di tengah-tengah mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/goog_1325433028"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.gtradial.co.id/gtradial/ina"&gt;Ban Terbaik di Indonesia GT Radial&lt;/a&gt; Gajah Tunggal jelas telah ‘berbicara’ banyak di kancah domestik maupun internasional. Sebagai brand yang dilahirkan dari rahim ibu pertiwi dan kini sudah go international, GT Radial patut menjadi kebanggaan kita bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengakuan pun datang dari Harian Bisnis Indonesia yang pada 15 Desember 2009 menyematkan GT Radial sebagai “Anugerah Produk Asli Indonesia” (APAI), merek asli dari Indonesia yang mendapat pengakuan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, &lt;a href="http://www.gtradial.co.id/gtradial/ina"&gt;Ban Terbaik di Indonesia GT Radial&lt;/a&gt; pada 2008 Gajah Tunggal menerima penghargaan Primaniyarta Award dari Kementerian Perdagangan. Penghargaan ini diserahkan langsung Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono sebagai salah satu perusahaan nasional terbaik dalam hal “pengembangan merek global”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Divisi riset dan pengembangan (R&amp;amp;D) yang kuat dalam hal ini memegang peran penting. Divisi ini diisi oleh para ahli yang kompeten di bidangnya masing-masing. Sebagian dari mereka merupakan lulusan dari Politeknik Gajah Tunggal, salah satu institusi pendidikan ternama di tanah air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sanalah, kemudian lahir Champiro Eco yang pada 2010 mendapat penghargaan dari&amp;nbsp; Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori ban ramah lingkungan pertama yang diproduksi di Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;Jika &lt;a href="http://www.gtradial.co.id/gtradial/ina"&gt;Ban Terbaik di Indonesia GT Radial&lt;/a&gt; Champiro ECO cocok untuk penggunaan sehari-hari, GT Radial Champiro HPY tampil dengan ‘Y’ rating masuk dalam kategori ultra high performance tire, yang mampu menyesuaikan performa mesin mobil konsumen yang memiliki horsepower cukup besar dan ingin menikmati laju maksimal. Artinya, Champiro HPY mampu melaju dalam kecepatan tinggi sampai 300 km/jam&amp;nbsp; dan tetap menikmati performa yang stabil. GT Radial Champiro HPY dikenal memiliki performa traksi dan grip yang prima, baik dalam kondisi jalan basah maupun kering. Alhasil pengendalian kendaraan dapat terkontrol dengan sangat baik tanpa mengurangi kenyamanan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pokoknya &lt;a href="http://www.gtradial.co.id/gtradial/ina"&gt;Ban Terbaik di Indonesia GT Radial&lt;/a&gt; memang hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.gtradial.co.id/gtradial/ina"&gt;&lt;img alt="Ban Terbaik di Indonesia GT Radial" border="0" height="166" src="http://1.bp.blogspot.com/-Ydq3FiLdMK4/TvWDufZFtuI/AAAAAAAACMk/6GuoDMuS-iI/s320/LOGO-SEO-GT_2012.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-3817718014623974676?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/3817718014623974676/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/ban-terbaik-di-indonesia-gt-radial.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/3817718014623974676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/3817718014623974676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/ban-terbaik-di-indonesia-gt-radial.html' title='Ban Terbaik di Indonesia GT Radial memang oke'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-U5ufq3y92WI/TvWCz_mbJFI/AAAAAAAACMY/6Semc77qBAc/s72-c/Ban_Terbaik_GT_Radial_Champiro_Eco.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-8750194151710282908</id><published>2011-12-24T06:29:00.000+07:00</published><updated>2011-12-24T06:29:06.305+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Rahasia Hajar Aswad</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-XuE0Ip5rYmM/TvUOd05vkeI/AAAAAAAACHI/WmZG2-0--G0/s320/hajar-aswad.jpg" width="285" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan artikel yang saya sharing ini memberikan manfaat. Wallhu'alam&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-8750194151710282908?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/8750194151710282908/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/rahasia-hajar-aswad.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/8750194151710282908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/8750194151710282908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/rahasia-hajar-aswad.html' title='Rahasia Hajar Aswad'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-XuE0Ip5rYmM/TvUOd05vkeI/AAAAAAAACHI/WmZG2-0--G0/s72-c/hajar-aswad.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-2440177443720337900</id><published>2011-12-23T06:39:00.001+07:00</published><updated>2011-12-23T06:41:23.981+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Tanda-tanda Kiamat Menurut Ilmu Astronomi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-eFDaluyi2is/TvO9J9_DNZI/AAAAAAAACGA/T-SLw_3k42Q/s200/badai_matahari.jpg" width="178" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kiamat Menurut Ilmu Alam Semesta&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bahwa bumi akan hancur berkeping-keping seperti kapas berterbangan. Beberapa penelitian ilmuwan membuktikan bahwa kiamat adalah kepastian. Hanya kapan itu terjadi adalah rahasia Allah Subhanahu wa Ta'ala. Namun, mari kita lihat pandangan dan perhitungan para ilmuwan.&lt;br /&gt;Jika kita rajin mendengar keterangan-keterangan dariweb NASA, mereka pernah mengatakan bahwa sudah banyak planet yang berbalik arah putar. Jika pada planet bumi kita ini matahari masih terbit dari arah timur, maka dalam beberapa tahun ini terdapat beberapa fenomena baru yang menurut mereka planet lain sudah mulai berbalik arah dan matahari terbit dari arah barat. Dari sisi ilmiah, inilah pertanda akhir jaman mendekati kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pertama : Mengenai planet X (nibiru).&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Adalah menurut para ilmuwan, dari sekian banyak planet yang berbalik arah putar. Mereka menemukan adanya planet dari galaksi lain yang bergerak memasuki orbit dalam tata surya kita. Planet ini kemudian diberi nama planet X (Nibiru).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-XWeWJP0K0E4/TvO9WdZMgzI/AAAAAAAACGM/St07kjL3XkM/s1600/lintasan-nibiru.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Planet X&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Planet Nibiru adalah bintang lain yang tertarik gravitasi matahari lalu masuk ke tatasurya kita. Parahnya dia berrevolusi berlawanan dengan revolusi bumi dan planet lain di tatasurya kita. Jalurnya pas di jalur bumi. Sehingga pada suatu masa bumi akan ditabrak oleh benda yang besarnya 100 kali lipat dengan sama-sama kecepatan superdahsyat. Bisa dibayangkan seperti apa kemungkinannya. Pasti hancur berkeping-keping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-juMSDJPHaD0/TvO9j3aWUFI/AAAAAAAACGY/5qzxzL90EMg/s1600/besar-bumi-nibiru1.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Inilah perbandingan besar bumi dengan Nibiru&lt;br /&gt;Ilmuwan menyebut 50 tahun lagi planet x ini akan memasuki orbit tata surya kita sejak ditemukan tahun 2003. Berarti kiamat boleh terjadi pada tahun 2053 ? Allah-lah Yang Maha Mengetahui dan Maha Kuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="215" src="http://4.bp.blogspot.com/-RCpPlQq0zKw/TvO9uEqXtVI/AAAAAAAACGk/vZQF6z7IiAA/s320/2012.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira seperti inilah kalau bumi kita di tabrak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yang kedua. Awan Smith.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Awan Smith, diambil dari nama Gail Smith, seorang astronom AS yang mendeteksinya pertama kali pada tahun 1963 saat meneliti di Universitas Leiden, Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="228" src="http://3.bp.blogspot.com/-GOwzJ0mk3fY/TvO96BzOcDI/AAAAAAAACGw/H62XAWEd5To/s320/awan-smith.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Awan Smith&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Awan Smith adalah Gumpalan awan raksasa yang mengandung gas hidrogen dalam volume sangat besar tengah melesat mendekati piringan Galaksi Bima Sakti, tempat tata surya kita berada. Jika dilihat dari Bumi, lebar gumpalan awan tersebut sebanding dengan 30 kali lebar Bulan. Awan Smith membawa energi sangat besar berupa gas hidrogen yang cukup untuk membentuk jutaan bintang seukuran Matahari. Awan Smith merupakan gumpalan gas yang berukuran panjang mencapai 11.000 tahun cahaya dan lebar 2.500 tahun cahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek tersebut saat ini berada 40.000 tahun cahaya dari Bumi dan 8.000 tahun cahaya dari piringan Bimasakti. Objek yang pantas disebut kabut monster di ruang kosmos ini bergerak dengan kecepatan 240 kilometer perdetik dan diperkirakan menabrak piringan galaksi Bimasakti dengan kemiringan 45 derajat Tabrakan dahsyat yang diperkirakan terjadi antara 20-40 juta tahun lagi akan menghasilkan kembang api spektakuler di langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ketiga : Tabrakan galaksi Andromeda.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="317" src="http://3.bp.blogspot.com/-3HK2BXDNFgY/TvO-GPoWw1I/AAAAAAAACG8/l-SFcT55sjU/s320/Galaksi-Andromeda..jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Galaksi Andromeda.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Galaksi paling dekat dengan galaksi kita adalah Andromeda. Saat ini galaksi andromeda melayang mendekati bimasakti dengan kecepatan 300.000 mil per jam, 100 kali lebih cepat daripada peluru yang melesat dengan kecepatan tinggi. Ketika bertabrakan, Andromeda akan mengubah galaksi bimasakti kita selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti itulah kejadian kiamat menurut ilmu astronomi, hanya Allah yang tau tepatnya seperti apa dan kapan kiamat terjadi, tetapi banyak petunjuk/ciri-ciri kiamat dalam Al Quran seperti dalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;QS. Al- Qori’ah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1- Hari Kiamat, 2- apakah hari Kiamat itu? 3- Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu? 4- Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran, 5- dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. (Al Qori’ah 1-5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;QS. Al- Zalzalah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1- Apabila bumi diguncangkan dengan guncangannya (yang dahsyat), 2- dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya, 3- dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (jadi begini)?”, 4- pada hari itu bumi menceritakan beritanya, 5- karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya. (Al Zalzalah 1-5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;QS. Al - Infitar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1- Apabila langit terbelah, 2- dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan, 3- dan apabila lautan dijadikan meluap, ( Al Infitar 1-3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian sharing ilmu yang saya dapat, mudah-mudahan kita lebih bertakwa lagi. Wallahu'alam&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-2440177443720337900?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/2440177443720337900/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/tanda-tanda-kiamat-menurut-ilmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/2440177443720337900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/2440177443720337900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/tanda-tanda-kiamat-menurut-ilmu.html' title='Tanda-tanda Kiamat Menurut Ilmu Astronomi'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-eFDaluyi2is/TvO9J9_DNZI/AAAAAAAACGA/T-SLw_3k42Q/s72-c/badai_matahari.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-3322671497517797736</id><published>2011-12-22T16:47:00.000+07:00</published><updated>2011-12-22T16:47:36.219+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Bumi Kita Sangatlah Kecil</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ikhwan Fillah, ada satu hal yang sangat kita lupakan, bahwa bumi yang kita tempati ini sangatlah kecil, terkadang di bumi ini kita sangat sombong dengan yang kita miliki, ikhwan fillah ini ada beberapa gambar yang saya akan sharing, mudah-mudahan bisa membuat kita sadar betapa kecilnya kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="bumi" border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-G6VhV6CP4w8/TvL7r8oYx2I/AAAAAAAACFE/FGqTb9WOPpM/s1600/80.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="bumi" border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-G8PY3jZS42g/TvL7wy5y_rI/AAAAAAAACFQ/Trh09cMub-Y/s1600/81.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div alt="bumi" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-R6pTcWA9OXI/TvL71UKYQRI/AAAAAAAACFc/TNwG3X63CHY/s1600/82.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div alt="bumi" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-MRBMRfDwZqM/TvL75ObCaYI/AAAAAAAACFo/TxEajtpE3Gw/s1600/83.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div alt="bumi" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-YN22WNI-sjM/TvL786lUp8I/AAAAAAAACF0/v0_ShbW7368/s1600/84.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS 10:3 Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorang pun yang akan memberi syafaat kecuali sesudah ada izin-Nya. (Zat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-3322671497517797736?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/3322671497517797736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/bumi-kita-sangatlah-kecil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/3322671497517797736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/3322671497517797736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/bumi-kita-sangatlah-kecil.html' title='Bumi Kita Sangatlah Kecil'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-G6VhV6CP4w8/TvL7r8oYx2I/AAAAAAAACFE/FGqTb9WOPpM/s72-c/80.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-2226223673298513835</id><published>2011-12-22T03:07:00.000+07:00</published><updated>2011-12-22T03:07:51.373+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Meneladani Kepemimpinan Nabi Ibrahim as</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://3.bp.blogspot.com/-1hJ8J797VpI/TWmhOhPM2MI/AAAAAAAAB3E/Df1Y2FsaEa0/s320/bersih+hati.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="awal"&gt;N&lt;/span&gt;abi Ibrahim al-Khalil as, adalah model ideal seorang pemimpin umat.&amp;nbsp; Kepemimpinan umat manusia diberikan Allah SWT kepada Nabi Ibrahim AS setelah melewati berbagai ujian dalam bentuk perintah dan larangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS. 2:124. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim AS diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia". Ibrahim berkata: "(Dan saya mohon juga) dari keturunanku". Allah berfirman: "Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang-orang yang zalim".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sebagian ulama, 'beberapa kalimat' di dalam ayat ini, berhubungan dengan perintah dan larangan Allah SWT dalam konteks ritual Haji (manasik) dan pensucian diri (thaharah).&amp;nbsp; Kebersihan di sini berarti kebersihan lahiriah mencakup kebersihan dan kesucian 5 bagian kepala dan badan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara implisit, kebersihan lahiriah adalah cermin dari kebersihan jiwa dan pikiran dari seseorang calon pemimpin. Secara umum, kebersihan dan kesucian berakar pada sebagai aqidah yang bersih dan lurus (Fitrah Allah). Dari penjelasan di atas,&amp;nbsp; dapat diambil pelajaran bahwa 'kebersihan' adalah syarat pertama bagi seorang calon pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks lebih luas, ujian kepemimpinan Ibrahim AS, sebagaimana dapat dipahami dari pendapat Ibnu Abbas RA, meliputi ujian intelektual, spiritual (keimanan), dan emosional (keberanian dan kesabaran).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematangan akal dan pikiran Ibrahim AS telah teruji dalam perjalanannya mencari Tuhan serta caranya berwacana dan beradu argumentasi. Keimanan Ibrahim AS adalah keimanan yang bulat dan utuh, yaitu aqidah yang lurus lagi bersih.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;emuanya dicapai dengan mata telinga, akal sehat, dan hati jujur. Puncak keimanannya telah terbukti dalam bentuk penyerahan diri secara menyeluruh serta kepatuhannya terhadap (perintah dan larangan) Allah Tuhan Semesta Alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS.2:131. Ketika Tuhannya berfirman kepadanya: "Tunduk patuhlah!" Ibrahim menjawab: "Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberanian Ibrahim AS telah terbukti dan teruji dari sikapnya terhadap kemapanan atau status quo. Dengan tegas ditolaknya ajakan orangtua, kaum, bahkan penguasa untuk mempersekutukan Allah SWT. Semua itu dilakukannya dengan cara-cara yang cerdas dan elegan, sebagaimana diabadikan dalam Al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran Ibrahim AS teruji saat ia dilemparkan ke dalam api. Ujian selanjutnya adalah saat Ibrahim AS harus berhijrah meninggalkan tanah airnya. Kesabaran Ibrahim AS lagi-lagi diuji saat harus meninggalkan anak dan istrinya di tengah lembah yang sepi dan tandus, tanpa dukungan logistik yang memadai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujian lain bagi Ibrahim AS adalah kesabarannya dalam menjamu tamu-tamu, di tengah-tengah keterbatasannya secara finansial dan material. Puncak tertinggi ujian kesabaran bagi Ibrahim AS adalah saat ia diperintahkan untuk mengorbankan puteranya Ismail AS. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran Ibrahim AS adalah kesabaran individu dengan dukungan solid dari keluarganya. Itu tercermin dari sikap Siti Hajar saat wanita mulia itu dan bayinya akan ditinggalkan di tengah lembah yang tak berpenduduk. Dukungan solid yang sama tercermin dari sikap Ismail saat diminta pendapat tentang mimpi ayah-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari ujian kepemimpinan Ibrahim AS, jelas bahwa ‘kebersihan’ adalah pra-sayarat bagi seorang pemimpin.&amp;nbsp; Selanjutnya, kecerdasan intelektual, spiritual, dan emosional (keberanian dan kesabaran) adalah syarat penting bagi calon pemimpin umat.&amp;nbsp; Semuanya harus terbukti dalam perkataan, sikap, dan perbuatan dan teruji oleh waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh lagi, Ibrahim AS adalah seorang pemimpin yang memiliki visi masa depan, sebagaimana tercermin dalam doa dan harapannya, tentang negeri Mekah dan Ka’bah yang dibangunya bersama Ismail, tentang kiprah anak keturunannya di masa depan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu di dalam bingkai “dakwah yang berkelanjutan”, bukan karena nafsu melanggengkan kekuasaan. Harapannya, saat Allah SWT mengangkatnya sebagai kalifah seluruh manusia, maka anak ketururannya akan terlahir pula pemimpin umat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa Ibrahim AS dijawab langsung oleh Allah SWT, dengan syarat mereka tidak berlaku zalim (mempersekutukan Allah SWT dan/atau berbuat tidak adil).&amp;nbsp; Sejarah mencatat bahwa dari anak keturunan Ibrahim AS, telah lahir para nabi dan rasul yang juga adalah pemimpin umat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antaranya adalah Nabi dan Rasul kita, Muhammad SAW, Pemimpin umat manusia hingga akhir zaman.&amp;nbsp; Di tengah-tengah kita kini, hidup pula Ulama pewaris nabi, para penjaga al-Qur'an dan as-Sunnah. Wallahu’a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #999999; text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;http://www.republika.co.id&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-2226223673298513835?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/2226223673298513835/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/meneladani-kepemimpinan-nabi-ibrahim-as.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/2226223673298513835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/2226223673298513835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/meneladani-kepemimpinan-nabi-ibrahim-as.html' title='Meneladani Kepemimpinan Nabi Ibrahim as'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-1hJ8J797VpI/TWmhOhPM2MI/AAAAAAAAB3E/Df1Y2FsaEa0/s72-c/bersih+hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-1365468988793039085</id><published>2011-12-21T05:28:00.001+07:00</published><updated>2011-12-21T05:31:05.530+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlaq'/><title type='text'>Tadabur QS Al-Hujuraat ayat 10 - 12</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="214" src="http://3.bp.blogspot.com/-VBqtLBYLWbI/Tu5gldm0yCI/AAAAAAAACEo/io3DrUvZEwI/s320/Civil-Society.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat nikmat.”&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman,janganlah suatu kaum mengolok-olok suatu kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman, dan barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjingkan sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.”(QS.Al-Hujuraat: 10-12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT menegaskan dalam ayat 10 bahwa sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara seperti hubungan persaudaraan antara orang-orang seketurunan karena sama-sama menganut unsur keimanan yang sama dan kekal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap muslim memiliki hak atas saudaranya yang sesama muslim. Dalam hadits riwayat Bukhari dari Anas bin Malik, Rasulullah saw bersabda, “Orang muslim itu adalah saudara orang muslim,jangan berbuat aniaya kepadanya, jangan membuka aibnya, jangan menyerahkannya kepada musuh, dan jangan meninggikan bagian rumah sehingga menutup udara tetangganya kecuali dengan izinnya, jangan mengganggu tetangganya dengan asap makanan dari periuknya kecuali jika ia memberi segayung dari kuahnya. Jangan membeli buah-buahan untuk anak-anak, lalu dibawa keluar (diperlihatkan) kepada anak-anak tetangganya kecuali jika mereka diberi buah-buahan itu. “Kemudian Nabi saw bersabda, “Peliharalah (norma-norma pergaulan) tetapi (sayang) hanya sedikit di antara kamu yang memeliharanya. “Dalam hadits shahih lain yang dinyatakan, “Apabila seorang muslim mendo’akan saudaranya yang ghaib, maka malaikat berkata ‘Amin’, dan semoga kamu pun mendapat seperti itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat 11 dan 12 Allah SWT menjelaskan bagaimana sebaiknya pergaulan di antara orang-orang beriman. Di dalamnya terdapat hal-hal yang diperingatkan Allah agar kaum beriman menjauhinya karena dapat merusak persaudaraan di antara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan bahwa ayat 11 ini diturunkan berkenaan dengan tingkah laku kabilah Bani Tamim yang pernah berkunjung kepada Rasulullah saw lalu mereka memperolok-olokkan beberapa shahabat yang fakir-miskin, seperti Amar, Suhaib, Bilal, Khabbab, Salman al-Farisi, dll. karena pakaian mereka sangat sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah, sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada rupa dan hartamu tetapi Ia memandang kepada hati dan perbuatanmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada ayat ini pula Allah menyebutkan wanita secara khusus sebagai peringatan terhadap kebiasaan tercela kaum wanita dalam bergaul. Terdapat riwayat yang melatarbelakangi turunnya ayat ini ialah berkenaan dengan kisah Shafiyah binti Huyay bin Akhtab yang pernah datang menghadap Rasulullah saw dan melaporkan bahwa beberapa wanita di Madinah pernah menegur dia dengan kata-kata yang menyakitkan hati, seperti: “Hai perempuan Yahudi,Keturunan Yahudi dan sebagainya”, sehingga Nabi saw bersabda kepadanya, “Mengapa tidak engkau jawab saja, ayahku Nabi Harun, pamanku Nabi Musa, dan suamiku adalah Muhammad.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat 10 Allah SWT memperingatkan kaum mukmin supaya jangan saling mengolokkan karena boleh jadi kaum yang diperolok-olokkan pada sisi Allah jauh lebih mulia dan terhormat dari mereka yang mengolok-olokkan dan kaum wanita pun jangan saling mengolokkan karena boleh jadi wanita yang diperolok-olokkan pada sisi Allah lebih baik dari wanita yang mengolok-olokkan.Kemudian Allah SWT melarang kaum mukmin mencela diri mereka sendiri karena mereka bagaikan satu tubuh yang diikat dengan persatuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilarang pula panggil-memanggil dengan gelar yang buruk seperti panggilan kepada seseorang yang sudah beriman dengan kata-kata : hai fasik,kafir,dsb. Panggilan yang buruk dilarang diucapkan karena gelar-gelar buruk itu dapat mengingatkan kefasikan setelah beriman. Barang siapa tidak bertaubat dari memanggil dengan gelar-gelar buruk maka akan menerima konsekuensi dari Allah berupa azab pada Hari Kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat 12 Allah SWT memberi peringatan kepada orang-orang yang beriman, supaya mereka menjauhkan diri dari su’uzhan / prasangka buruk terhadap orang-orang beriman. Jika mereka mendengar sebuah kalimat yang keluar dari saudaranya yang mukmin maka kalimat itu harus diberi tanggapan dan ditujukan kepada pengertian yang baik, jangan sampai timbul salh paham, apalagi menyelewengkannya sehingga menimbulkan fitnah dan prasangka. Kemudian Allah SWT menerangkan penyebab wajibnya orang mukmin menjauhkan diri dari prasangka yaitu karena sebagian prasangka itu mengandung dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah melarang pula ghibah,namimah, dan mencari-cari aib orang lain. Mengenai definisi ghibah, Rasulullah saw bersabda, “Ghibah ialah engkau menceritakan saudaramu tentang sesuatu yang ia benci. “Si penanya kembali bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu bila yang diceritakannya itu benar ada padanya? “Rasulullah menjawab, “Kalau memang benar ada padanya, itu ghibah namanya. Jika tidak benar engkau berbuat buhtan (dusta).”(HR.Muslim,Tirmizi,Abu Daud, dan Ahmad). Sedangkan namimah dapat dibagi menjadi hamz (mencaci maki) dan lamz (mencela).(QS.Al-Humazah: 1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah mengecam orang yang suka ghibah dan mencari-cari kesalahan orang. Diriwayatkan oleh Abi Barzah al-Islami, sabda Rasulullah saw, “Wahai orang-orang yang beriman dengan lidahnya, tetapi iman itu belum masuk juga dalam hatinya, jangan sekali-kali kamu berghibah (bergunjing) terhadap kaum muslimin dan jangan sekali-kali mencari noda atau auratnya. Karena barang siapa mencari-cari noda mereka, maka Allah akan membalas pula dengan membuka noda-nodanya. Dan barang siapa yang diketahui kesalahannya oleh Allah, niscaya Dia akan menodai kehormatannya dalam lingkungan keluarganya sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun beberapa pengecualian dibolehkannya ghibah adalah sbb:&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Orang yang mazlum (dianiaya) menceritakan keburukan orang yang menzaliminya dalam rangka menuntut haknya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika bertujuan memberi nasehat pada kaum muslimin tentang agama dan dunia mereka.&lt;br /&gt;Dilakukan dengan niat baik dan mengharapkan ridha Allah semata.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;artikel sambung ke Tadabur &lt;b style="color: blue;"&gt;&lt;a href="http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/tadabur-qs-al-hujuraat-ayat-13.html"&gt;QS Al-Hujuraat ayat 13&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu'alam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-1365468988793039085?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/1365468988793039085/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/tadabur-qs-al-hujuraat-ayat-10-12.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1365468988793039085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1365468988793039085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/tadabur-qs-al-hujuraat-ayat-10-12.html' title='Tadabur QS Al-Hujuraat ayat 10 - 12'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-VBqtLBYLWbI/Tu5gldm0yCI/AAAAAAAACEo/io3DrUvZEwI/s72-c/Civil-Society.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-5645118081074444419</id><published>2011-12-20T18:35:00.004+07:00</published><updated>2011-12-21T17:22:43.576+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ultrabook'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Notebook'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kontes SEO'/><title type='text'>Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img alt"ultrabook="" border="0" harga="" murah="" notebook="" src="http://4.bp.blogspot.com/-dRK3Uk_spc8/TvByxSXODDI/AAAAAAAACEw/x-CzFP6PRjY/s320/Acer-Aspire-S3.png" terbaik"="" tipis="" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kembali lagi dengan artikel kontes SEO, sekarang artikel yang akan saya review adalah mengenai laptop dari acer yaitu &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.acerid.com/"&gt;Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;. Namanya adalah Acer Aspire S3 Ultrabook™.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acer Aspire S3 Ultrabook™ ini diperkuat dengan processor generasi kedua intel yaitu Intel® Core™ i5. Dengan&amp;nbsp; Intel® Turbo Boost Technology yang mengadopsi performa sesuai dengan kebutuhan dan memiliki kemampuan visual yang mengagumkan dan dengan stylis yang tipis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keunggulan lain dari Acer Aspire S3 Ultrabook™ adalah di layarnya, dengan layar 13" HD di desain dengan ultra aerodinamis ber-finishing metal, konektivitas yang cepat dan long battery life dan bobot yang begitu ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan fitur andalan yang dimiliki Acer Aspire S3 Ultrabook™ adalah acer Green Instant On yaitu teknologi yang memungkin laptop tetap standby dalam keadaan sleep dan deep sleep, dan memiliki ketahanan battery sampai 50 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi lainnya yang tidak kalah mengagumkan dari ultrabook ini adalah dapat mendeteksi wifi hanya dalam waktu 2,5 detik lebih cepat dari netbook konvensional. Wow acer aspire S3 ini memang hebat tidak salah dijuluki &lt;a href="http://www.acerid.com/"&gt;&lt;b&gt;Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin cukup sekian riview dari saya mengenai &lt;a href="http://www.acerid.com/"&gt;&lt;b&gt;Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, walaupun sedikit semoga membantu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-5645118081074444419?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/5645118081074444419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/ultrabook-notebook-tipis-harga-murah.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/5645118081074444419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/5645118081074444419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/ultrabook-notebook-tipis-harga-murah.html' title='Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-dRK3Uk_spc8/TvByxSXODDI/AAAAAAAACEw/x-CzFP6PRjY/s72-c/Acer-Aspire-S3.png' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-6326461436399930554</id><published>2011-12-20T06:09:00.000+07:00</published><updated>2011-12-20T06:09:47.114+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kajian'/><title type='text'>Fenomena Riya dan Sum'ah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Riya" border="0" height="256" src="http://3.bp.blogspot.com/-1hJ8J797VpI/TWmhOhPM2MI/AAAAAAAAB3E/Df1Y2FsaEa0/s320/bersih+hati.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Agar seorang Muslim mengetahui posisinya dalam riya dan sum'ah, hendaknya dia memahami betul fenomena atau tanda-tandanya, yaitu antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Giat bekerja dan melipatgandakan tenaganya jika mendapat pujian atau sanjungan, dan malas atau cenderung mengurangi amal, jika mendapat celaan dan kecaman. Juga apabila sedang bersama-sama dengan orang lain cenderung mengurangi amal, ketika ia seorang diri atau jauh dari pantauan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap ciri ini, Sayyidina Ali ra pernah bertutur, "Ada beberapa tanda bagi orang yang berlaku riya, yakni malas ketika seorang diri, tetapi akan sangat rajin ketika sedang bersama orang banyak. Bertambah amalnya, jika mendapat pujian dan berkurang amalnya jika mendapat celaan". (Kitab Ihya Ulumuddin, al-Gazali, 3/298)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menjauhi larangan-larangan Allah jika bersama manusia dan melanggar larangan-larangan-Nya, jika ia seorang diri dan jauh dari penglihatan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallahu alaihi wassalam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku akan mengetahui beberapa kaum dari umatku yang datang pada hari kiamat dengan membawa kebaikan laksana pegunungan yang tinggi berkilau. Akan tetapi, Allah menjadikannya debu yang berterbangan (tidak berharga). Mereka itu adalah saudara-saudara kalian, dan berasal dari keturunan kalian. Mereka mengerjakan amalan pada waktu malam sebagaimana kalian mengerajakannya. Akan tetapi, mereka adalah kaum yang jika dalam keadaan sendiri akan melanggar larangan-larangan Allah." (HR. Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dampak Buruk Akibat Riya dan Sum'ah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riya atau sum'ah mempunyai pengaruh dan akibat yang berbahaya dan membinasakan, baik kepada para aktivis secara pribadi atau terhadap amal Islami secara umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Terhadap Pribadi&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhalang Dari Petunjuk (Hidayah) dan Pertolongan (Taufik) Ilahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Allah Ta'ala semata yang berwenang memberi hidayah dan taufik kepada siapa saja yang dikehendaki, serta menghalanginya dari siapa saja yang Dia kehendaki. Tidak ada yan mampu menonlak ketentuan-Nya dan tiada seorang pun yang dapat menghalangi kebijakan-Nya. Ketetapan-Nya sudah pasti dan pelaksanaannya psati berlaku bahwa Dia tidak akan memberi petunjuk dan pertolongan kecuali kepada orang yang ikhlas dan benar-benar menghadapkan diri kepada-Nya. Firman-Nya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَنْ أَنَابَ&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dan Ia menunjuki orang-orang yang bertobat kepada-Nya." (QS. Ar-Ra'd [13] : 27)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَن يُنِيبُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dan ia memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali kepada-Nya." (QS. As-Syuura [42] : 13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang berlaku riya dan sum'ah pada dasarnya telah merobek-robek ikhlas dan berpaling dari kebenaran. Maka bagtiamana mungkin orang seperti itu akan mendapat limpahan hidayah atau taufiq dari-Nya? Maha benar firman Allah Ta'ala:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;فَلَمَّا زَاغُوا أَزَاغَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik." (QS. Ash-Shaf [61] : 5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menderita Kesempitan dan Ditimpa Rasa Gelisah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang riya dan sum'ah itu hanya akan melaksanakan sesuatu hal atau pekerjaan semata-mata untuk memperoleh pujian atau penghormatan dari manusia. Akan tetapi, dapat saja ketentuan dan ketetapan Allah akan menghalangi orang-orang untuk melakukan apa yang dia kehendaki itu, sebab sesungguhnya Allah Mahakuasa untuk melakukan hal semacam itu. Jika hal itu sampai terjadi maka orang yang berperilaku riya dan sum'ah itu akan segera menderita kesempitan dan kegelisahan, karena cita-citanya tidak tercapai. Sehubungan hal itu Allah Ta'ala mengingatkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan barangsiapa yang berpaling dari peringatan-Ku, maka baginya penghidupan yang sempit." (QS. Thaha [20] : 124)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;وَمَن يُعْرِضْ عَن ذِكْرِ رَبِّهِ يَسْلُكْهُ عَذَابًا صَعَدًا&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dan barangsiapa yang berpaling dari peringatan Tuhannya, niscaya akan dimasukkan-Nya dalam azab yang amat berat." (QS. Jin [72] : 17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tercabutnya Kewibawaan dari Hati Orang-orang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Allah saja yang mutlak berkuasa menanamkan kewibawaan pada hati manusia yang Ia kehendaki. Sedangkan keikhlasan seseorang dalam setiap perbuatannya adalah laksana tebusan untuk mewujudkan hal itu. Seseorang yang berlaku riya atau sum'ah tidak memiliki tebusan tersebut. Karena itu, Alah mencabut kewibawaan dirinya dari h ati manusia. Sebaliknya, Allah akan menumbuhkan rasa hina manusia. Sebaliknya, Allah akan menumbuhkan rasa hina dalam pandangan mereka terhadap dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;وَمَن يُهِنِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِن مُّكْرِمٍ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barangsiapa yang dihinakan oleh Allah, maka niscaya tidak ada seseorangpun yang akan memuliakannya." (QS. Al-Hajj [22] : 18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para salafush shalih benar-benar telah mengantisipasi hal ini. Mereka adalah kelompok manusia yang palihng memelihara keikhlasan amal kepada Allah. Dengan demikian, wibawa atau kedudukan mereka tetap melekat di dalam dada dan hati manusia. Banyak sekali kisah yang tercecer dari mereka tentang hal ini. Akan tetapi, cukuplah bagi kita memperhatikan wasiat yang diungkapkan oleh Umar ibnul Khattab ra kepada ABu Musa al-Asy'ari. Ia berkata antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapa saja yang mengikhlaskan niatnya (kepada Allah) niscaya Allah akan mencukupkan (urusan) antara dia dan manusia.". (Kitab Ihya Ulumuddin, 4/378).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="color: #999999; font-size: x-small;"&gt;http://www.eramuslim.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-6326461436399930554?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/6326461436399930554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/fenomena-riya-dan-sumah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/6326461436399930554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/6326461436399930554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/fenomena-riya-dan-sumah.html' title='Fenomena Riya dan Sum&apos;ah'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-1hJ8J797VpI/TWmhOhPM2MI/AAAAAAAAB3E/Df1Y2FsaEa0/s72-c/bersih+hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-7518518206222780327</id><published>2011-12-19T04:54:00.000+07:00</published><updated>2011-12-19T04:54:05.328+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlaq'/><title type='text'>Tadabur QS Al-Hujuraat ayat 13</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="civil society" border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-VBqtLBYLWbI/Tu5gldm0yCI/AAAAAAAACEo/io3DrUvZEwI/s1600/Civil-Society.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu ialah orang yang paling bertaqwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS.Al-Hujuraat: 13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada ayat diatas Allah menjelaskan bahwa manusia diciptakan-Nya bermacam-macam bangsa dan suku supaya saling mengenal dan saling menolong dalam kehidupan bermasyarakat. Dan tidak ada kemuliaan seseorang di sisi Allah kecuali dengan ketakwaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu hadits riwayat Abu Hatim yang bersumber dari Ibnu Mulaikah berkenaan turunnya ayat ini ialah bahwa ketika fathu Makkah, Bilal naik ke atas Ka’bah untuk adzan. Beberapa orang berkata, “Apakah pantas budak hitam adzan di atas Ka’bah?”. Maka berkatalah yang lain, “Sekiranya Allah membenci orang ini, pasti Allah akan menggantinya. “Maka datanglah malaikat Jibril memberitahukan kepada Rasulullah saw apa yang mereka ucapkan. Maka turunlah ayat ini yang melarang manusia menyombongkan diri karena kedudukan,pangkat, kekayaan, dan keturunan dan bahwa kemuliaan seseorang di sisi Allah dinilai dari derajat ketakwaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini juga menyatakan bahwa persaudaraan Islam berlaku untuk seluruh umat manusia tanpa dibatasi oleh bangsa, warna kulit, kekayaan dan wilayah melainkan didasari oleh ikatan aqidah. Persaudaraan merupakan pilar masyarakat Islam dan salah satu basis kekuatannya. “Seorang mukmin terhadap mukmin yang lainnya bagaikan bangunan yang saling mengikat dan menguatkan serta bagaikan jalinan antara jari-jemari.” (HR.Muttafaq’alaih dari Abu Musa r.a.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw pernah menganggap persaudaraan antar umat Islam adalah basis yang sangat penting sehingga hal yang dilakukan beliau adalah mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar secara formal satu dengan yang lainnya ketika hijrah ke Madinah. Wallahu'alam&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-7518518206222780327?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/7518518206222780327/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/tadabur-qs-al-hujuraat-ayat-13.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7518518206222780327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7518518206222780327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/tadabur-qs-al-hujuraat-ayat-13.html' title='Tadabur QS Al-Hujuraat ayat 13'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-VBqtLBYLWbI/Tu5gldm0yCI/AAAAAAAACEo/io3DrUvZEwI/s72-c/Civil-Society.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-42458025836044286</id><published>2011-12-18T06:40:00.001+07:00</published><updated>2011-12-18T06:58:47.530+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Gedung Tertinggi dan Tanda Kiamat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="181" src="http://1.bp.blogspot.com/-PuXEkaUx9rI/Tu0nQyUWv7I/AAAAAAAACEg/jkbTlWxcl-Q/s320/dubai3.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="awal"&gt;G&lt;/span&gt;edung Tertinggi di dunia saat ini adalah berada di Dubai, Uni Emirat Arab, gedung pencakar langit itu diresmikan tahu lalu, senin 4 Januari 2010 dan diberi nama BURJ DUBAI dengan ketinggian 818 meter.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gedung yang terletak di jantung kota Dubai itu memiliki 124 lantai. dari puncaknya bisa terlihat panorama dari seluruh kota Dubai. gedung tersebut memiliki 160 toko, Burj Duabi juga memiliki hotel Armai, yang merupakan hotel elite dunia pertama dengan kelengkapan yang sangat mewah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu Burj Duabi juga memiliki bagian yang merupakan tempat tinggal dan perkantoran, gedung ini diperkirakan bisa menampung 12 ribu orang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;terlepas dari itu, mari kita renungkan, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Hari kiamat tidak akan terjadi, sehingga manusia berlomba-lomba membuat bangunan yang menjulang tinggi"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernah Rasulullah SAWdidatangi malaikat Jibril di depan Umar dan para sahabat di uji oleh Allah dengan beberapa pertanyaan yang disampaikan malaikat Jibril yang menjelma menjadi manusia&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada suatu hari kami (Umar Ra dan para sahabat Ra) duduk-duduk bersama Rasulullah saw. Lalu muncul di hadapan kami seorang yang berpakaian putih. Rambutnya hitam sekali dan tidak tampak tanda-tanda perjalanan. Tidak seorangpun dari kami yang mengenalnya. Dia langsung duduk menghadap Rasulullah saw. Kedua kakinya menghempit kedua kaki Rasulullah, dari kedua telapak tangannya diletakkan di atas paha Rasulullah saw, seraya berkata, "Ya Muhammad, beritahu aku tentang Islam." Lalu Rasulullah saw menjawab, "Islam ialah bersyahadat bahwa tidak ada tuhan kecuali Allah dan Muhammad Rasulullah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan, dan mengerjakan haji apabila mampu." Kemudian dia bertanya lagi, "Kini beritahu aku tentang iman." Rasulullah saw menjawab, "Beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir dan beriman kepada Qodar baik dan buruknya." Orang itu lantas berkata, "Benar. Kini beritahu aku tentang ihsan." Rasulullah berkata, "Beribadah kepada Allah seolah-olah anda melihat-Nya walaupun anda tidak melihat-Nya, karena sesungguhnya Allah melihat anda." Dia bertanya lagi, "Beritahu aku tentang Assa'ah (azab kiamat)." Rasulullah menjawab, "Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya." Kemudian dia bertanya lagi, "Beritahu aku tentang tanda-tandanya." Rasulullah menjawab, "Seorang budak wanita melahirkan nyonya besarnya. Orang-orang tanpa sandal, setengah telanjang, melarat dan penggembala unta masing-masing &lt;b&gt;berlomba membangun gedung-gedung bertingkat&lt;/b&gt;." Kemudian orang itu pergi menghilang dari pandangan mata. Lalu Rasulullah Saw bertanya kepada Umar, "Hai Umar, tahukah kamu siapa orang yang bertanya tadi?" Lalu aku (Umar) menjawab, "Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui." Rasulullah Saw lantas berkata, "Itulah Jibril datang untuk mengajarkan agama kepada kalian." (HR. Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;Berlomba-lomba membangun gedung bertingkat&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;, itulah salah satu tanda-tanda kiamat yang dikatakan Rasulullah SAW.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah dimulainya saat ini tiap negara berlomba membangun gedung tertinggi merupakan tanda kiamat sudah dekat?, akankah ada gedung tandingan yang menyaingi Burj Dubai? ataukah menjadi gedung terakhir sebelum kiamat?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita jangan pernah takut, tapi mari kita persiapkan segalanya, persiapkan bekal di akhirat, mulai saat ini, jangan ditunda-tunda. Wallahu'alam&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-42458025836044286?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/42458025836044286/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/gedung-tertinggi-dan-tanda-kiamat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/42458025836044286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/42458025836044286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/gedung-tertinggi-dan-tanda-kiamat.html' title='Gedung Tertinggi dan Tanda Kiamat'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-PuXEkaUx9rI/Tu0nQyUWv7I/AAAAAAAACEg/jkbTlWxcl-Q/s72-c/dubai3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-1807608334717133288</id><published>2011-12-17T18:36:00.000+07:00</published><updated>2011-12-17T18:36:55.988+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan'/><title type='text'>Makkah Sebagai Pusat Bumi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-TADeJwkgKiE/Tux-mxGvW1I/AAAAAAAACEQ/LflEp5GMEP8/s1600/Mekah+Pusat+Bumi.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Makkah—juga disebut Bakkah—tempat di mana umat Islam melaksanakan haji itu terbukti sebagai tempat yang pertama diciptakan. Telah menjadi kenyataan ilmiah bahwa bola bumi ini pada mulanya tenggelam di dalam air (samudera yang sangat luas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian gunung api di dasar samudera ini meletus dengan keras dan mengirimkan lava dan magma dalam jumlah besar yang membentuk ‘bukit’. Dan bukit ini adalah tempat Allah memerintahkan untuk menjadikannya lantai dari Ka’bah (kiblat). Batu basal Makkah dibuktikan oleh suatu studi ilmiah sebagai batu paling purba di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika demikian, ini berarti bahwa Allah terus-menerus memperluas dataran dari tempat ini. Jadi, ini adalah tempat yang paling tua di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah hadits yang nabawi yang menunjukkan fakta yang mengejutkan ini? Jawaban adalah ya.&lt;br /&gt;Nabi bersabda, ‘Ka’bah itu adalah sesistim tanah di atas air, dari tempat itu bumi ini diperluas.’ Dan ini didukung oleh fakta tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi tempat yang pertama diciptakan itu menambah sisi spiritual tempat tersebut. Juga, yang mengatakan nabi yang tempat di dalam dahulu kala dari waktu menyelam di dalam air dan siapa yang mengatakan kepada dia bahwa Ka’bah adalah pemenang pertama yang untuk dibangun atas potongan dari ini tempat seperti yang didukung oleh studi dari basalt mengayun-ayun di Makkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Makkah Pusat Bumi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof. Hussain Kamel menemukan suatu fakta mengejutkan bahwa Makkah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis pada peta, dan sesudah itu ia mengamati dengan seksama posisi ketujuh benua terhadap Makkah dan jarak masing-masing. Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dua tahun dari pekerjaan yang sulit dan berat itu, ia terbantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi-variasi yang berbeda, serta banyak hal lainnya. Ia kagum dengan apa yang ditemukan, bahwa Makkah merupakan pusat bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyadari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Makkah sebagai titik pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada waktu yang sama, ia bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237, Agustus 1978).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar-gambar Satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama ketika studi-studi lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Studi ilmiah ini dilaksanakan untuk tujuan yang berbeda, bukan dimaksud untuk membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Bagaimanapun, studi ini diterbitkan di dalam banyak majalah sain di Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman di dalam al-Qur’an al-Karim sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur'an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya..’ (asy-Syura: 7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata ‘Ummul Qura’ berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang penting di dalam kultur Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain, sebagaimana dijelaskan pada awal kajian ini. Selain itu, kata ‘ibu’ memberi Makkah keunggulan di atas semua kota lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Makkah atau Greenwich&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pertimbangan yang seksama bahwa Makkah berada tengah-tengah bumi sebagaimana yang dikuatkan oleh studi-studi dan gambar-gambar geologi yang dihasilkan satelit, maka benar-benar diyakini bahwa Kota Suci Makkah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak argumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa Makkah merupakan wilayah nol bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan ia tidak melewati Greenwich di Inggris. GMT dipaksakan pada dunia ketika mayoritas negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggris. Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Makkah adalah Pusat dari lapisan-lapisan langit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa ayat dan hadits nabawi yang menyiratkan fakta ini. Allah berfirman, ‘Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.’ (ar-Rahman:33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata aqthar adalah bentuk jamak dari kata ‘qutr’ yang berarti diameter, dan ia mengacu pada langit dan bumi yang mempunyai banyak diameter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ayat ini dan dari beberapa hadits dapat dipahami bahwa diameter lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan bumi). Jika Makkah berada di tengah-tengah bumi, maka itu berarti bahwa Makkah juga berada di tengah-tengah lapisan-lapisan langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu ada hadits yang mengatakan bahwa Masjidil Haram di Makkah, tempat Ka‘bah berada itu ada di tengah-tengah tujuh lapisan langit dan tujuh bumi (maksudnya tujuh lapisan pembentuk bumi)&lt;br /&gt;Nabi bersabda, ‘Wahai orang-orang Makkah, wahai orang-orang Quraisy, sesungguhnya kalian berada di bawah pertengahan langit.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Thawaf di Sekitar Makkah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Islam, ketika seseorang thawaf di sekitar Ka’bah, maka ia memulai dari Hajar Aswad, dan gerakannya harus berlawanan dengan arah jarum jam. Hal itu adalah penting mengingat segala sesuatu di alam semesta dari atom hingga galaksi itu bergerak berlawanan dengan arah jarum jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elektron-elektron di dalam atom mengelilingi nukleus secara berlawanan dengan jarum jam. Di dalam tubuh, sitoplasma mengelilingi nukleus suatu sel berlawanan dengan arah jarum jam. Molekul-molekul protein-protein terbentuk dari kiri ke kanan berlawanan dengan arah jarum jam. Darah memulai gerakannya dari kiri ke kanan berlawanan dengan arah jarum jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kandungan para ibu, telur mengelilingi diri sendiri berlawanan dengan arah jarum jam. Sperma ketika mencapai indung telur mengelilingi diri sendiri berlawanan dengan arah jarum jam. Peredaran darah manusia mulai gerakan berlawanan dengan arah jarum jamnya. Perputaran bumi pada porosnya dan di sekeliling matahari secara berlawanan dengan arah jarum jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perputaran matahari pada porosnya berlawanan dengan arah jarum jam. Matahari dengan semua sistimnya mengelilingi suatu titik tertentu di dalam galaksi berlawanan dengan arah jarum jam. Galaksi juga berputar pada porosnya berlawanan dengan arah jarum jam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="color: #999999; font-size: x-small;"&gt;http://www.eramuslim.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-1807608334717133288?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/1807608334717133288/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/makkah-sebagai-pusat-bumi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1807608334717133288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1807608334717133288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/makkah-sebagai-pusat-bumi.html' title='Makkah Sebagai Pusat Bumi'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-TADeJwkgKiE/Tux-mxGvW1I/AAAAAAAACEQ/LflEp5GMEP8/s72-c/Mekah+Pusat+Bumi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-5775636915692622071</id><published>2011-12-16T06:07:00.000+07:00</published><updated>2011-12-16T06:07:48.590+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Al Quran Sebagai Pembela di Akhirat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://2.bp.blogspot.com/-c554vhfSo6M/TV0KkMR7dJI/AAAAAAAAB2k/uZ_RKu44f8Y/s320/bersih+hati.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Abu Umamah r.a. berkata : "Rasulullah S.A.W telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Qur'an, setelah itu Rasulullah S.A.W memberitahu tentang kelebihan Al-Qur'an."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah bersabda Rasulullah S.A.W : Belajarlah kamu akan Al-Qur'an, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya, " Kenalkah kamu kepadaku?"&lt;br /&gt;Maka orang yang pernah membaca akan menjawab : "Siapakah kamu?"&lt;br /&gt;Maka berkata Al-Qur'an : "Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Qur'an itu : "Adakah kamu Al-Qur'an?" Lalu Al-Qur'an mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca menghadap Allah S.W.T. Lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kirinya, kemudian dia meletakkan mahkota di atas kepalanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kedua ayah dan ibunya pula yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya : "Dari manakah kami memperolehi ini semua, pada hal amal kami tidak sampai ini?" Lalu dijawab : "Kamu diberi ini semua kerana anak kamu telah mempelajari Al-Qur'an."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, untuk itu mari kita membiasakan mempelajari al quran, minimal kita membacanya dengan membaca terjemahannya juga. Wallahu'alam &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-5775636915692622071?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/5775636915692622071/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/al-quran-sebagai-pembela-di-akhirat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/5775636915692622071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/5775636915692622071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/al-quran-sebagai-pembela-di-akhirat.html' title='Al Quran Sebagai Pembela di Akhirat'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-c554vhfSo6M/TV0KkMR7dJI/AAAAAAAAB2k/uZ_RKu44f8Y/s72-c/bersih+hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-3731297834327984306</id><published>2011-12-15T06:05:00.000+07:00</published><updated>2011-12-15T06:05:02.784+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Pengaruh Do'a dalam Hati</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-xPTSqDJq4uA/TM1UtBNxAcI/AAAAAAAAB1A/zbwHXnSl4KU/s320/muslim.jpg" width="253" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="awal"&gt;D&lt;/span&gt;oa adalah obat yang mujarap untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Aktivitas doa, tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan sehari-hari. Ibarat sebuah permohonan atau seperti istilah proposal yang diajukan kepada Allah SWT. Dengan proposal itu, Allah SWT akan tahu yang diungkapkan hambanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, doa juga bisa menyembuhkan penyakit di dalam ‘dada’. Dada yang dimaksud dalam konteks ini adalah hati. Jika hati sudah digerogoti virus, maka akan sangat sulit disembuhkan. Tak ada cara lain, pengobatannya hanya dengan ayat-ayat Allah, karena penyakit di dalam dada bukan hanya sekedar penyakit jantung atau penyakit tubuh saja, melainkan banyak penyakit yang tidak bisa dilihat secara kedokteran atau medis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit hati adalah penyakit berbahaya, sebab hati tongkat pertama yang akan memerintahkan anggota tubuh lainnya untuk berbuat maksiat. Misalnya penyakit dengki, iri, sombong dan masih banyak penyakit yang akan bersarang di hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa obatnya hanya dengan doa? Sebab do’a itu pada dasarnya merupakan pengakuan kepada Allah. Dari Allah dan hanya Allah yang bisa menyembuhkan. Seperti ditegaskan dalam Surat Yunus ayat 57 yang artinya : Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit yang berada dalam dada dan petunjuk serta rahmat dari bagi orang-orang beriman. Dalam ayat itu sangat jelas, jika hati selalu mendapat suntikan ayat-ayat Allah, niscaya akan menghasilkan kebersihan dan kemurnian hati. Anggota tubuh lainnya juga tidak akan menjalankan kemaksiatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, jika hati bersih maka akan bersih pula kehidupan sosial. Tidak akan ada lagi masalah-masalah yang berpangkal dari kedengkian hati. Dengki itu ibarat api, makin membesar apabila tidak segera dipadamkan. Jika sudah demikian, maka akan sulit disembuhkan. Kejadian yang terjadi selama ini, seperti pembunuhan, perceraian, pemerkosaan, korupsi dan banyak lagi perbuatan akibat dari ‘hati’. Semua itu tidak akan terjadi apabila hati kita selalu terpenuhi ayat-ayat Allah, yang pasti akan menuai dan menghasilkan kebajikan dan jalan kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim menegaskan, Sesungguhnya di dalam jasad ada segumpal daging, bila ia baik, maka baik pula seluruh jasad, dan apabila ia rusak, maka rusaklah seluruh jasad. Ketahuilah bahwa gumpalan itu adalah hati. Jadi sudah jelaskan bahwa betapa bahayanya penyakit hati ini, jadi hanya dengan doa dapat tersembuhkan penyakit hati itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan utama dari doa adalah untuk pendakian spiritual menuju Sang Khalik, proses penyatuan diri hamba dengan penciptanya. Sholat dan dzikir juga bagian dari doa tersebut. Doa akan cepat terkabul apabila disampaikan dengan lemah lembut, santun dan lebih penting lagi penuh keyakinan. Bisa juga banyak berdzikir, maka Allah akan selalu mengabulkan permohonan hambanya, seperti ditegaskan dalam Al-Quran Berdzikirlah kepada-Ku, niscaya Aku berdzikir kepadamu. Lalu dalam ayat lain Aku mengabulkan permohonan orang yang meminta kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi permintaan-Ku, dan beriman kepada-Ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, apa saja permintaan Allah itu? Permintaan itu tidak lain adalah supaya kita selalu mengingat Allah. Tidak merusak alam, tidak menyakiti orang lain, tidak menggunjing, ringan bersedekah dll. Itu semua merupakan wujud dari iman. Lalu bagaimana agar bisa melakukan semua itu? Jawabnya tidak lain adalah dengan kembali kepada Quran dan Hadist. Jika Quran dan Hadist terlalu luas, dipersingkat saja menjadi Sholat dan Dzikir. Bukankah dengan sholat itu akan jauh dari perbuatan keji dan mungkar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, jika sudah sholat dan dzikir tetapi masih berbuat keji dan mungkar, berarti ada yang salah dari sholat dan dzikir kita itu. Itu pasti !!!. Kok bisa? Ketika sudah niat sholat, lalu mengucap takbir, sebenarnya adalah pengakuan kepada Allah sudah jelas terucap. Allahu Akbar, Allah Maha Besar, artinya manusia ini tidak ada apa-apanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa? Tujuan dari ibadah; sholat dan dzikir adalah amar makruf nahi mungkar. Makna tersembunyi padahal yang utama adalah ‘menabung’ di akhirat. Kita perlu rumah di akhirat, dan rumah itu adalah surga. Bagaimana kita mau memilki sebuah rumah, jika kita tidak pernah membuatnya? Pondasi, tembok, kamar tidur dan atap bahkan taman, perlu dibuat sedikit demi sedikit. Nah, sholat dan dzikir serta aplikasi dalam kehidupan sehari-hari itu adalah “proses” pembuatan sebuah rumah yang indah itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Membuat sebuah rumah di dunia saja membutuhkan banyak biaya, waktu dan pengorbanan. Demikian juga membangun sebuah rumah impian di surga, betapa besar dan berat godaan itu menerpa. Mengendalikan hawa nafsu duniawi, emosi dsb. Dalam konsep “Jawa” adalah “nutupi babahan howo songo”, Menutup 9 lubang yang ada dalam tubuh, yaitu mata, telinga, mulut, hidung, kelamin dan dubur. Artinya, menjaga semua lubang itu dari maksiat, dosa dan barang haram dsb. Dan, aku ingin memiliki rumah yang indah di surga itu bersama dengan kedua orang tuaku, istri dan anak-anaku dan guru-guruku serta dengan seluruh-saudara muslimku. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="color: #999999; font-size: x-small;"&gt;http://ilma-site.blogspot.com &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-3731297834327984306?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/3731297834327984306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/pengaruh-doa-dalam-hati.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/3731297834327984306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/3731297834327984306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/pengaruh-doa-dalam-hati.html' title='Pengaruh Do&apos;a dalam Hati'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-xPTSqDJq4uA/TM1UtBNxAcI/AAAAAAAAB1A/zbwHXnSl4KU/s72-c/muslim.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-221261983615484936</id><published>2011-12-14T06:34:00.000+07:00</published><updated>2011-12-14T06:34:07.269+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlaq'/><title type='text'>Etika Menuntut Ilmu</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-xRHNDnfps7U/Tufgqz0CluI/AAAAAAAACEI/CZkJOHf98fA/s320/ilmu2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menuntut ilmu adalah satu keharusan bagi kita kaum muslimin. Banyak sekali dalil yang menunjukkan keutamaan ilmu, para penuntut ilmu dan yang mengajarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adab-adab dalam menuntut ilmu yang harus kita ketahui agar ilmu yang kita tuntut berfaidah bagi kita dan orang yang ada di sekitar kita sangatlah banyak. Adab-adab tersebut di antaranya adalah yang pernah saya baca :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Ikhlas karena Allah SWT&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaknya niat kita dalam menuntut ilmu adalah karena Allah Azza Wa Jalla dan untuk negeri akhirat. Apabila seseorang menuntut ilmu hanya untuk mendapatkan gelar agar bisa mendapatkan kedudukan yang tinggi atau ingin menjadi orang yang terpandang atau niat yang sejenisnya, maka Rasulullah Sholallahu Alaihi Wa Sallam telah memberi peringatan tentang hal ini dalam sabdanya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang mempelajari suatu ilmu dengan mengharap wajah Allah, tidaklah ia mempelajarinya melainkan untuk memperoleh harta dunia, dia takkan mendapatkan harumnya bau surga di hari kiamat.” [Dekeluarkan oleh Abu Dawud dengan sanad yang hasan]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kalau ada orang yang mengatakan bahwa saya ingin mendapatkan syahadah (MA atau Doktor, misalnya) bukan karena ingin mendapatkan dunia, tetapi karena sudah menjadi peraturan yang tidak tertulis kalau seseorang yang memiliki pendidikan yang lebih tinggi, segala ucapannya menjadi lebih didengarkan orang dalam menyampaikan ilmu atau dalam mengajar. Niat ini - insya Allah - termasuk niat yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Untuk menghilangkan kebodohan dari dirinya dan orang lain.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua manusia pada mulanya adalah bodoh. Kita berniat untuk menghilangkan kebodohan dari diri kita, setelah kita menjadi orang yang memiliki ilmu kita harus mengajarkannya kepada orang lain untuk menghilang kebodohan dari diri mereka, dan tentu saja mengajarkan kepada orang lain itu dengan berbagai cara agar orang lain dapat mengambil faidah dari ilmu kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah disyaratkan untuk memberi manfaat pada orang lain itu kita duduk dimasjid dan mengadakan satu pengajian ataukah kita memberi manfa’at pada orang lain dengan ilmu itu pada setiap saat? Jawaban yang benar adalah yang kedua; karena Rasulullah Sholallahu Alaihi Wa Sallam bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sampaikanlah dariku walaupun cuma satu ayat (HR: Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ahmad berkata: Ilmu itu tidak ada bandingannya apabila niatnya benar. Para muridnya bertanya: Bagaimanakah yang demikian itu? Beliau menjawab: ia berniat menghilangkan kebodohan dari dirinya dan dari orang lain.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;3. Berniat dalam menuntut ilmu untuk membela syari’at.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah menjadi keharusan bagi para penuntut ilmu berniat dalam menuntut ilmu untuk membela syari’at. Karena kedudukan syari’at sama dengan pedang kalau tidak ada seseorang yang menggunakannya ia tidak berarti apa-apa. Penuntut ilmu harus membela agamanya dari hal-hal yang menyimpang dari agama (bid’ah), sebagaimana tuntunan yang diajarkan Rasulullah Sholallahu Alaihi Wa Sallam. Hal ini tidak ada yang bisa melakukannya kecuali orang yang memiliki ilmu yang benar, sesuai petunjuk Al-Qor’an dan As-Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Lapang dada dalam menerima perbedaan pendapat.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila ada perbedaan pendapat, hendaknya penuntut ilmu menerima perbedaan itu dengan lapang dada selama perbedaan itu pada persoalaan ijtihad, bukan persoalaan aqidah, karena persoalan aqidah adalah masalah yang tidak ada perbedaan pendapat di kalangan salaf 1). Berbeda dalam masalah ijtihad, perbedaan pendapat telah ada sejak zaman shahabat, bahkan pada masa Rasulullah Sholallahu Alaihi Wa Sallam masih hidup. Karena itu jangan sampai kita menghina atau menjelekkan orang lain yang kebetulan berbeda pandapat dengan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Mengamalkan ilmu yang telah didapatkan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk adab yang tepenting bagi para penuntut ilmu adalah mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, karena amal adalah buah dari ilmu, baik itu aqidah, ibadah, akhlak maupun muamalah. Karena orang yang telah memiliki ilmu adalah seperti orang memiliki senjata. Ilmu atau senjata (pedang) tidak akan ada gunanya kecuali diamalkan (digunakan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Menghormati para ulama dan memuliakan mereka.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penuntut ilmu harus selalu lapang dada dalam menerima perbedaan pendapat yang terjadi di kalangan ulama. Jangan sampai ia mengumpat atau mencela ulama yang kebetulan keliru di dalam memutuskan suatu masalah. Mengumpat orang biasa saja sudah termasuk dosa besar apalagi kalau orang itu adalah seorang ulama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7. Mencari kebenaran dan sabar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk adab yang paling penting bagi kita sebagai seorang penuntut ilmu adalah mencari kebenaran dari ilmu yang telah didapatkan. Mencari kebenaran dari berita berita yang sampai kepada kita yang menjadi sumber hukum. Ketika sampai kepada kita sebuah hadits misalnya, kita harus meneliti lebih dahulu tentang keshahihan hadits tersebut. Kalau sudah kita temukan bukti bahwa hadits itu adalah shahih, kita berusaha lagi mencari makna (pengertian ) dari hadits tersebut. Dalam mencari kebenaran ini kita harus sabar, jangan tergesa-gasa, jangan cepat merasa bosan atau keluh kesah. Jangan sampai kita mempelajari satu pelajaran setengah-setengah, belajar satu kitab sebentar lalu ganti lagi dengan kitab yang lain. Kalau seperti itu kita tidak akan mendapatkan apa dari yang kita tuntut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, mencari kebenaran dalam ilmu sangat penting karena sesungguhnya pembawa berita terkadang punya maksud yang tidak benar, atau barangkali dia tidak bermaksud jahat namun dia keliru dalam memahami sebuah dalil.Wallahu ‘Alam.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-221261983615484936?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/221261983615484936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/etika-menuntut-ilmu.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/221261983615484936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/221261983615484936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/etika-menuntut-ilmu.html' title='Etika Menuntut Ilmu'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-xRHNDnfps7U/Tufgqz0CluI/AAAAAAAACEI/CZkJOHf98fA/s72-c/ilmu2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-1480818967975896728</id><published>2011-12-13T05:53:00.000+07:00</published><updated>2011-12-13T05:53:41.203+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlaq'/><title type='text'>Sikap Rasulullah SAW Terhadap Orang Miskin</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-r5u01yRpCHQ/TiYB5YNXtKI/AAAAAAAAB4o/UHDeSW_1kYE/s1600/url.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="awal"&gt;S&lt;/span&gt;uatu hari ada seseorang datang meminta-minta kepada Rasulullah SAW yang sedang berkumpul dengan para sahabat. Melihat kehadiran pengemis itu, Rasulullah lantas bertanya, "Apakah kamu mempunyai sesuatu di rumahmu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjawab, "Tentu, saya mempunyai pakaian yang biasa dipakai sehari-hari dan sebuah cangkir." Rasulullah lalu berkata, "Ambil dan serahkan ke saya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengemis itu langsung bergegas pulang dan kembali dengan membawa cangkir. Rasulullah kemudian menawarkan cangkir itu kepada para sahabat, "Adakah di antara kalian yang ingin membeli ini?" Seorang sahabat menyahut, "Saya beli dengan satu dirham."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah lalu menawarkannya kepada sahabat yang lain. Seorang sahabat yang sanggup membelinya dengan harga dua dirham. Rasulullah kemudian memberikan dua dirham itu kepada si pengemis. Rasul mengharapkan agar uang itu digunakan untuk membeli makanan buat keluarganya, dan sisa uangnya digunakan untuk membeli kapak. "Carilah kayu yang banyak dan juallah, selama dua minggu ini aku tidak ingin melihatmu," kata Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua minggu kemudian, pengemis itu datang kembali menghadap Rasulullah SAW, tapi tidak untuk mengemis. Ia datang kepada Rasullah membawa uang 10 dirham hasil dari berjualan kayu. Rasulullah SAW kemudian menyuruhnya untuk membeli pakaian dan makanan untuk keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah berkata, "Hal ini lebih baik bagi kamu, karena meminta-meminta hanya akan membuat noda di wajahmu di akhirat nanti. Tidak layak bagi seseorang meminta-minta kecuali dalam tiga hal, fakir miskin yang benar-benar tidak mempunyai sesuatu, utang yang tidak bisa terbayar, dan penyakit yang membuat seseorang tidak bisa berusaha."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini menggambarkan sifat Rasulullah saw yang gemar membantu orang yang tidak mampu. Bantuannya tidak hanya berupa uang, tapi juga pekerjaan agar kelak orang yang tidak mampu itu bisa hidup mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dapat dimungkiri, jumlah pengemis dan pengangguran di Indonesia masih sangat tinggi. Alangkah indahnya, jika setiap orang mampu (secara ekonomi) di negeri ini mau meniru perilaku Rasulullah tersebut. Dengan memberi shodaqoh dan pekerjaan, setidaknya jumlah anak jalanan dan pengangguran bisa diminimalisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasullullah memberikan contoh bahwa kesalehan spiritual belum dikatakan sempurna, sebelum dibarengi dengan kesalehan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Alquran disebutkan bahwa orang yang bertakwa yaitu: "Orang-orang yang menafkahkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang (QS Ali Imran [3]: 134).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatnya kita berbagi dengan orang di sekeliling kita yang fakir dan miskin. Jika orang yang diberi kecukupan ekonomi di negeri ini mau peduli terhadap yang miskin, pasti perempuan Indonesia tidak akan berbondong-bondong menjadi tenaga kerja dan pembantu rumah tangga di negeri orang. Jika orang kaya di negeri ini mau membantu yang lemah dan fakir, tentu tidak banyak anak negeri ini yang putus sekolah. "Sesungguhnya kefakiran (kemiskinan) itu bisa menjerumuskan ke jurang kekafiran."&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-1480818967975896728?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/1480818967975896728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/sikap-rasulullah-saw-terhadap-orang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1480818967975896728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1480818967975896728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/sikap-rasulullah-saw-terhadap-orang.html' title='Sikap Rasulullah SAW Terhadap Orang Miskin'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-r5u01yRpCHQ/TiYB5YNXtKI/AAAAAAAAB4o/UHDeSW_1kYE/s72-c/url.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-2313774368984000930</id><published>2011-12-12T06:04:00.000+07:00</published><updated>2011-12-12T06:04:39.948+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Do'a Tiga Pengembara</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://2.bp.blogspot.com/-c554vhfSo6M/TV0KkMR7dJI/AAAAAAAAB2k/uZ_RKu44f8Y/s320/bersih+hati.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari itu mendung tiba-tiba saja menutup langit. Dalam sekejap hujan pun turun dengan lebatnya. Tiga orang pengembara yang saat itu sedang berjalan bersama, cepat-cepat mencari perlindungan. Kebetulan ada sebuah gua di depan mereka. Tanpa pikir panjang, ketiganya segera masuk dan berteduh di dalamnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Hujan yang deras membuat tanah menjadi longgar, dan sebongkah batu yang besar jatuh dari atas gua dan menutup lubang guanya. Ketiga pengembara itu pun terperangkap di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkali-kali mereka mencoba mendorong batu itu, namun batu itu terlalu berat sehingga sedikit pun tidak bergeser dari tempatnya. Tiba-tiba salah seorang di antaranya berkata “Demi Alloh, tidak akan ada yang menyelamatkan kita kecuali sifat jujur dan ikhlas. Marilah kita berdoa kepada Alloh dengan perantara (wasilah) amal perbuatan yang pernah kita lakukan dengan hati yang ikhlas. Semoga Alloh mau memberikan pertolongannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bergegas mensucikan diri kemudian mulai mengucapkan doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembara pertama berdoa, “Ya Alloh, Engkau tahu bahwa hamba dulu pernah memiliki seorang pekerja yang hamba upah dengan tiga gantang padi. Suatu hari pekerjaku itu pergi tanpa mengambil upahnya. Maka aku menyemai padi-padi itu hingga membuahkan hasil. Hasilnya kau belikan seekor sapi yang kemudian beranak pinak. Saat pekerja itu datang dan menagih upahnya, aku menyuruhnya mengambil semua sapi itu. Awalnya dia menolak karena merasa upahnya hanyalah tiga gantang padi. Namun aku bersikeras karena sapi-sapi itu berasal dari tiga gantang berasnya. &lt;br /&gt;Ya Alloh, jika Engkau tahu apa yang kulakukan itu hanya karena aku takut pada-Mu, maka keluarkan kami dari gua ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba batu besar itu bergeser sedikit, sehingga mereka bisa mengintip keluar dan mengetahui bahwa hujan telah berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembara kedua berdoa, “Ya Alloh, Engkau tahu bahwa aku memiliki orang tua yang sudah tua. Aku begitu mencintai mereka. Setiap malam aku membawakan mereka susu kambing yang kuperah sendiri. Suatu malam aku terlambat memerah kambing dan mereka sudah tertidur saat aku tiba di kamar mereka. Saat itu anak dan istriku sudah menangis kelaparan, namun aku tidak mau mereka meminum susu kambing itu sebelum orang tuaku. Sementara kau tidak berani membangunkan tidur mereka. Akhirnya aku menungguinya hingga fajar tiba. &lt;br /&gt;Ya Alloh, jika Engkau tahu apa yang kulakukan itu hanya karena aku takut pada-Mu, maka keluarkan kami dari gua ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batu besar itu kembali bergeser, membuat lubang yang cukup lebar, namun tidak cukup lebar untuk mereka keluar dari dalam gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembara ketiga berdoa, “Ya Alloh, Engkau tahu bahwa aku memiliki seorang sepupu perempuan yang sangat aku cintai. Aku sering menggoda dan merayunya untuk berbuat dosa, namun ia selalu menolak. Suatu hari ia datang untuk meminjam uang sebesar 100 dinar. Aku memberinya dengan syarat dia harus memberikan kehormatannya. Dia terpaksa mengabulkanku karena dia dalam situasi yang terdesak. Namun saat aku hampir melakukan niatku, ia berkata ‘Bertaqwalah engkau kepada Alloh, janganlah kau merusak cincin kecuali sudah menjadi hakmu!’ Maka aku segera membatalkan niatku. &lt;br /&gt;Ya Alloh, jika Engkau tahu apa yang kulakukan itu hanya karena aku takut pada-Mu, maka keluarkan kami dari gua ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya batu besar itu bergulir dan terbukalah mulut gua tersebut sehingga mereka dapat keluar dengan selamat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;wallahu'alam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="color: #999999; font-size: x-small;"&gt;http://ghazi.abatasa.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-2313774368984000930?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/2313774368984000930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/doa-tiga-pengembara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/2313774368984000930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/2313774368984000930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/doa-tiga-pengembara.html' title='Do&apos;a Tiga Pengembara'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-c554vhfSo6M/TV0KkMR7dJI/AAAAAAAAB2k/uZ_RKu44f8Y/s72-c/bersih+hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-695208104102648681</id><published>2011-12-11T18:56:00.000+07:00</published><updated>2011-12-11T18:56:57.619+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kajian'/><title type='text'>Menguap Bisa Membatalkan Shalat?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://4.bp.blogspot.com/-ePG0fQRAoqI/TuSaTwxQv9I/AAAAAAAACEA/vmRUyAaKVuI/s200/yawning.jpg" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Belum didapatkan dalil atau keterangan yang menyebutkan bahwa menguap itu bisa membatalkan shalat. Tapi memang benar, jika dalam shalat hendak menguap Nabi saw memerintahkan supaya menahannya, bahkan jangan sampai mengeluarkan suara "ha".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda, "Menguap ketika shalat itu dari syetan. Karena itu bila kalian ingin menguap maka tahanlah sebisa mungkin" (HR Thabrani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain Rasulullah SAW bersabda, "Adapun menguap itu datangnya dari syetan, maka hendaklah seseorang mencegahnya (menahannya) selagi bisa. Dan jangan sampai mengeluarkan suara "HA",&amp;nbsp; karena itu syetan tertawa dalam mulutnya" (HR Bukhari dan Muslim dari Abi Hurairah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits diatas tidak menjadikan shalat batal disebabkan menguap, akan tetapi menjelaskan bahwa jika hendak menguap dalam shalat maka tahanlah. Bahkan dalam hadits yang lain disebutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Suhail bin Abi Sholih berkata, aku mendengar putera Abi Said al-Khudri menceritakan pada ayahku, dari ayahnya dia berkata: Rasulullah saw bersabda; Jika seorang di antaramu menguap maka hendaklah menahan dengan tangannya diletakkan di mulutnya, karena syaitan akan masuk.” (Shahih Muslim 14/264)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wallahu'alam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-695208104102648681?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/695208104102648681/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/menguap-bisa-membatalkan-shalat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/695208104102648681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/695208104102648681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/menguap-bisa-membatalkan-shalat.html' title='Menguap Bisa Membatalkan Shalat?'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-ePG0fQRAoqI/TuSaTwxQv9I/AAAAAAAACEA/vmRUyAaKVuI/s72-c/yawning.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-6631474744229775386</id><published>2011-12-09T13:03:00.000+07:00</published><updated>2011-12-09T13:03:58.295+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kajian'/><title type='text'>Pacaran</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="223" src="http://4.bp.blogspot.com/-NtvEj8zUsFg/TuGkrpaIXAI/AAAAAAAACCY/SmbGuq8yT6Q/s320/ikhwan-akhwat-81.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Agama itu untuk diyakini dan dijalani; jangan mempermasalahkan itu halal atau haram yang dalam Al_Qur'an dan Sunnah Rasul sendiri belum ada penjelasan tentang itu; segala sesutu tergantung dari niat, kalau niatnya baik dan tidak bertentangan dengan syari'at kenapa mesti dipermasalahkan, jadi jangan mengurusi orang lain tentang itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;itulah sekelumit kalimat yang selalalu terngiang di telinga yang secara tidak sengaja obrolan itu menyinggung bagaimna pandangan Islam mengenai pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang memungkiri bahwa Islam adalah agama yang maha sempurna, penyempurna agama-agama sebelumnya(rahmatallilalamin), yang mengatur seluruh tatanan kehidupan baik secara vertilkal(hablumminallah) maupun horizontal(hablumminannas dan hablum bil alam). Kaitannya dengan pacaran (hablumminannas) syari'at sudah mengatur dengan sedemikian rupa, untuk menjaga kehormatan, melindungi haga diri, dan kesucian manusia itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interaksi antara pria dan wanita dibagi menjadi 2, yaitu Mahram dan Nonmahram. Hubungan mahram adalah seperti yang dijelaskan dalam Surat An-Nisa ayat 23 "...mahram seorang laki-laki (atau wanita yang tidak boleh dinikahi oleh laki-laki) adalah ibu (termasuk nenek), sauadara perempuan (baik sekandung atau sebapak), bibi (dari bapa atau ibu), keponakan (dari saudara sekandung atau sebapak), anak permpuan (baik itu asli ataupun tiri dan termasuk didalamnya cucu), ibu susu, saudara sesusuan, ibu mertua, dan menantu perempuan". Maka, yang tidak termasuk mahram adalah sepupu, isrteri paman, dan semua wanita yang tidak disebutkan dalam ayat di atas.Hubungan yang kedua adalah hubungan nonmahram, yaitu larangan berkhalat (berdua-dua), larangan melihat langsung, dan kewajiban berhijab di samping berjilbab, tidak bisa berpergian lebih dari tiga hari dan tidak bisa menjadi walinya. Adapula aturan yang lain, yaitu jika ingin berbicara dangan nonmahram, maka seorang perempuan harus didampingi oleh mahram aslinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiknya kita merenugi dan mencermati keterangan yang menjelaskan tentang permasalahan di atas (pacaan), dalam Al-Qur'an dan Al_Hadis dijelaskan;&lt;br /&gt;"...Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (Al-Isra:32).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Katakanlah kepada orang-orang mukmin laki-laki: 'Hendaklah mereka itu menundukan sebagian pandangannya dan menjaga kemaluannya...' Dan katakanlah kepada orang-orang mukmin perempuan: ' Hendaknya mereka itu menundukan sebagian pandangannya dan menjaga kemaluannya...'." (An-Nur: 30-31).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menundukan pandangan yaitu menjaga pandangan, tidak dilepas begitu saja tanpa kendali sehingga dapat menelan merasakan kelezatan atas birahinya kepada lawan jenisnya yang beraksi. Pandangan dapat dikatakan terpelihara apabila secara tidak sengaja melihat lawan jenis kemudian menahan untuk tidak berusaha melihat mengulangi melihat lagi atau mengamat-amati kecantikannya atau kegantengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jarir bin Abdullah, ia berkata, "Saya bertanya kepada Rasulullah SAW tentang melihat dengan mendadak. Maka jawab Nabi: "Palingkanlah pandangan itu!" ( HR Muslim, Abu Daud, Ahmad, dan Tirmizi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah SAW telah bersabda yang artunya, "Kedua mata itu bisa melakukan zina, kedua tangan itu (bisa) melakukan zina, kedua kaki itu (bisa) melakukan zina. Dan kesemuanya itu akan dibenarkan atau diinngkari oleh alat kelamin." ( HR Imam Bukhori dan Imam Muslim dari Ibn Abbas dan Abu Hurairah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tercatat atas anak Adam nasibnya daru perzinahan dan pasti mengalaminya. Kedua mata zinanya melihat, kedua telinga zinanya mendengar, lidah zinanya bicara, tangan zinanya memaksa (memegang dengan keras), kaki zinanya melangkah (berjalan) dan hati yang berhazrat dan berharap. Semua itu bisa dibenarkan (direalisasikan) oleh kelamin atau digagalkannya." (HR Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kitab Dzamm ul-Hawa, Ibnu Jauzi menyebutkan bahwa Abu Hurairah r.a. dan Ibn Abbas r.a. keduanya berkata, Rasulullah saw Berkhotbah, "Barang siapa yang memiliki kesempatan untuk menggauli seorang wanita atau budak wanita lantas dia melakukanya, maka Allah akan mengharamkan surga untuknya dan akan memasukan dia ke dalam neraka. Barang siapa yang memandang seorang wanita (yang tidak halal) baginya, maka Allah akan memenuhi kedua matanya dengan api dan menyuruhnya untuk masuk ke dalam neraka. Barang siapa yang berjabat tangan dengan wanita (yang) haram (baginya) maka di hari kiamat dia akan datang dalam keadaan dibelenggu tangan di atas leher, kemudian diperintahkan untuk masuk ke dalam neraka. Dan, barang siapa yang bersenda gurau dengan seorang wanita, maka dia akan ditahan selama seribu tahun untuk setiap kata yang diucapkan di dunia. Sedangkan setiap wanita yang menuruti (kemauan) lelaki yang haram (untuknya), sehingga lelaki itu terus membarengi dirinya, mencium, bergaul, menggoda, dan bersetubuh dengannya, maka wanita itu juga mendapatkan dosa seperti yang diterima oleh lelaki tersebut."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terendah adalah zina hati dengan bernikmat-nikmat karena getaran jiwa yang dekat dengannya, zina mata dengan merasakan sedap memandangnya dan lebih jauh terjerumus ke zina badan dengan saling bersentuhan, berpegangan, berpelukan, berciuman, dan seterusnya terjadilah persetubuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ath-Thabrani dan Al-Hakim meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Allah berfirman yang artinya, 'Penglihatan (melihat wanita) itu sebagai panah iblis yang sangat bercun, maka siapa mengelakan (meninggalkannya) karena takut pada-Ku, maka Aku menggantinya dengan iman yang dapat dirasakan manisnya dalam hatinya."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan keterangan-keterangan tersebut sudah bisa diambil kesimpulan bagaimana Islam memandang permasalahan itu. Namun, bukan berarti tidak ada solusi dalam mengatasinya, Islam menetapkan atau mengakomodasi dalam lembaga perkawinan dengan beberapa tahapan yaitu proses ta'aruf (pendekatan), hitbah (meminang), dan munakahat (Nikah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interaksi dan komunikasi antara laki-laki dan perempuan sebenarnya boleh-boleh saja, dengan syarat wanitanya tetap menggunakan hijabnya dan tidak berbicara di luar kebutuhan. Adapun jika wanitanya tidak menutup diri serta melembutkan suaranya, mendayu-dayukannya, bercanda, bergurau atau perbuatan yang lain yang tidak layak maka diharamkan. Bahkan bisa menjadi pintu bencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pacaran dapat menimbulkan syirik kecil, bagaimana tidak?? karena cintanya terhadap Allah sudah dicemari, telah tersaingi, menyamakan, bahkan bisa jadi melebihi kecintaannya terhadap Allah. Kekasihnya dianggap segala-galanya, rela berkorban jiwa dan raganya, dan tidak sedikit orang yang perustasi bahkan sampai bunuh diri karena patah hati. Naudzubillahimindzalik....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pacaran dapat menimbulkan perbuatan zina, yang dapat menghancurkan harga diri, kehormatan dan masa depannya. Pacaran dapat memutuskan urat saraf malu, lantaran malu dibilang jomblo atau tidak laku akhirnya yang seharusnya kita malu terhadap Allah malah lebih malu terhadap sesamanya. Pacaran menumbuhkan penyakit hati; ria, takabur, dan sombong. Banyak pacar, pacarnya cantik/ganteng. Merasa bangga, lalu ingin dipuji, disanjung-sanjung... dsb.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mudah-mudahan kita semua tidak terjerumus kedalam hal tersebut, kita bisa lebih berhati-hati dalam bertindak apakah ada dalam quran dan sunnah atau tidak, mudah-mudahan kita bisa menteladani sosok Rasulullah Saw.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wallahu'alam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;berbagai sumber&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-6631474744229775386?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/6631474744229775386/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/pacaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/6631474744229775386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/6631474744229775386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/pacaran.html' title='Pacaran'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-NtvEj8zUsFg/TuGkrpaIXAI/AAAAAAAACCY/SmbGuq8yT6Q/s72-c/ikhwan-akhwat-81.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-7200446719234363276</id><published>2011-12-08T05:29:00.001+07:00</published><updated>2011-12-08T05:31:02.151+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Gelar Ash-Shiddiq untuk Abu Bakar r.a</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-MmsYKItSqlU/Tt_oUkZt6nI/AAAAAAAACBg/JxJcAHYzRzc/s1600/abu-bakar.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="awal"&gt;A&lt;/span&gt;bu Bakar Ash-Shiddiq r.a. adalah sahabat setia Rasulullah saw yang senantiasa mendampingi beliau pada masa-masa pelik penyiaran Islam. la memiliki nama lengkap Abdullah bin Utsman bin Amir bin Ka'ab At-Taimi Al-Quraisy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum memeluk Islam, ia bernama Abdul Kakbah dan ketika besar mendapat nama lain, yaitu Atiq, berasal dari nama lain Kakbah yang berarti Purba. Ada juga yang mengatakan Al-Atiq adalah gelar yang diberikan Rasulullah yang berarti 'yang dibebaskan'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasannya pun beragam. Ada yang berpendapat karena Rasulullah pernah mengatakan kepadanya, "Anda adalah orang yang dibebaskan Allah dari api neraka!" Ada pula yang berpendapat bahwa gelar itu diberikan karena ketampanan wajahnya atau karena banyaknya hamba sahaya yang dimerdekakan olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah memeluk Islam, Rasulullah saw memberi nama Abdullah. Kemudian menjadi Abu Bakar karena kepeloporannya sebagai orang yang pertama kali memeluk Islam, selain Khadijah r.a.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penamaan Bakar ini karena mempunyai arti dini atau awal, sebagaimana sabda Rasulullah saw tentang keislamannya, "Tidak kuajak seorang pun masuk Islam melainkan ia ragu dan bimbang, kecuali Abu Bakar. la tidak ragu dan bimbang ketika kusampaikan kepadanya." (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika Rasulullah saw tengah dilanda kesedihan yang mendalam. Dua orang yang sangat dicintainya telah dipanggil ke rahmatullah. Mereka adalah Abu Thalib, pamannya, dan Khadijah r.a, istri yang sangat dicintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan menegakkan risalah bukanlah hal yang mudah. Pada saat Rasulullah saw bingung dan kesulitan, merekalah orang pertama yang selalu siap melindungi dan menghiburnya. Tentu saja kepergian mereka di dunia ini memberikan duka yang mendalam bagi sang pembawa risalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tahun duka tersebut, Allah SWT hendak menghibur kekasih-Nya dengan perjalanan yang luar biasa menakjubkan. Perjalanan itu terkenal dengan peristiwa Isra' Mi'raj. Sungguh anugerah nikmat yang luar biasa bagi Rasulullah saw. karena peristiwa itu tidak pernah dialami nabi-nabi sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam 27 Rajab itu dimulainya perjalanan spektakuler. Rasulullah saw. melakukan Isra' dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa ini diabadikan dalam Al-Qur'an, "Maha suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang teiah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat." (QS Al-lsra' [17]: 1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan dilanjutkan dengan Mi'raj ke Sidratul Muntaha. Di sanalah Rasulullah saw menerima perintah shalat lima waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dia mendekat (pada Muhammad), lalu bertambah dekat sehingga jaraknya (sekitar) dua busur panah atau lebih dekat (lagi). Lalu disompoikannya wahyu kepada hamba-Nya (Muhammad) apa yang telah diwahyukan Allah. Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya. Maka apakah kamu (musyrikin Mekah) hendak membantahnya tentong apa yang diiihatnya itu? Dan sungguh, dia (Muhammad) telah melihatnya (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratul Muntaha, di dekatnya ada surga tempat tinggal, (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya, penglihatannya (Muhammad) tidak menyimpang dari yang dilihatnya itu dan tidak (puia) melampauinya. Sungguh, dia telah meiihat sebagian tanda-tanda (kebesaran) Tuhannya yang paling besar. (QS An-Najm [53]: 8-18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh besar kekuasaan Allah SWT yang telah memperjalankan hamba-Nya dalam waktu semalam ke berbagai macam tempat yang saling berjauhan. Allahu Akbar! Perjalanan ini makin mengukuhkan keyakinan Rasulullah saw dalam menghadapi segala rintangan yang akan menghalangi dakwahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, peristiwa Isra' menjadi kabar besar di kota Mekah. Kaum musyrikin Quraisy mencibir cerita Rasulullah yang telah melakukan perjalanan pulang pergi dari Mekah ke Yerussalem dan kembali ke Mekah hanya dalam waktu semalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keheranan mereka berdasarkan pada pengalaman mereka. Menurut mereka, perjalanan pulang pergi Mekah - Yerussalem yang memakan waktu sampai 2 bulan, tidak mungkin bisa dipersingkat waktunya hanya semalam. Hal itu sungguh mustahil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, mereka menganggap bahwa cerita yang dibawa Muhammad itu adalah rekayasa atau khayalan yang tinggi dari mulutnya. Mereka tidak mengakui akan bukti kebenaran yang telah dibawa Rasulullah saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala sesuatu dianggap mustahil bagi mereka yang tidak mengimani kekuasaan dan kebesaran Allah SWT. Selain menjadi bahan olok-olokan kaum musyrikin Ouraisy, peristiwa besar tersebut membuat beberapa orang muslim yang belum kuat imannya menjadi murtad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa itu juga membuat Muth'in bin Adi - penolong Rasulullah saw. sepulangnya dari Thaif dan pelindung beliau dari kekejaman paman-pamannya yang musyrik - ikut menyangsikan perjalanan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berkata, "Apa yang engkau katakan sebelum ini adalah persoalan yang masuk akal. Namun, tidak kali ini. Aku bersaksi bahwa engkau berdusta! Kami membutuhkan waktu sebulan untuk pergi ke Yerusalem dan sebulan lagi untuk pulang. Lalu, engkau berkata bahwa kau tempuh jarak itu hanya dalam waktu semalam? Demi Lata dan Uzza, aku tidak percaya kepadamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang yang telah mendengar berita tersebut bercerita kepada Abu Bakar r.a. Akan tetapi, tidak ada keraguan sedikit pun pada diri Abu Bakar r.a tentang peristiwa yang dianggap mustahil bagi kebanyakan orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia katakan kepada orang-orang yang meragukan cerita Rasulullah saw, "Demi Allah, apa pun yang dikatakan oleh Rasulullah saw pasti benar. Mengapa kalian merasa heran dengan cerita itu? Demi Allah, sekalipun beliau mengabarkan kepadaku bahwa berita telah datang kepadanya dari langit ke bumi dalam sesaat, baik pada waktu siang maupun malam, niscaya aku akan membenarkannya. Padahal, kalian percaya bahwa beliau menerima wahyu dari langit. Bukankah itu lebih mengherankan daripada apa yang kalian dengar saat ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Bakar r.a. segera menyusul Rasulullah dan mendengarkan beliau bercerita tentang ciri-ciri Masjidil Aqsa. Setiap Rasulullah saw selesai menceritakan bagian per bagian Masjidil Aqsa, Abu Bakar r.a selalu berkata, "Engkau benar".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku bersaksi bahwa engkau utusan Allah." Begitu seterusnya hingga akhir cerita. Abu Bakar sangat yakin peristiwa Isra' benar-benar terjadi karena ia pernah mengunjungi Masjidil Aqsa sebelumnya. Rasulullah menggambarkan Masjidil Aqsa sampai ke hal-hal yang paling detail. Abu Bakar pun berkali-kali membenarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kesungguhan Abu Bakar r.a. dalam membenarkan ceritanya, Rasulullah berkata kepadanya, "Dan engkau, wahai Abu Bakar adalah ash-shiddiq, yang benar dan dapat dipercaya." Sejak saat itulah gelar Ash-Shiddiq sangat terkenal yang disematkan oleh Rasulullah kepada Abu Bakar. Jadilah namanya Abu Bakar Ash-Shiddiq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu ketika terjadi selisih paham antara Abu Bakar r.a dan Umar bin Khaththab r.a. Abu Bakar yang berada di pihak salah berusaha meminta maaf kepada Umar bin Khaththab, tetapi Umar menolaknya. Ketika Rasulullah mengetahuinya, beliau bersabda, "Allah selalu mengampunimu, Abu Bakar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar menyesal karena telah menolak permohonan maaf Abu Bakar. Ia pun segera mencari Abu Bakar yang pada saat itu sedang bersama Rasulullah saw. Melihat kedatangan Umar, wajah ceria Rasulullah berubah menjadi marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi ini membuat Abu Bakar menjadi cemas seandainya Rasulullah saw marah terhadap Umar bin Khaththab, padahal itu adalah salahnya. Ia pun berkata, "Wahai Rasulullah! Demi Allah! Akulah yang berbuat zalim!" Abu Bakar menegaskan itu hingga dua kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, Rasulullah saw tetap menegur Umar hingga dua kali juga dengan berkata, "Sesungguhnya aku telah diutus kepada kalian, tetapi kalian hanya mengatakan, 'Engkau telah berbohong!' Sementara, Abu Bakar telah berkata 'benar', juga teiah melindungiku dengan jiwa dan hartanya. Apakah kalian akan menyerahkan sahabatku ini kepadaku (untuk dihukum)?" (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu Rasulullah saw hendak menunjukkan kedudukan Abu Bakar yang mulia di antara para sahabat. Hal ini dikarenakan memang tidak ada alasan bagi Umar bin Khaththab r.a untuk tidak memaafkan Abu Bakar r.a yang sudah meminta maaf, di samping kemuliaan kedudukan Abu Bakar di hadapan Allah dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kisah yang lain, Ali bin Abi Thalib pun membuat pernyataan tentang Abu BakarAsh-Shiddiq, "Semoga Allah mengasihimu, wahai Abu Bakar. Anda adalah teman akrab Rasulullah, sahabat setianya, tempat curahan hatinya, tempat menyimpan rahasianya, dan sahabatnya yang diajak bermusyawarah. Anda adalah laki-laki pertama yang masuk Islam, orang yang paling tulus imannya, orang yang paling baik yang menemani Rasulullah, yang paling banyak kebaikannya, yang paling mulia di masa lalu, yang paling mulia kedudukannya, yang paling tinggi derajatnya, dan yang paling mirip dengan Rasul dalam hal petunjuk dan jalannya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menamaimu dalam kitab-Nya dengan nama shiddiq (yang membenarkan). Allah berfirman, "Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan orang yang membenarkannya, mereka itutah orang yang bertakwa." (QS Az-Zumar [39]: 33).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang membawa kebenaran ialah Muhammad dan yang membenarkan ialah Abu Bakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anda adalah orang yang paling dermawan di kala orang lain bersifat kikir. Anda telah menemani Nabi saw menghadapi berbagai kesulitan di kala orang lain berdiam diri. Anda telah menemani Nabi saw. dengan setia di masa-masa kritis dan menggantikan beliau menjadi khalifah dengan baik dan menjalankan khilafah dengan baik." Pernyataan ini diungkapkan Ali bin Abi Thalib tatkala Abu Bakar r.a meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a adalah salah satu sahabat yang dijamin masuk surga. Bahkan, Allah SWT memberikan keistimewaan khusus kepadanya dengan membukakan semua pintu surga untuknya dan ia boleh memasuki surga dari pintu mana pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;berbagai sumber &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-7200446719234363276?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/7200446719234363276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/gelar-ash-shiddiq-untuk-abu-bakar-ra.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7200446719234363276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7200446719234363276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/gelar-ash-shiddiq-untuk-abu-bakar-ra.html' title='Gelar Ash-Shiddiq untuk Abu Bakar r.a'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-MmsYKItSqlU/Tt_oUkZt6nI/AAAAAAAACBg/JxJcAHYzRzc/s72-c/abu-bakar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-7225842273700995616</id><published>2011-12-07T18:24:00.000+07:00</published><updated>2011-12-07T18:24:40.734+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Sang Penjaga Rahasia</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="231" src="http://3.bp.blogspot.com/-JLW-jE2H0WY/Tt9L1Ku5EeI/AAAAAAAACBY/cYdKDIOKbsk/s320/ilustrasi-_111207070449-455.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="awal"&gt;N&lt;/span&gt;amanya Hudzaifah bin al-Yaman, terkenal dengan julukan Shahibu Sirri Rasulillah (penjaga rahasia yang dipercaya oleh Rasulullah). Orangnya sangat disiplin dan teguh memegang rahasia. Siapa pun tidak akan bisa membujuk atau memaksanya untuk membuka rahasia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu problem besar yang dihadapi oleh umat Islam di Madinah adalah keberadaan kaum munafiqin, yang secara sengaja menyebarkan isu-isu yang tidak benar terhadap Nabi dan kaum Muslimin. Mereka suka membuat intrik-intrik dan tipu muslihat yang menyulitkan kaum Muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW tahu siapa saja mereka dan siapa tokoh-tokohnya, tetapi beliau tidak bisa mengumumkannya karena sehari-hari mereka menampilkan diri sebaimana orang-orang beriman lainnya, bahkan juga datang shalat berjamaah di masjid bersama Nabi-kecuali shalat Subuh dan Isya yang berat bagi mereka melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi memberikan daftar nama-nama kaum munafiqin kepada Hudzaifah dan memintanya untuk merahasiakannya kepada siapa pun. Hudzaifah juga ditugasi mengawasi gerak-gerik dan kegiatan mereka untuk mencegah bahaya yang mungkin akan mereka timpakan kepada kaum Muslimin. Rahasia itu dipegang sangat erat oleh Hudzaifah sampai Rasulullah SAW wafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala menjabat khalifah, Umar bin Khathab pernah bertanya kepada Hudzaifah apakah ada pegawainya yang munafik. Hudzaifah menjawab, ada satu orang, tapi dia tidak mau menyebutkan namanya. "Maaf wahai Amirul Mukminin, saya dilarang Rasulullah mengatakannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hudzaifah bukanlah berasal dari Yaman walaupun bapaknya bernama al-Yaman. Bapaknya orang Makkah, dari Bani 'Abbas. Oleh karena suatu utang darah dari kaumnya, al-Yaman terpaksa menyingkir ke Yatsrib-yang kemudian bernama Madinah. Di Yatsrib, al-Yaman berlindung dan bersumpah setia pada Bani 'Abd Asyhal, sampai kemudian menikah dengan perempuan dari suku tersebut. Dari perkawinan itulah lahir Hudzaifah. Walaupun sering bolak-balik ke Makkah, al-Yaman lebih banyak menetap di Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan latar belakang orang tua seperti itu, tatkala pertama kali bertemu dengan Nabi di Makkah-sebelum beliau hijrah-Hudzaifah menanyakan apakah dia termasuk Muhajirin atau Anshar. Nabi menjawab: "Jika engkau ingin digolongkan kepada Muhajirin, engkau memang Muhajir. Dan, jika ingin digologkan kepada Anshar, engkau memang seorang Anshar. Pilihlah mana yang engkau sukai." Sekalipun kedua-duanya disayangi oleh Rasulullah, ternyata Hudzaifah memilih digolongkan kepada Anshar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua orang tua Hudzaifah sudah masuk Islam sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah. Dan, Hudzaifah pun sudah masuk Islam sebelum bertemu dengan Nabi. Setelah Nabi hijrah ke Madinah, Hudzaifah selalu mendampingi beliau, turut bersama Nabi dalam seluruh peperangan kecuali Perang Badar. Dalam Perang Khandaq, Hudzaifah mendapatkan tugas yang sangat berat dari Nabi. Tugas yang hanya dapat dilaksanakan oleh orang yang cerdas, tangggap, dan berdisiplin tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam gelap gulita, Hudzaifah ditugaskan oleh Nabi masuk ke jantung pertahanan musuh, mengintai gerak-gerik mereka. "Hai Hudzaifah," kata Nabi. "Sekali-kali jangan melakukan tindakan yang mencurigakan mereka sampai tugasmu selesai, dan kembali melapor kepadaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hudzaifah sukses menjalankan tugas itu. Dia bahkan bisa berada sangat dekan dengan Abu Sufyan, panglima perang musuh. Kata Hudzaifah: "Seandainya Rasulullah tidak melarangku melakukan suatu tindakan di luar perintah sebelum datang melapor kepada beliau, sungguh telah kubunuh Abu Sufyan dengan pedangku." Demikianlah sekelumit tentang Hudzaifah bin al-Yaman RA, sang penjaga rahasia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Republika.co.id &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-7225842273700995616?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/7225842273700995616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/sang-penjaga-rahasia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7225842273700995616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7225842273700995616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/sang-penjaga-rahasia.html' title='Sang Penjaga Rahasia'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-JLW-jE2H0WY/Tt9L1Ku5EeI/AAAAAAAACBY/cYdKDIOKbsk/s72-c/ilustrasi-_111207070449-455.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-4508277151614400501</id><published>2011-12-06T10:10:00.001+07:00</published><updated>2011-12-06T10:11:12.046+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Nasihat Luqman kepada anaknya</title><content type='html'>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_vfJI_5xpRIk/TE_D5kLQhRI/AAAAAAAAC4g/VXLOQeIEpvE/s400/nasihat-nasihat-wali.png" style="margin-left: auto; margin-right: auto;" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="right" style="color: #999999;"&gt;&lt;td class="tr-caption"&gt;Ilustrasi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Luqman adalah seorang yang diberikan hikmah/kebijaksanaan oleh Allah. Satu hikmahnya adalah untuk selalu bersyukur kepada Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu: “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”.&amp;nbsp; [Luqman 12]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luqman mendidik anaknya agar tidak mempersekutukan Allah. Nasehat Luqman kepada anaknya wajib ditiru oleh ummat Islam lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jangan Mempersekutukan Allah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kelaliman yang besar”.&amp;nbsp; [Luqman 13]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummat Islam tidak boleh menyembah Tuhan selain Allah atau musyrik. Syirik adalah dosa yang tidak diampuni oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Berbuat Baik Kepada Orang Tua&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Kami perintahkan kepada manusia berbuat baik kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.&amp;nbsp; Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.“ [Luqman 14]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu kita mengandung kita selama 9 bulan. Beliau juga sampai berdarah-darah dengan resiko kehilangan nyawa ketika melahirkan kita. Belum lagi mereka harus sabar merasakan rengekan dan tangisan kita bahkan mungkin pukulan kita ketika masih kecil. Mereka memberi kita makan, minum, pakaian, pendidikan, dan sebagainya. Sudah sepantasnya kita berbakti pada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tidak Mengikuti Orang Tua dalam Kemaksiatan dan Berbuat Baik kepada Mereka&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Ku-beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” [Luqman 15]&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Berbuat Baik Meski Sedikit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukman berkata: “Hai anakku, sesungguhnya jika ada sesuatu perbuatan seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan membalasinya.&amp;nbsp; Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.” [Luqman 16]&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Mengerjakan Shalat, Menyuruh Kebaikan dan Melarang Kemungkaran, serta Bersabar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai anakku, dirikanlah salat dan suruhlah manusia mengerjakan yang baik dan cegahlah mereka dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).” [Luqman 17]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jangan Sombong&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” [Luqman 18]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Rendah Hati dan Tidak Berkata Kasar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.” [Luqman 19]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah nasihat Luqman kepada anaknya yang diabadikan oleh Allah dalam Al Qur’an. Semoga kita semua bisa mengamalkannya dan mengajarkannya kepada anak kita.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-4508277151614400501?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/4508277151614400501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/nasihat-luqman-kepada-anaknya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/4508277151614400501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/4508277151614400501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/nasihat-luqman-kepada-anaknya.html' title='Nasihat Luqman kepada anaknya'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vfJI_5xpRIk/TE_D5kLQhRI/AAAAAAAAC4g/VXLOQeIEpvE/s72-c/nasihat-nasihat-wali.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-1243533105051057412</id><published>2011-12-05T04:48:00.000+07:00</published><updated>2011-12-05T04:48:06.440+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Amalan orang-orang kafir</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://2.bp.blogspot.com/-c554vhfSo6M/TV0KkMR7dJI/AAAAAAAAB2k/uZ_RKu44f8Y/s320/bersih+hati.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. dan didapatinya (ketetapan) Allah disisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya." (QS An-Nur: 39)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam ayat ke-39 surat An-Nur ini, Allah menyatakan bahwa amal-amal baik orang kafir itu laksana fatamorgana di tanah datar yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu, dia tidak mendapatinya sesuatu apapun.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sering dalam kehidupan sehari-hari kita mendapati orang-orang non muslim yang berlaku baik, seperti ia sangat menghargai waktu, memiliki etos kerja tinggi, memiliki sifat dermawan kepada sesama, dan kebaikan-kebaikan lainnya. Namun, sekali lagi melalui ayat ini seolah Allah ingin mempertegas bahwa apa yang mereka (orang kafir) lakukan itu tidak bernilai di sisi Allah. Mengapa? Karena orang kafir beramal tidak didasarkan atas iman.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada sebuah analogi sederhana untuk membuktikan betapa sia-sianya amal tanpa dilandasi keimanan. Jika ada seseorang bekerja untuk perusahaan A, lantas ia menginginkan gaji dari perusahaan B. Apakah perusahaan B akan memberikan gaji kepada seseorang yang tidak bekerja untuk perusahaannya? Seseorang tersebut ibarat orang kafir, ia beramal untuk Tuhan selain Allah, apakah mungkin Allah memberikan Surga-Nya untuk orang kafir?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lantas kita pun berpikir tentang dosa orang kafir. Apakah orang kafir yang tidak sholat itu dosa? Jelas tidak, karena kekafirannya. Dosa bagi orang kafir adalah karena kesyirikannya, ia menyekutukan Allah dengan tuhan yang lain. Dan, dosa syirik adalah sebesar-besarnya dosa. Hanya dengan rahmat Allah-lah dosa syirik seorang kafir diampuni ketika ia bertaubat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun kita yang seorang muslim pun harus berhati-hati dengan amalan kita, karena tidak tertutup kemungkinan amalan-amalan kita pun laksana fatamorgana yang tak memiliki nilai di sisi Allah manakala kita beramal tetapi tidak didasari iman kepada Allah. Mari kita merefleksikan diri kita, apakah amal-amal kita telah didasarkan atas keimanan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;wallahu'alam&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-1243533105051057412?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/1243533105051057412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/amalan-orang-kafir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1243533105051057412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1243533105051057412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/amalan-orang-kafir.html' title='Amalan orang-orang kafir'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-c554vhfSo6M/TV0KkMR7dJI/AAAAAAAAB2k/uZ_RKu44f8Y/s72-c/bersih+hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-4017626906916306382</id><published>2011-12-04T06:05:00.000+07:00</published><updated>2011-12-04T06:05:04.296+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Terompet yang akan ditiup malaikat israfil</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/-Nj9tu0hueJU/TtqqwTz6V5I/AAAAAAAAB_4/VfqRmYZRewA/s320/terompet.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang penulis akan sharing artikel dan mengajak untuk merenungkan seberapa besar terompet yang akan ditiup oleh Malaikat Israfil. Sebelum mengkaji seberapa besar terompet yang akan ditiup Malaikat Israfil, terlebih dahulu marilah kita bahas apa makna terompet yang disebutkan pada beberapa ayat Al Qur’an? Dalam sejarah manusia khususnya jaman kerajaan, terompet sering digunakan sebagai alat untuk pengumuman tentang sesuatu hal dari Sang Raja atau juga untuk memberikan tanda bahwa para pengawal kerajaan untuk berkumpul. Demikian juga Kerajaan Allah yang meliputi seluruh alam semesta dan ciptaannya. Ketika Hari Akhir saatnya tiba, maka terompet akan ditiup oleh Malaikat Israfil untuk pertama kalinya. Kemudian ketika Allah akan mengumpulkan dan menghidupkan kembali seluruh manusia untuk menghadapi pengadilan Allah, terompet juga ditiup untuk kedua kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ilmuan tidak ada habis-habisnya meneliti dan memikirkan keberadaan alam semesta ini, dari mengamati bumi beserta isinya termasuk diri manusia itu sendiri, sampai benda-benda di luar angkasa bahkan sampai memprediksi bentuk alam semesta ciptaan Allah ini. Gambar-gambar yang dapat dilihat pada www.rense.com/general72/size.htm hanyalah merupakan bagian kecil dari benda-benda yang ada di alam semesta ini yang berhasil diamati manusia. Semua benda-benda tersebut tentunya berada dalam suatu ruang yang disebut alam semesta yang diasumsikan oleh para ilmuan ada batasnya. Berkaitan dengan hal ini, para ilmuan mencoba memprediksi bentuk alam semesta melalui pengamatan atau data-data yang dikumpulkan dengan peralatan canggih yang ada.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya para ilmuan memprediksi bahwa bentuk alam semesta ini adalah datar atau “flat”.&amp;nbsp; Kemudian ilmuan dari Inggris memprediksi lagi bahwa bentuk alam semesta adalah seperti bola sepak. Prediksi bentuk alam semesta seperti bola sepak sebenarnya sebuah perkiraan yang bagus sebagai bagian dari teori alam semesta yang terbatas (finite universe theory). Akan tetapi berdasarkan data-data terbaru khususnya tentang “background radiation” yang dikumpulkan para ilmuan tidak mendukung prediksi tersebut teori tersebut. Dengan data-data terbaru yang dikumpulkan oleh sebuah alat milik NASA bernama “Wilkinson Microwave Anisotropy Prob (WMAP)” Profesor Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman, yang memimpin sekelompok ilmuan mengajukan bentuk alam semesta yang sungguh mengejutkan. Profesor Steiner dan kelompoknya mengklaim bahwa alam semesta berbentuk seperti terompet. Bentuk ini cocok dengan hasil observasi (data yang dikumpulkan). Pada ujung depan terompet merupakan bagian alam semesta yang dapat diobservasi manusia (observable) dan semakin ke ujung belakang dari terompet tersebut adalah bagian alam semesta yang tidak bisa diamati (unobservable). (Lihat Gambar). Sekarang marilah kita tengok salah satu ayat Al-Qur’an yang menyebutkan tentang terompet, misalnya QS An-Naml ayat 87: “Dan pada hari (ketika) TEROMPET ditiup, maka terkejutlah segala yang di langit dan segala yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri” (QS 27:87). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang bisa kita tafsirkan dari ayat tersebut? Jika hasil temuan para ilmuan tersebut kita gunakan sebagai dasar untuk menafsirkan ayat tersebut, maka yang dimaksud terompet adalah alam semesta ini yang bentuknya menyerupai terompet. Jadi ketika terompet (baca alam semesta dan seluruh isinya) ditiup oleh Malaikat Israfil untuk pertama kalinya maka saat itulah “timing” dari berakhirnya kehidupan manusia dan hancurnya alam yang fana ini atau yang disebut sebagai Hari Akhir. Dalam beberapa ayat lain, terompet ini akan ditiup untuk yang kedua kalinya yang menandai dibangkitkannya manusia dari kematian untuk menghadapi pengadilan Allah, dan inilah yang dinamakan sebagai Hari Kiamat (Hari Kebangkitan). Sebagai catatan, sebenarnya menurut Al Qur’an ada urutan kejadian berkenaan dengan hari akhir yang diawali dengan hancurnya alam semesta dan berakhirnya kehidupan dunia ini (dalam Al Qur’an salah satunya merujuk pada kata “as-saa’ah” atau Waktu dimulainya kehidupan akhirat yang ditandai dengan ditiupnya terompet untuk yang pertama kalinya) yang diikuti dengan dibangkitkannya dan dikumpulkannya manusia dari kematian (dalam Al Qur’an dikatakan dengan istilah “al-qiyaamah” atau hari Kiamat yang ditandai dengan ditiupnya terompet untuk yang kedua kalinya)&amp;nbsp; untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya selama di dunia (salah satu istilah yang dipakai di Al Qur’an “yaumul fashl” atau hari penentuan).&amp;nbsp; Wallaahu a’lam bish shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;http://www.alquran-indonesia.com &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-4017626906916306382?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/4017626906916306382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/terompet-yang-akan-ditiup-malaikat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/4017626906916306382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/4017626906916306382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/terompet-yang-akan-ditiup-malaikat.html' title='Terompet yang akan ditiup malaikat israfil'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Nj9tu0hueJU/TtqqwTz6V5I/AAAAAAAAB_4/VfqRmYZRewA/s72-c/terompet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-7555963984487814884</id><published>2011-12-03T05:27:00.000+07:00</published><updated>2011-12-03T05:27:36.889+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Hisablah diri kalian sebelum dihisab Allah swt</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="224" src="http://3.bp.blogspot.com/__qyLNUosaH0/SwSB_tH-USI/AAAAAAAAAJQ/XKSwQvsKKHY/s320/1_415475601l.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nabi Muhammad saw. pernah bersabda, sebagaimana dituturkan oleh Syaddad bin Aus ra., “Orang yang cerdas adalah orang yang selalu mengendalikan hawa nafsunya dan beramal untuk kehidupan setelah kematian…” (HR at-Tirmidzi; hadis hasan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan bahwa di antara pengertian “orang yang mengendalikan hawa nafsunya” (mân dâna nafsahû) dalam hadis di atas adalah orang yang selalu menghisab dirinya di dunia sebelum dirinya dihisab pada Hari Kiamat. Terkait dengan hadis ini, Umar bin al-Khaththab ra. pernah berkata, “Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab oleh Allah SWT kelak. Bersiaplah menghadapi Hari Perhitungan yang amat dahsyat. Sesungguhnya hisab pada Hari Kiamat akan terasa ringan bagi orang yang selalu menghisab diri ketika di dunia.” (Lihat: Al-Mubarakfuri, Tuhfah al-Ahwadzi bi Syarh Jamî’ at-Tirmidzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhasabah (menghisab/evaluasi diri), sebagai salah satu pesan inti dari hadis di atas, sangatlah penting dilakukan oleh setiap Muslim. Dengan sering melakukan muhasabah, ia akan mengetahui berbagai kelemahan, kekurangan, dosa dan kesalahan yang ia lakukan. Dengan itu, ia akan terdorong untuk selalu melakukan perbaikan diri. Dengan itu pula, dari tahun ke tahun, dari bulan ke bulan, dari hari ke hari, bahkan dari waktu ke waktu ia menjadi semakin baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imannya makin kuat; ketakwaannya makin kokoh; shalatnya makin khusyuk; amal shalihnya makin bertambah dan dosa-dosanya makin berkurang karena semakin jarangnya ia bermaksiat; semangat dakwahnya makin bergelora; pengorbanannya makin besar; akhlaknya makin terpuji, ia makin ikhlas, makin tawaduk, makin wara’, makin menjaga setiap amanah dan makin taqarrub kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, karena berbagai kesibukan, entah karena sibuk mencari nafkah, atau berdakwah, seorang Muslim sering tak sempat lagi ber-muhasabah; waktunya habis oleh ragam aktivitas yang ia lakukan. Ada juga yang jarang ber-muhasabah bukan karena sibuk, tetapi karena memang ia lalai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu, jarangnya seorang Muslim melakukan muhasabah merupakan musibah. Betapa tidak. Dengan jarangnya ber-muhasabah (menghisab diri), seorang Muslim sering merasa tidak ada yang kurang pada dirinya; ia merasa dirinya baik-baik saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal boleh jadi, imannya makin rapuh, ketakwaannya makin terkikis, shalatnya tidak lagi khusyuk, amal shalihnya sudah jauh berkurang, dosa-dosanya makin bertambah, semangat dakwah hampir-hampir padam, pengorbanannya makin menipis, akhlaknya makin jauh dari islami, mulai sering muncul ketidakikhlasan, ketidaktawadukan, ketidak-wara’-an, ketidakamanahan dan makin jauh dari Allah SWT. Namun, semua itu sering tidak ia sadari karena kepekaan spiritual memang telah hilang dari dirinya akibat jarangnya ia melakukan muhasabah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat lebih jauh, ia sering merasa tidak berdosa atau bersalah saat shalatnya lalai dan tidak khusyuk, saat amal shalihnya semakin berkurang, saat halaqah-nya jarang-jarang, saat melalaikan banyak amanah dakwah dan saat melakukan banyak dosa; seperti sering melihat hal-hal yang haram, mendengar hal-hal yang sia-sia, melakukan hal-hal yang syubhat, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pun tidak lagi merasa menyesal saat sering meninggalkan shalat berjamaah, saat jarang melakukan shalat malam, saat shalat subuhnya suka terlambat, saat tidak mampu lagi berpuasa sunnah, saat jarang membaca al-Quran, saat tidak lagi bisa menangis ketika berdoa, dll. Tentu, semua itu, sekali lagi karena jarangnya ia melakukan muhasabah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tampaknya perlu merenungkan kembali keteladanan Nabi Muhammad saw. dan para Sahabat beliau yang mulia. Nabi Muhammad saw., misalnya, pernah semalaman tidak dapat tidur karena khawatir memikirkan sebutir kurma (hanya sebutir kurma) yang terlanjur beliau makan di suatu tempat. Pasalnya, belakangan beliau berpikir bahwa kurma itu mungkin bagian dari kurma sedekah yang disediakan untuk fakir-miskin. Itulah yang menjadi beban pikiran beliau semalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Bakar ash-Shiddiq ra. pernah memuntahkan kembali makanan, yang baru belakangan beliau ketahui, bahwa makanan itu ternyata merupakan pemberian dari tukang ramal. Saat beliau ditanya, mengapa berlaku demikian, beliau menjawab, “Andai untuk memuntahkan makanan itu saya harus menebusnya dengan nyawa saya, saya pasti akan melakukannya. Sebab, saya pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda, ’Badan yang tumbuh dengan makanan yang haram maka api neraka lebih baik baginya.’ Saya sangat khawatir dengan itu.” (Kanz al-’Umal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sama dilakukan oleh Umar bin al-Khaththab ra. Beliau pernah memuntahkan kembali air susu yang beliau minum, karena baru belakangan beliau tahu, bahwa ternyata air susu itu berasal dari unta sedekah. Seketika beliau memasukkan jarinya ke mulutnya dan memuntahkan kembali air susu itu (Imam Malik, Al-Muwaththa).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Secuil kisah di atas mungkin bagi kita semacam kisah-kisah biasa yang sepertinya mustahil kita teladani. Asumsi semacam itu sesungguhnya hanyalah menunjukkan, bahwa kita benar-benar sudah sangat jauh dengan keteladanan Nabi saw, para Sahabat dan generasi salafush-shalih dulu. Mengapa? Karrena mungkin salah satunya kita jarang melakukan muhasabah. Kalaupun kita melakukannya, mungkin itu kita lakukan setahun sekali, saat pergantian tahun, atau mungkin saat terkena musibah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal dosa dan kemaksiatan kita lakukan setiap hari, bahkan mungkin setiap waktu. Tentu, semua dosa dan kemaksiatan itu sangat mudah kita lupakan, menurut saya muhasabah dalam setahun sekali terlalu lama, bahkan sebulan sekali atau satu minggu sekali pun terlalu lama, untuk itu mari kita berhumhasabah dalam satu hari seklai, sebagaimanan para ulama melakukannya dalam satu sehari yaitu menjelang tidur. Mudah-mudahan kita semua bisa melakukannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-7555963984487814884?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/7555963984487814884/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/hisablah-diri-kalian-sebelum-dihisab.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7555963984487814884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7555963984487814884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/12/hisablah-diri-kalian-sebelum-dihisab.html' title='Hisablah diri kalian sebelum dihisab Allah swt'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/__qyLNUosaH0/SwSB_tH-USI/AAAAAAAAAJQ/XKSwQvsKKHY/s72-c/1_415475601l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-4829730933681800218</id><published>2011-11-30T06:25:00.000+07:00</published><updated>2011-11-30T06:25:14.645+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan'/><title type='text'>Berdoa Ampuh redakan amarah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-xPTSqDJq4uA/TM1UtBNxAcI/AAAAAAAAB1A/zbwHXnSl4KU/s320/muslim.jpg" width="253" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang bisa marah atas sebab apa saja seperti mendapat kritikan, ada komentar yang tidak baik atau masalah dalam kehidupan sosial. Jika mengalaminya cobalah untuk berdoa, karena studi menemukan doa bisa mengurangi amarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Studi baru yang dilakukan oleh para peneliti dari Amerika Serikat dan Belanda menunjukkan bahwa berdoa dapat membantu meredakan kemarahan, menurunkan sifat agresif dan mengurangi dampak dari provokasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brad Bushman, seorang profesor komunikasi dan psikologi dari Ohio State University dan juga penulis penelitian mengungkapkan bahwa orang sering beralih ke doa ketika ia merasakan emosi negatif, termasuk marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami menemukan bahwa doa bisa membantu seseorang mengatasi kemarahannya, kemungkinan dengan membantunya mengubah cara pandang dalam melihat suatu peristiwa yang membuatnya emosional,” ujar Bushman, seperti dikutip dari Foxnews.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dalam penelitian yang hasilnya dipublikasikan secara online di Personality and Social Psychology Bulletin menemukan bahwa berdoa dapat membantu seseorang mengontrol kemarahannya, terlepas dari apapun agama dan tingkat keimanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dampak yang kami temukan dalam percobaan ini cukup besar, hasilnya menunjukkan doa benar-benar bisa menjadi cara yang efektif untuk menenangkan kemarahan dan agresi,” ujar Bushman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang menghadapi kemarahannya mungkin bisa mempertimbangkan nasihat lama untuk berdoa dibandingkan memikirkan musuhnya. Hal ini akan membantu seseorang mengatasi emosi negatifnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat berdoa biasanya orang akan menjadi lebih tenang dan bernapas dengan teratur, kondisi ini bisa membuat seseorang menjadi lebih rileks sehingga bisa mengendalikan amarahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kemarahan muncul, maka otot-otot menjadi tegang dan otak melepaskan zat kimia yang dapat menyebabkan ledakan energi. Kondisi ini memicu jantung untuk berdetak lebih cepat, meningkatkan tekanan darah, napas menjadi lebih cepat, aliran darah meningkat ke lengan, kaki dan wajah yang membuatnya menjadi memerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada beberapa orang tertentu kemarahan yang muncul seringkali diikuti dengan rasa sakit kepala baik tension headache (sakit kepala seperti ada yang mengikat kepala dengan ketat) atau migrain (hanya terjadi di satu bagian kepala saja) yang disebabkan oleh perubahan fisiologis yang terjadi di dalam tubuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;health.detik.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-4829730933681800218?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/4829730933681800218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/berdoa-ampuh-redakan-amarah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/4829730933681800218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/4829730933681800218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/berdoa-ampuh-redakan-amarah.html' title='Berdoa Ampuh redakan amarah'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-xPTSqDJq4uA/TM1UtBNxAcI/AAAAAAAAB1A/zbwHXnSl4KU/s72-c/muslim.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-8269083226133819829</id><published>2011-11-29T06:30:00.000+07:00</published><updated>2011-11-29T06:30:26.906+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Bersabarlah ketika sakit</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-vYGdms0NcOk/TtOIs9LC1dI/AAAAAAAAB8E/QqRFmWW-8cM/s320/sabary.gif" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesehatan merupakan salah satu karunia dan rizki yang Allah swt berikan kepada manusia. Namun terkadang kita baru menyadarinya ketika sakit menghampiri kita. Hendaklah kita semua bersabar atas musibah yang menimpa, dan sakit merupakan salah satu bentuk musibah/ujian dari Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit merupakan ujian yang dengannya Allah swt memberikan ampunan atas kesalahan dan dosa yang pernah diperbuat. Dalam sebuah hadist disebutkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;“Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah untuk diberikan kebaikan, niscaya ia akan mendapatkannya.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat yang lain juga disebutkan :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;“Tidaklah musibah, penyakit, kesengsaraan, kesedihan dan rasa sakit menimpa seorang Muslim, bahkan sampai duri yang menusuknya, melainkan dengannya Allah akan mengampuni kesalahan-kesalahannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, tiada sesuatu yang lebih baik yang diberikan kepada seorang hamba melebihi kesabaran dalam menghadapi berbagai musibah atau ujian. Namun sabar dan pasrah terhadap kehendak Allah tentunya bukan dalam maksud pasif (diam) dan hanya menerima keadaan tetapi harus juga diiringi dengan ikhtiar dan tawakal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allahlah yang menurunkan penyakit pada hamba yang Ia kehendaki, maka hanya Allah pulalah yang dapat menyembuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;“Tidaklah Allah menurunkan sebuah penyakit melainkan menurunkan pula obatnya.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Setiap penyakit pasti memiliki obat. Bila sebuah obat tepat dengan penyakitnya maka dia akan sembuh dengan seizin Allah ‘azza wa jalla.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit dan kesembuhan sejatinya merupakan kehendak Allah. Hal inilah yang perlu diresapi oleh kita, bahwa Allahlah yang memberi kesembuhan pada kita, bukan dokter bukan obat terlebih lagi benda-benda yang dipercayai dapat memberi kesembuhan atau kekuatan. Dokter, terapis, dan obat-obatan hanyalah perantara bagi kesembuhan yang diberikan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ringan maupun berat pasti ada obatnya, karena Allah menurunkan penyakit dengan obatnya. Sabar terhadap penyakit yang menimpa dengan tidak lepas bertawakal kepada Allah untuk memohon kesembuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sakit, kita terlalu fokus pada penyakit yang diderita dan berupaya mengobati dengan berbagai cara hingga terkadang lupa apakah pengobatan yang kita lakukan telah sesuai dengan syariat Islam ataukah ada cara-cara yang dilarang oleh agama yang mungkin akan menghalangi kesembuhan atau keberkahan dari penyembuhan penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdzikirlah selalu mengingat Allah meski dalam keadaan sakit tuk mengiringi ikhtiar dan tawakal. Dan janganlah lepas tuk bersyukur kepada Allah, karena seperti hadist yang disebutkan diatas sakit merupakan salah satu penggugur dosa dan dengan rasa syukur akan mendekatkan diri kepada Allah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wallahu'alam&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-8269083226133819829?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/8269083226133819829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/bersabarlah-ketika-sakit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/8269083226133819829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/8269083226133819829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/bersabarlah-ketika-sakit.html' title='Bersabarlah ketika sakit'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-vYGdms0NcOk/TtOIs9LC1dI/AAAAAAAAB8E/QqRFmWW-8cM/s72-c/sabary.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-4923407427135133007</id><published>2011-11-28T05:20:00.000+07:00</published><updated>2011-11-28T05:20:45.093+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>La Tahzan (jangan bersedih)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-wllr_EUgSVg/TtK3oWo3L-I/AAAAAAAAB70/F4sWWTH7DVA/s1600/la-tahzan%25281%2529.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa sesungguhnya pangkal kesedihan umat manusia zaman sekarang?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah bersedih bila kekurangan harta, kehilangan pangkat atau kekurangan keduniawian? bukankah kita tahu bahwa semua itu tidaklah kita bawa mati? tidak akan menolong kita di akhirat nanti.&lt;br /&gt;lantas mengapa kita tidak bersedih karena kekurang iman, kurang ilmu kurang amal ibadah dan kurang ikhlas??&lt;br /&gt;bukankah hal itu yg akan menjadi bekal kita menghadap Allah swt?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;(la tahzan) Jangan bersedih dengan kekurangan atau dengan sesuatu yang hilang dari sisi kita. Karena Allah swt masih memberikan sedemikian banyak nikmat dan karunia-Nya kepada kita. Kalau sesuatu yang kurang atau yang hilang itu berupa harta atau kekayaan, maka ingatlah bahwa sesungguhnya masih banyak harta dan kekayaan yang masih kita miliki. Masih banyak harta dan kekayaan yang ada dalam diri kita yang masih dapat menunjang kehidupan kita berjalan sebagaimana mestinya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Nabi Muhammad SAW bersabda: undzuruu ilaa man huwa asfala minkum, walaa tandzuruu ilaa man huwa fauqokum – lihatlah kepada yang lebih rendah dari kamu sekalian, dan jangan melihat kepada yang lebih atas dari kamu sekalian. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tubuh kita yang sehat adalah salah satu kekayaan yang tidak ternilai harganya. Karena banyak orang yang sedang sakit akan dengan suka rela menguras harta dan apa yang dimilikinya demi menebus kesehatan yang terlepas darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan bersedih apabila ada penyakit yang sedang diderita. Karena boleh jadi dengan penyakit itu menjadi sarana penyadaran kembali akan berharganya nikmat Allah swt yang berupa kesehatan. Karena boleh jadi dengan adanya penyakit itu, seseorang akan tersadar untuk selalu mensyukuri sekecil apapun nikmat sehat yang ada dalam tubuh kita. Oleh karena itu jangan bersedih. Karena bisa saja dengan ujian sakit tersebut akan membuat seseorang kembali ingat kepada sang Penciptanya. Seseorang akan menjadi teringat kembali akan segala kewajibannya sebagai manusia terhadap Tuhannya. Seseorang yang dalam sakit bisa juga merasakan bertambahnya kedekatannya kepada Rabbnya melalui ibadah dan doa-doanya. Ibadahnya semakin khusyu’, begitu juga meningkatnya rasa membutuhkan terhadap pertolongan Allah melalui doa-doa yang dipanjatkanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan bersedih dan cemas dengan sesuatu yang belum terjadi. Biarlah masa depan datang dengan sendirinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Firman Allah: Telah pasti datangnya ketetapan Allah Maka janganlah kamu meminta agar disegerakan (datang) nya. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan. (QS An Nahl:1).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Jangan bersedih, karena Allah swt yang Maha Kaya dan Perkasa, masih menerima dan mengabulkan doa-doa hamba-Nya yang sedang meminta pertolongan dan perlindungan. Jangan bersedih, karena Allah swt akan memberikan pertolongan dan melindungi hamba-hamba-Nya yang beriman dan mentaati perintah-Nya. Jangan bersedih, karena dunia ini bukan kehidupan satu-satunya untuk menikmati segala-galanya. Masih ada kehidupan yang abadi yang lebih kekal kenikmatannya&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-4923407427135133007?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/4923407427135133007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/la-tahzan-jangan-bersedih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/4923407427135133007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/4923407427135133007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/la-tahzan-jangan-bersedih.html' title='La Tahzan (jangan bersedih)'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-wllr_EUgSVg/TtK3oWo3L-I/AAAAAAAAB70/F4sWWTH7DVA/s72-c/la-tahzan%25281%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-8425527854281161345</id><published>2011-11-27T06:07:00.000+07:00</published><updated>2011-11-27T06:07:37.905+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Awali dengan memulai dari yang terkecil</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-cmgA4VOEFTM/TtFwnVACuYI/AAAAAAAAB7s/pXLOsrfHeco/s1600/hijriyyah.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Tidak terasa Tahun baru Hijriyyah 1433H sudah tiba, tanpa meniup terompet, menyalakan kembang api, pesta menyia-nyiakan waktu, tetapi dengan lebih mendekatkan diri kita kepada Allah swt, dengan memulai dari hal yang terkecil dari diri kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dunia yang kita tempati tidak akan selamanya kita tempati, kita hidup di dunia ini hanya sementara, dengan datangnya tahun baru hijriyyah ini maka umur kita di dunia sudah berkurang lagi satu tahun, untuk itu mari kita sama-sama awali tahun baru hijriyyah ini dari hal-hal yang terkecil yang sering kita remehkan, yang sering kita tinggalkan, padahal muali dari yang terkecil maka hal yang besar bisa kita raih.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Islamicnet mengucapkan selamat tahun baru hijriyyah 1433H, mudah-mudahan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya, amin.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-8425527854281161345?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/8425527854281161345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/awali-dengan-memulai-dari-yang-terkecil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/8425527854281161345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/8425527854281161345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/awali-dengan-memulai-dari-yang-terkecil.html' title='Awali dengan memulai dari yang terkecil'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-cmgA4VOEFTM/TtFwnVACuYI/AAAAAAAAB7s/pXLOsrfHeco/s72-c/hijriyyah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-8130394274833809002</id><published>2011-11-26T06:56:00.000+07:00</published><updated>2011-11-26T06:56:26.387+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dakwah'/><title type='text'>Bertaqwa dimanapun kamu berada</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://2.bp.blogspot.com/-Hjjm6C_6XGY/TW3B98NYmKI/AAAAAAAAB3g/N1lJ8-zMZXM/s320/al-quran.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah SAW bersabda, "Bertaqwalah kepada Allah di manapun kamu berada, dan ikutilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, niscaya (perbuatan baik) itu akan menghapuskannya. Dan pergauilah manusia dengan akhlaq yang baik" (HR. Tirmidzi).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu nilai penting dalam ibadah puasa, juga ibadah yang lainnya, adalah untuk mendidik pribadi muslim yang sempurna iman dan taqwanya. Shalat misalnya untuk mencegah dari perbuatan keji dan munkar, pada akhirnya untuk meraih taqwa. Karena muttaqin adalah orang yang bila bersalah segera mohon ampun dan bertaubat (Ali Imran: 133). Zakat berfungsi untuk menyucikan jiwa, dan jiwa bersih itu juga yang mampu merealisir nilai-nilai taqwa dalam sanubarinya. Haji adalah pengorbanan seorang muslim dengan melalui tahapan yang panjang, sesungguhnya juga memiliki "pintu taqwa" apabila dipahami dengan baik. Karena salah satu pesan haji adalah; "watazawwaduu fa-inna khaira zaadit-taqwaa... berbekalah dengan sebaik-baik bekal adalah taqwa". Dalam kaitan ibadah haji, bekal terbaik yang harus dimiliki oleh seorang muslim -disamping bekal-bekal fisik, materi, prasarana_ adalah bekal taqwa.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu taqwa adalah kondisi yang harus selalu menyatu dalam diri setiap muslim, di manapun ia berada, dalam kedudukan sebagai apa atau siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hadits di atas jelas bahwa Allah memerintahkan kita untuk bertaqwa, selamanya. Yakni taqwa yang hakiki, bukan hanya hiasan bibir atau pemanis kata dalam khutbah, akan tetapi taqwa yang terwujud dalam kenyataan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat di kantor taqwa juga ikut hadir mengawasi kerja kita, untuk menghindarkan dari berbagai penyelewengan, korupsi, kolusi, selingkuh, dan sebagainya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nilai kedua hadits ini adalah bahwa perbuatan baik akan dapat menghapus berbagai kejelekan. Artinya amal akan dapat menghapus kejelekan. Artinya amal shalih kita merupakan penghapus dosa-dosa kita. Di dalam Al-Qur'an ditegaskan bahwa, "innal hasanaata yudzhibnas-sayyiaat... sesungguhnya kebaikan dapat menghilangkan kejelekan". (Hud:14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam amaliyah orang shalih terdahulu nilai lazim disebut mu'aqabah, yakni menghukum diri dengan amal-amal shalih manakala dirinya terjerumus dalam kelalaian. Umar misal, yang tertinggal jamaah shalat asar gara-gara meninjau kebunnya, segera menginfaqkan kebunnya sebagai hukuman atas kelalaian dirinya tidak ikut berjamaah shalat asar. Dalam era sekarang dapat pula kita terapkan, misalnya bila lalai tidak shalat jamaah kita tebus dengan tilawah sekian juz atau dengan infaq sekian ribu rupiah atau kalau sekarang sekian dollar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi juga harus diingat bahwa kejelekan juga dapat menghapus kebaikan. Ujub dan riya' dapat menghapus amal shalih. Menyebut-nyebut infaq, shadaqah juga dapat menghanguskan pahala shadaqah. Mengungkit-ngungkit kebaikan kita terhadap orang yang beri "kebaikan" juga akan menghilangkan amal kita. Dan puncaknya kesyirikan akan menghancurleburkan seluruh amal disisi Allah, tiada tersisa sedikitpun. Dalam sebuah pepatah hikmah dikatakan, "sesungguhnya kejelekan dapat menghapus kebaikan seperti cuka merusak madu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai ketiga dari hadits ini agar setiap muslim mempergauli seluruh manusia dengan akhlaq yang baik, hatta terhadap orang yang kafir, musyrik atau sejahat apapun. Mengapa? Bila diibaratkan orang kafir yang berbuat dosa seperti seorang yang menyalakan api, maka untuk menyikapinya tidak kita beri api juga, tetapi mestinya kita siram dengan air agar api tersebut padam. Karena api tak akan dapat memadamkan api. Contoh lain dalam Al-Qur'an adalah ketika orang tua menyuruh anaknya berbuat syirik, maka anak harus menolaknya dengan cara yang baik dan tetap mempergauli mereka dengan baik di dunia. Adapun di akhirat urusannya kembali kepada Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam masalah pergaulan ini ada beberapa prinsip yang dapat dipegang diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yakhtalituuna walakin yatayyazuun... kita bergaul dengan mereka tetapi tetap menjaga karakter pribadi kita sebagai mukmin".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pergaulilah orang mukmin dengan hatimu, dan pergaulilah orang jahat dengan akhlaqmu...". Artinya kita sesama muslim-mukmin harus menjadikan diri kita bagian dari mukmin lainnya, menyatukan hati,pikiran dan perasaan dalam jalinan ukhuwah islamiyah. Sedangkan dengan orang jahat kita menampilkan keteladanan akhlaq kita sebagai muslim yang memegang prinsip keislaman.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mari kita bersama-sama sebaik mungkin melaksanakannya dalam kehidupan kita sehari-hari. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wallahu'alam&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-8130394274833809002?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/8130394274833809002/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/bertaqwa-dimanapun-kamu-berada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/8130394274833809002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/8130394274833809002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/bertaqwa-dimanapun-kamu-berada.html' title='Bertaqwa dimanapun kamu berada'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Hjjm6C_6XGY/TW3B98NYmKI/AAAAAAAAB3g/N1lJ8-zMZXM/s72-c/al-quran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-8338461883048341511</id><published>2011-11-25T17:08:00.001+07:00</published><updated>2011-11-25T19:24:44.331+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Tetap Optimistis</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/--N5gMOgr0MY/TR0EFjOREZI/AAAAAAAAB18/oeX7epWqmzs/s1600/memimpin+diri+sendiri.JPG" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span id="goog_1291477415"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1291477416"&gt;&lt;/span&gt;Oleh Ustadz Toto Tasmara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir perjalanan sudah pasti, sedangkan bekal belum lagi terisi. Maka, jika napas masih berdesah dan mentari masih hangat dirasakan, tak perlu berkeluh kesah meratapi masa lalu yang telah pergi. Tak juga berkhayal melukis langit tiada bertepi. Masa lalu adalah lembaran kertas yang telah terbakar yang tidak meninggalkan apa pun, kecuali kenangan keceriaan atau pahit getirnya pengalaman. Hari kemarin telah berlalu, hari esok belum lagi tentu. Maka, anggap saja hidup kita hanyalah hari ini, agar diri kita sibuk mengisi bekal menuju hari nanti. Kekasih abadi mengetuk nurani, "Hai orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang dipersiapkannya untuk hari esok ...." (59: 18).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil mempersiapkan bekal, seorang yang hatinya berpaut cinta Ilahi akan melepaskan pandangannya sejenak ke masa lalu, membuka album tua yang telah kusam. Bukan untuk berhenti atau terperangkap dalam nostalgia tanpa prestasi, melainkan sebagai penyegar semangat dengan menimba pengalaman membaca sejarah. Sungguh sudah berlalu sunah-sunah Allah untuk menjadi berita pelajaran bagi orang-orang yang beriman. (QS Ali Imran [3]: 137).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca sejarah berarti menimba hikmah untuk dijadikan pedang kelewang menebas segala kebodohan dan kebatilan. Dan sejatinya, cara kita menyikapi sejarah harus bertanya, "Mengapa, bagaimana, dan apa akibatnya? Bukan hanya berhenti pada siapa, kapan, dan di mana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus mampu menganalisis dengan bertanya. Mengapa peristiwa itu terjadi? Bagaimana caranya agar hal-hal yang tidak kita inginkan dapat kita hindari? Apa akibat atau risikonya bagi eksistensi dan keberhasilan cita-cita kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pendekatan seperti ini, sejarah akan menjadi inspirasi dan motivasi unggul untuk menghasilkan prestasi "ulil al-bab" sebagai bentuk pertanggungjawaban manusia dalam kedudukannya sebagai khalifah fil ardhi (divine vicegerency).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya bangsa yang besar yang memahami makna kesejarahannya. Dan bangsa yang memutus tali kesejarahannya akan lenyap ditelan gelombang peradaban yang tak kenal belas kasihan. Berbekal sejarah, ia tak kenal rasa takut menatap masa depan. Karena bagi dirinya, setiap hari adalah saat terbaik mengerahkan segala potensi meraih prestasi. Hari ini tidak bisa digugat. Sepiring nasi yang terhidang hari ini lebih berarti dari emas permata di hari esok. Ya, hari inilah milikmu. Bukankah ada pepatah indah, "Bekerjalah kamu seakan kamu akan hidup selamanya dan beribadahlah kamu seakan kamu akan mati esok hari."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena milikmu hanya ada di hari ini, maka tebarkanlah benih amal manfaat betapa pun esok bekal kiamat tak ada kata henti menikam hasrat. Tetaplah optimistis menanti semburat cahaya mentari. Orang optimis itu sungguh jauh dari sifat berkeluh kesah. Karena, ratapan penyesalan hanya merobek jiwa dan menambah sesaknya dada. Mereka yakin, pada setiap bercak dosa dan nista sesunguhnya selalu ada pintu-pintu pengampunan-Nya. Di setiap penyakit ada obatnya. Di setiap kegagalan ada sukses yang menunggu. Maka tetaplah optimistis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Republika.co.id&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-8338461883048341511?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/8338461883048341511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/tetap-optimistis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/8338461883048341511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/8338461883048341511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/tetap-optimistis.html' title='Tetap Optimistis'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/--N5gMOgr0MY/TR0EFjOREZI/AAAAAAAAB18/oeX7epWqmzs/s72-c/memimpin+diri+sendiri.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-1519644393982942823</id><published>2011-11-21T06:38:00.000+07:00</published><updated>2011-11-21T06:38:36.633+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Manjadi Pribadi yang Berkarakter</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-gb4sb2VVnes/TsmPVwQjHtI/AAAAAAAAB6s/UHLiuLEOh0g/s320/karakter.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Khalifah Umar bin Khattab ra bila berjalan di lorong-lorong Kota Madinah dan melihat anak kecil, beliau segera menemuinya dan membungkuk, seraya berujar, "Nak, mintalah pada Allah, agar mengampuni kami." Para sahabat Umar pun heran dengannya dan bertanya, "Engkau meminta pada anak kecil agar ia berdoa pada Allah untukmu?" Jawab Amirul Mukminin itu, "Mereka belum balig dan catatan amal belum berlaku padanya, maka doanya mustajab di sisi Allah. Sedangkan kita sudah dewasa dan catatan amal sudah ada pada kita."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itulah ekspresi ketakutan pada Allah yang menyergap sang Khalifah kedua ini, seorang yang tegap dan gagah perkasa, namun kecemasannya pada Allah sungguh mengundang decak kagum, seolah tak pantas dengan postur tubuhnya yang tinggi; konon di wajahnya ada dua garis hitam bekas aliran air mata (takut pada-Nya).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika Umar bin Khattab membaca surah at-Takwir ayat 1, yang artinya&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Apabila matahari digulung," hingga ayat 10 "Dan apabila catatan-catatan (amal perbuatan manusia) dibuka,"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;beliau tersungkur, pingsan. Suatu saat, Amirul Mukminin ini melewati rumah seseorang yang tengah shalat dan membaca surah ath-Thur. Beliau berhenti seraya menyimaknya, dan begitu sampai pada ayat 7-8, "Sesungguhnya azab Rabbmu pasti terjadi, tidak seorang pun yang dapat menolaknya," beliau pun turun dari himarnya, lalu bersandar di dinding, dan diam tercenung beberapa saat. Dan sepulangnya di rumahnya, Umar sakit sebulan lamanya. Orang-orang menjenguknya dan mereka tak tahu apa yang dikeluhkannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Getar kecemasan semacam ini sesungguhnya hanya serpihan kecil di antara mutu manikam pesona akhlak yang melekat dalam diri sahabat, tabiin, dan orang-orang salih dulu kala. Dan, hal itu sangat fungsional sekali dalam melahirkan pribadi-pribadi yang berkarakter ideal, yakni intens beribadah dan produktif dalam melakukan amal salih lainnya, serta bisa meredam diri dari tindak-tanduk yang menyimpang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan demikian, ketakutan (khauf) penting dimiliki oleh seorang Muslim, karena Abu Hafs- sufi kelahiran Uzbekistan- berujar, "Khauf adalah pelita hati, dengan khauf akan tampak baik dan buruk hati seseorang." Sementara Alquran mengingatkan, "Maka janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman." (Ali Imran: 175). Dalam ayat lain, Allah menjelaskan karakter orang Mukmin dengan, "Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedangkan mereka menyeru kepada Rabb mereka dengan penuh rasa takut (khauf) dan harap." (QS as-Sajdah: 16).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam banyak ayat-Nya, Allah bukan hanya memerintahkan agar takut, tapi juga sering melukiskan berbagai hal yang seyogiannya membuahkan ketakutan pada hamba, misalnya, ketika menjelaskan tentang neraka jahanam, huru-hara kiamat, atau musibah umat yang lalu. Beda dengan kaum salafus salih dulu kala yang gampang terketuk, tergores, bahkan terguncang hatinya dengan menyimak Alquran, manusia sekarang mungkin perlu melihat secara nyata bagaimana kekuasaan Allah itu tampil di muka bumi ini, sehingga berbagai musibah dan bencana pun datang silih berganti. Lantas, masih enggankah kita mengambil pelajaran?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wallahu a'lam bish-shawab.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;republika.co.id&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-1519644393982942823?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/1519644393982942823/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/manjadi-pribadi-yang-berkarakter.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1519644393982942823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1519644393982942823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/manjadi-pribadi-yang-berkarakter.html' title='Manjadi Pribadi yang Berkarakter'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-gb4sb2VVnes/TsmPVwQjHtI/AAAAAAAAB6s/UHLiuLEOh0g/s72-c/karakter.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-7878778845195241368</id><published>2011-11-13T05:11:00.000+07:00</published><updated>2011-11-13T05:11:50.428+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Tiga Macam Orang yang Tidak akan disapa Allah SWT</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="226" src="http://4.bp.blogspot.com/-2uNHNp6YWZo/TV73CH8upUI/AAAAAAAAB2o/nhv9L9Pc0wQ/s320/islamic5.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diriwayatkan dari hadis Imam Bukhari dan Muslim, bahwasannya Rasulullah bersabda: “Tiga macam orang yang tak akan diajak bicara Allah pada hari Kiamat, dan tidak dilihat dengan rahmat-Nya, bahkan tidak dimaafkan dan tersedia bagi mereka siksa yang pedih, yakni: seseorang yang mempunyai kelebihan air di hutan, tiba-tiba tidak diberikan pada orang rantau yang berhajat padanya. Kedua, seseorang yang menjual barang dagangannya sesudah Ashar, lalu ia bersumpah dengan nama Allah bahwa ia mengambil barang itu sekian, dan dipercaya oleh pembeli, padahal ia berdusta. Ketiga, seorang yang berbaiat pada imam (pimpinan), ia tidak berbaiat kecuali untuk mendapatkan dunia (kekayaan), maka jika diberi ia menepati janjinya, jika tidak diberi (jabatan atau kekayaan) ia tidak menepati janjinya.” (HR Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencermati hadis tersebut, tiga golongan itulah yang akan merugi pada hari kiamat. Kenapa dikatakan merugi, karena hari kiamat adalah hari&amp;nbsp; dimana syafa’at (pertolongan) hanya akan diberikan atas izin-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke tiga golongan tersebut, Pertama, Seseorang yang memiliki kelebihan air di hutan, namun ia enggan membagi kepada orang rantau yang meminta sedikit airnya. Golongan pertama diibaratkan seperti seseorang yang kikir untuk bersedekah. Ia tahu bahwa ada seseorang yang lebih membutuhkan apa yang ia miliki ketimbang dirinya sendiri. Namun sayangnya, ia enggan tak mau berbagi khawatir apa yang ia punya akan berkurang atau pun habis.&lt;br /&gt;Rasulallah SAW bersabda, Aisyah RA berkata, “Ya Rasulallah, apakah sesuatu yang tidak boleh ditahan (ditolak yang memintanya). Jawab Nabi, “Air, garam, dan api,” (HR ibnu Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah SAW mengisyaratkan bahwa jika ada seseorang yang meminta air pada kita, dianjurkan untuk jangan pernah menolaknya, karena air adalah salah satu kebutuhan yang sangat vital bagi keberlangsungan hidup manusia. Atau jangan pula ada di antara kita, bersedia memberi, lantas terus menerus mengungkit pemberiannya, padahal ia tahu sedekah yang seperti itu akan menjadi boomerang bagi dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti pada firman Allah SWT, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu membatalkan pahala sedekahmu dengan mengungkit dan menganiaya (si pemberi), (orang yang demikian) bagaikan orang yang bersedekah hanya untuk dilihat orang, dan tidak terdorong oleh iman pada Allah dan hari kemudian. Maka, (orang yang berbuat demikian) bagaikan batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian ditimpa hujan lebat, maka ia tetap keras lagi licin. Mereka tak mendapatkan apa-apa dari usaha mereka itu. Dan Allah tidak memberi petunjuk pada kaum yang kafir.” (Al-Baqarah: 264).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat ini Allah menerangkan syarat untuk diterimanya sedekah yakni harus bersih dari mengungkit dan hinaan. Muhammad Al-Bakri berkata, Siti Aisyah r.a terbiasa jika bersedekah pada seseorang, ia mengutus orang untuk menyelidiki orang yang disedekahi itu. Maka bila orang itu mendoakan Siti Aisyah, segera didoakan dengan doa yang sama, supaya jangan sampai doa itu sebagai imbalan sedekah itu, sehingga mengurangi pahalanya,” karenanya, para ulama berpendapat sunnah bagi seseorang yang bersedekah mendoakan orang yang disedekahi, sebagaimana doa orang yang disedekahi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, ada baiknya orang yang menerima sedekah, mendoakan untuk orang yang bersedekah sesuai dengan tuntunan Rasulullah dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, “Siapa yang diberi sesuatu, lalu berkata pada yang memberi, “Jazakallahu Khairan (Semoga Allah membalas padamu kebaikan), maka sungguh itulah sebaik-baik pujian,” (HR Tirmidzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Golongan kedua, seseorang yang menjual barang dagangannya sesudah ashar, lalu ia bersumpah dengan nama Allah bahwa ia mengambil (membeli) barang itu sekian, dan dipercaya oleh pembeli, padahal ia berdusta. Golongan kedua ini adalah sebagian orang yang bergelut dalam perniagaan dengan pesan moral yang terkandung adalah kejujuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdagang adalah pekerjaan yang sungguh mulia, mengingat profesi tersebut juga pernah dijalani oleh Rasulullah. Satu hal yang paling kita ingat adalah saat beliau meniagakan barang-barang milik istrinya, Siti Khadijah RA dengan modal jujur dan keramahan beliau, beliau meraup untung besar yang dengan keuntungan tersebut beliau serahkan seutuhnya pada Khadijah. Pesan yang kita ingat dalam kisah sukses Rasul dalam berniaga ini ialah Rasul memiliki tuntunan sendiri dalam berniaga, artinya tidak mengambil untung yang berlebihan apalagi sampai hati menipu pembeli. Karena, sedikit banyak untung yang kita ambil, itu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, seorang yang berbaiat pada imam (pimpinan), ia tidak berbai’at kecuali untuk mendapatkan dunia (kekayaan), maka jika diberi ia menepati janjinya, jika tidak diberi (jabatan atau kekayaan) ia tidak menepati janjinya. Golongan ketiga ini ialah golongan setia bersyarat pada pemimpin. Ia tunduk dan patuh pada pemimpin tanpa keikhlasan sebagaimana yang dianjurkan Allah dan Rasulnya. Ia hanya patuh dan mengakui kepemimpinan seseorang jika ia pun mendapatkan ‘bagian’ dari kepemimpinannya. Padahal, Allah mengajarkan kita semua untuk taat pada Allah, Rasul dan ulil amri (pemimpin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah melindungi kita semua dari ketiga golongan tersebut. Sebab, jika Allah saja enggan melihat kita, lantas siapa lagi yang kuasa memberikan pertolongan di saat orang terdekat tak sanggup menolong? Wallahu a’lam bishshawwab.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Republika.co.id&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-7878778845195241368?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/7878778845195241368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/tiga-macam-orang-yang-tidak-akan-disapa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7878778845195241368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7878778845195241368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/tiga-macam-orang-yang-tidak-akan-disapa.html' title='Tiga Macam Orang yang Tidak akan disapa Allah SWT'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-2uNHNp6YWZo/TV73CH8upUI/AAAAAAAAB2o/nhv9L9Pc0wQ/s72-c/islamic5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-5017962521030749155</id><published>2011-11-10T05:22:00.000+07:00</published><updated>2011-11-10T05:22:08.125+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknologi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan'/><title type='text'>Cahaya Bisa Menghasilkan Daya Ingat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://3.bp.blogspot.com/-ltLkGBTJQsE/Tdg0BVf8oMI/AAAAAAAAAIA/9yCb6bJKwrQ/s320/cahaya.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para ilmuwan menciptakan foil cahaya yang dapat mendorong obyek-obyek kecil ke samping.&lt;br /&gt;Cahaya difungsikan untuk menghasilkan tenaga yang sama yang membuat pesawat udara terbang, seperti yang ditunjukkan oleh studi baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan desain yang tepat, aliran seragam cahaya mendorong obyek-obyek yang sangat kecil seperti halnya sayap pesawat terbang menaikkan tubuh pesawat ke udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti telah lama mengetahui bahwa memukul sebuah obyek dengan cahaya dapat mendorong obyek tersebut. Itulah pemikiran di balik layar surya, yang memanfaatkan radiasi untuk tenaga pendorong di luar angkasa. "Kemampuan cahaya untuk mendorong sesuatu sudah diketahui," tutur rekan peneliti Grover Swartzlander dari Institut Teknologi Rochester di New York, seperti yang dikutip Science News (05/12/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trik baru cahaya lebih menarik dari sebuah dorongan biasa: Hal itu menciptakan tenaga yang lebih rumit yang disebut daya angkat, bukti ketika sebuah aliran pada satu arah menggerakkan sebuah obyek secara tegak lurus. Foil udara atau airfoil menghasilkan daya angkat; ketika mesin memutar baling-baling dan menggerakkan pesawat ke depan, sayap-sayapnya yang dimiringkan menyebabkan pesawat itu naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foil cahaya tidak dimaksudkan untuk menjaga sebuah pesawat tetap berada di udara selama penerbangan dari satu bandara ke bandara lainnya. Namun kesatuan alat-alat yang sangat kecil tersebut boleh digunakan untuk mendayakan mesin-mesin mikro, mentransportasikan partikel-partikel yang sangat kecil atau bahkan membolehkan metode-metode sistem kemudi pada layar surya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daya angkat optik merupakan "ide yang sangat rapi", kata fisikawan Miles Padgett dari Universitas Glasgow di Skotlandia, namun terlau dini untuk mengatakan bagaimana efek tersebut boleh dimanfaatkan. "Mungkin berguna, mungkin tidak. Waktu yang akan membuktikan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cahaya tersebut dapat memiliki daya angkat yang tak terduga ini dimulai dari sebuah pertanyaan yang sangat sederhana, Swartzlander mengatakan, "Jika kita mempunyai sesuatu berbentuk sayap dan kita menyinarinya dengan cahaya, apa yang terjadi?" Eksperimen-eksperimen pemodelan menunjukkan kepada para peneliti bahwa sebuah defleksi asimetris cahaya akan menciptakan sebuah daya angkat yang sangat stabil. "Jadi kami pikir lebih baik melakukan satu eksperimen," kata Swartzlander&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti membuat batangan-batangan sangat kecil berbentuk mirip sayap pesawat terbang, di satu sisi pipih dan di sisi lainnya berliku. Ketika foil-foil udara berukuran mikron ini dibenamkan ke dalam air dan dipukul dengan 130 miliwatt cahaya dari dasar wadah, foil-foil tersebut mulai bergerak ke atas, seperti yang diduga. Namun batangan-batangan tersebut juga mulai bergerak ke samping, arah tegak lurus terhadap cahaya yang datang. Bola-bola simetris sangat kecil tidak menunjukkan efek daya angkat ini, seperti yang ditemukan tim tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daya angkat optik berbeda dari daya angkat aerodinamis dengan sebuah foil udara. Sebuah pesawat udara terbang karena udara yang mengalir lebih lambat di bawah sayap-sayapnya menggunakan tekanan lebih besar daripada udara yang mengalir lebih cepat di atas. Namun pada foil cahaya,daya angkat diciptakan di dalam obyek-obyek tersebut ketika sorotan sinar melaluinya. Bentuk foil udara transparan terebut menyebabkan cahaya dibiaskan berbeda-beda tergantung pada tempat cahaya itu lewat, yang menyebabkan pembengkokan sesui momentum sorotan yang menghasilkan daya angkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut-sudut daya angkat foil-foil cahaya ini sekitar 60 derajat, menurut temuan tim tersebut. "Kebanyakan benda-benda aerodinamis mengudara pada sudut-sudut yang sangat gradual, akan tetapi hal ini memiliki sudut daya angkat yang luar biasa dan sangat kuat," ujar Swartzlander. "Anda bisa bayangkan apa yang akan terjadi jika pesawat anda mengudara pada 60 derajat -- perut anda akan berada di kaki."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika batangan-batangan itu terangkat, seharusnya tidak jatuh atau kehilangan daya angkat, seperti yang diprediksi. "Sebenarnya benda tersebut bisa menstabilkan diri sendiri," kata Padgett.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Swartzlander mengatakan bahwa dia berharap pada akhirnya bisa menguji foil-foil cahaya tersebut di udara juga, dan mencoba berbagai bentuk serta material dengan berbagai sifat pembiasan. Dalam studi tersebut para penelit menggunakan cahaya infra merah untuk menghasilkan daya angkat tersebut, tapi jenis cahaya lainnya juga bisa, kata Swartzlander. "Yang indah tentang hal ini ialah bahwa benda itu akan berfungsi selama anda memiliki cahaya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Studi tersebut dipublikasikan di Nature Photonics tanggal 5 Desember.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-5017962521030749155?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/5017962521030749155/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/cahaya-bisa-menghasilkan-daya-ingat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/5017962521030749155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/5017962521030749155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/cahaya-bisa-menghasilkan-daya-ingat.html' title='Cahaya Bisa Menghasilkan Daya Ingat'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-ltLkGBTJQsE/Tdg0BVf8oMI/AAAAAAAAAIA/9yCb6bJKwrQ/s72-c/cahaya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-1668333207681655517</id><published>2011-11-09T07:07:00.000+07:00</published><updated>2011-11-09T07:07:46.747+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dakwah'/><title type='text'>Generasi Meninggalkan Shalat dan Mengikuti Syahwat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.eramuslim.com/img/kabah.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para Nabi dari keturunan Adam, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis. Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memper-turutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan. Kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpun." (terjemah QS. Maryam: 58-60).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Katsir menjelaskan, generasi yang adhoo’ush sholaat itu, kalau mereka sudah menyia-nyiakan sholat, maka pasti mereka lebih menyia-nyiakan kewajiban-kewajiban lainnya. Karena shalat itu adalah tiang agama dan pilarnya, dan sebaik-baik perbuatan hamba. Dan akan tambah lagi (keburukan mereka) dengan mengikuti syahwat dunia dan kelezatannya, senang dengan kehidupan dan kenikmatan dunia. Maka mereka itu akan menemui kesesatan, artinya kerugian di hari qiyamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun maksud lafazh Adho’us sholaat ini, menurut Ibnu Katsir, ada beberapa pendapat. Ada orang-orang yang berpendapat bahwa adho'us sholaat itu meninggalkan sholat secara keseluruhan (tarkuhaa bilkulliyyah). Itu adalah pendapat yang dikatakan oleh Muhammad bin Ka’ab Al-Quradhi, Ibnu Zaid bin Aslam, As-Suddi, dan pendapat itulah yang dipilih oleh Ibnu Jarir. Pendapat inilah yang menjadi pendapat sebagian orang salaf dan para imam seperti yang masyhur dari Imam Ahmad, dan satu pendapat dari As-Syafi’i sampai ke pengkafiran orang yang meninggalkan shalat (tarikus sholah) setelah ditegakkan, iqamatul hujjah (penjelasan dalil), berdasarkan Hadits:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;بَيْنَ الْعَبْدِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ تَرْكُ الصَّلاَةِ&amp;nbsp; (رواه مسلم في صحيحه برقم: 82 من حديث جابر&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;“(Perbedaan) antara hamba dan kemusyrikan itu adalah meninggalkan sholat.” (HR Muslim dalam kitab Shohihnya nomor 82 dari hadits Jabir).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Hadits lainnya:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;الْعَهْدُ الَّذِيْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ الصَّلاَةُ، فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ. (رواه الترمذي رقم 2621 والنسائ 1/231 ،وقال الترمذي :هذا حديث حسن صحيح غريب&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;"Batas yang ada di antara kami dan mereka adalah sholat, maka barangsiapa meninggalkannya, sungguh-sungguh ia telah kafir.” (Hadits Riwayat At-Tirmidzi dalam Sunannya nomor 2621dan An-Nasaai dalam Sunannya 1/231, dan At-Tirmidzi berkata hadits ini hasan shohih ghorib).Tafsir Ibnu Katsir, tahqiq Sami As-Salamah, juz 5 hal 243).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penuturan dalam ayat Al-Quran ini membicarakan orang-orang saleh, terpilih, bahkan nabi-nabi dengan sikap patuhnya yang amat tinggi. Mereka bersujud dan menangis ketika dibacakan ayat-ayat Allah. Namun selanjutnya, disambung dengan ayat yang memberitakan sifat-sifat generasi pengganti yang jauh berbeda, bahkan berlawanan dari sifat-sifat kepatuhan yang tinggi itu, yakni sikap generasi penerus yang menyia-nyiakan shalat dan mengumbar hawa nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa menghunjamnya peringatan Allah dalam Al-Quran dengan cara menuturkan sejarah "keluarga pilihan" yang kemudian datang setelah mereka itu generasi manusia bobrok yang sangat merosot moralnya. Bobroknya akhlaq manusia dari keturunan orang yang disebut manusia pilihan, berarti merupakan tingkah yang keterlaluan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa kita bayangkan dalam kehidupan ini. Kalau ada ulama besar, saleh dan benar-benar baik, lantas keturunannya tidak bisa menyamai kebesarannya dan tak mampu mewarisi keulamaannya, maka ucapan yang pas adalah:. "Sayang, kebesaran bapaknya tidak diwarisi anak-anaknya.” Itu baru masalah mutu keilmuan nya yang merosot. Lantas, kata dan ucapan apa lagi yang bisa untuk menyayangkan bejat dan bobroknya generasi pengganti orang-orang suci dan saleh itu? Hanya ucapan “seribu kali sayang” yang mungkin bisa kita ucapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita bisa menyadari betapa tragisnya keadaan yang dituturkan Al-Quran itu, agaknya perlu juga kita bercermin di depan kaca. Melihat diri kita sendiri, dengan memperbandingkan apa yang dikisahkan Al-Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ayat itu, tidak menyinggung-nyinggung orang-orang yang membangkang di saat hidupnya para Nabi pilihan Allah. Sedangkan jumlah orang yang membangkang tidak sedikit, bahkan melawan para Nabi dengan berbagai daya upaya. Ayat itu tidak menyebut orang-orang kafir, bukan berarti tidak ada orang-orang kafir. Namun dengan menyebut keluarga-keluarga pilihan itu justru merupakan pengkhususan yang lebih tajam. Di saat banyaknya orang kafir berkeliaran di bumi, saat itu ada orang-orang pilihan yang amat patuh kepada Allah. Tetapi, generasi taat ini diteruskan oleh generasi yang bobrok akhlaqnya. Ini yang jadi masalah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan yang tertera dalam sejarah kita, Muslimin yang taat, di saat penjajah berkuasa, terjadi perampasan hak, kedhaliman merajalela dan sebagainya, ada tanam paksa dan sebagainya; mereka yang tetap teguh dan ta'at pada Allah itu adalah benar-benar orang pilihan. Kaum muslimin yang tetap menegakkan Islam di saat orientalis dan antek-antek penjajah menggunakan Islam sebagai sarana penjajahan, namun kaum muslimin itu tetap teguh mempertahankan Islam dan tanah airnya, tidak hanyut kepada iming-iming jabatan untuk ikut menjajah bangsanya, mereka benar-benar orang-orang pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun tidak sama antara derajat kesalehan para Nabi yang dicontohkan dalam Al-Quran itu, dengan derajat ketaatan kaum Muslimin yang taat pada Allah di saat gencarnya penjajahan itu, namun alur peringatan ini telah mencakupnya. Dengan demikian, bisa kita fahami bahwa ayat itu mengingatkan, jangan sampai terjadi lagi apa yang telah terjadi di masa lampau. Yaitu generasi pengganti yang jelek, yang menyia-nyiakan shalat dan mengikuti hawa nafsunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan yang sebenarnya tajam ini perlu disebar luaskan, dihayati dan dipegang benar-benar, dengan penuh kesadaran, agar tidak terjadi apa yang telah terjadi masa lalu yaitu tragedi yang telah menimpa kaum Bani Israel, berupa generasi jelek, bobrok, meninggalkan shalat dan mengikuti syahwat.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Memberikan hak shalat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, kita harus mengkaji diri kita lagi. Sudahkan peringatan Allah itu kita sadari dan kita cari jalan keluarnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan sudah kita laksanakan. Tetapi, tentu saja bukan berarti telah selesai. Karena masalahnya harus selalu dipertahankan. Tanpa upaya mempertahankannya, kemungkinan akan lebih banyak desakan dan dorongan yang mengarah pada "adho'us sholat" (menyia-nyiakan atau meninggalkan shalat) wattaba'us syahawaat (dan mengikuti syahwat hawa nafsu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu misal, kasus nyata, bisa kita telusuri lewat pertanyaan-pertanyaan. Sudahkah kita berikan dan kita usahakan hak-hak para pekerja/ buruh, pekerja kecil, pembantu rumah tangga, penjaga rumah makan, penjaga toko dan sebagainya untuk diberi kebebasan mengerjakan shalat pada waktunya, terutama maghrib yang waktunya sempit? Berapa banyak pekerja kecil semacam itu yang terhimpit oleh peraturan majikan, tetapi kita umat Islam diam saja atau belum mampu menolong sesama muslim yang terhimpit itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, dalam arena pendidikan formal, yang diselenggarakan dengan tujuan membina manusia yang bertaqwa pun, sudahkah memberi kebebasan secara baik kepada murid dan guru untuk menjalankan shalat? Sudahkah diberi sarana secara memadai di kampus-kampus dan tempat-tempat pendidikan untuk menjalankan shalat? Dan sudahkah para murid itu diberi bimbingan secara memadai untuk mampu mendirikan shalat sesuai dengan yang diajarkan Nabi Muhammad Shallallaahu alaihi wa Salam ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita perlu merenungkan dan menyadari peringatan Allah dalam ayat tersebut, tentang adanya generasi yang meninggalkan shalat dan menuruti syahwat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat-ayat Al-Quran yang telah memberi peringatan dengan tegas ini mestinya kita sambut pula dengan semangat menanggulangi munculnya generasi sampah yang menyia-nyiakan shalat dan bahkan mengumbar syahwat. Dalam arti penjabaran dan pelaksanaan agama dengan amar ma'ruf nahi munkar secara konsekuen dan terus menerus, sehingga dalam hal beragama, kita akan mewariskan generasi yang benar-benar diharapkan, bukan generasi yang bobrok seperti yang telah diperingatkan dalam Al-Quran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Fakir miskin, keluarga, dan mahasiswa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hubungan kemasyarakatan yang erat sekali hubungannya dengan ekonomi, terutama masalah kemiskinan, sudahkah kita memberi sumbangan sarung atau mukena/ rukuh kepada fakir miskin, agar mereka bisa tetap shalat di saat mukenanya yang satu-satunya basah ketika dicuci pada musim hujan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam urusan keluarga, sudahkah kita selalu menanya dan mengontrol anak-anak kita setiap waktu shalat, agar mereka tidak lalai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam urusan efektifitas da’wah, sudahkah kita menghidupkan jama'ah di masjid-masjid kampus pendidikan Islam: IAIN (Institut Agama Islam Negeri), UIN (Universitas Islam Negeri) ataupun STAIN (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri) yang jelas-jelas mempelajari Islam itu, agar para alumninya ataupun mahasiswa yang masih belajar di sana tetap menegakkan shalat, dan tidak mengarah ke pemikiran sekuler yang nilainya sama juga dengan mengikuti syahwat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih penting lagi, sudahkah kita mengingatkan para pengurus masjid atau mushalla atau langgar untuk shalat ke masjid yang diurusinya? Bahkan sudahkah para pegawai yang kantor-kantornya di lingkungan masjid, kita ingatkan agar shalat berjama’ah di Masjid yang menjadi tempat mereka bekerja, sehingga tidak tampak lagi sosok-sosok yang tetap bertahan di meja masing-masing --bahkan sambil merokok lagi, misalnya-- saat adzan dikumandangkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak lagi yang menjadi tanggung jawab kita untuk menanggulangi agar tidak terjadi generasi yang meninggalkan shalat yang disebut dalam ayat tadi.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Shalat, tali Islam yang terakhir&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan yang ada di ayat tersebut masih ditambah dengan adanya penegasan dari Rasulullah, Muhammad Shallallaahu alaihi wa Salam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;لَيَنْقُضَنَّ عُرَا اْلإِسْلاَمِ عُرْوَةً عُرْوَةً فَكُلَّمَا انْتَقَضَتْ عُرْوَةٌ تَشَبَّثَ النَّاسُ بِالَّتِيْ تَلِيْهَا وَأَوَّلُهُنَّ نَقْضًا الْحُكْمُ وَآخِرُهُنَّ الصَّلاَةُ. (رواه أحمد&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Tali-tali Islam pasti akan putus satu-persatu. Maka setiap kali putus satu tali (lalu) manusia (dengan sendirinya) bergantung dengan tali yang berikutnya. Dan tali Islam yang pertamakali putus adalah hukum(nya), sedang yang terakhir (putus) adalah shalat. (Hadits Riwayat Ahmad dari Abi Umamah menurut Adz – Dzahabir perawi Ahmad perawi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Rasulullah itu lebih gamblang lagi, bahwa putusnya tali Islam yang terakhir adalah shalat. Selagi shalat itu masih ditegakkan oleh umat Islam, berarti masih ada tali dalam Islam itu. Sebaliknya kalau shalat sudah tidak ditegakkan, maka putuslah Islam keseluruhannya, karena shalat adalah tali yang terakhir dalam Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tak mengherankan kalau Allah menyebut tingkah "adho'us sholah" (menyia-nyiakan/ meninggalkan shalat) dalam ayat tersebut diucapkan pada urutan lebih dulu dibanding "ittaba'us syahawaat" (menuruti syahwat), sekalipun tingkah menuruti syahwat itu sudah merupakan puncak kebejatan moral manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, bisa kita fahami, betapa memuncaknya nilai jelek orang-orang yang meninggalkan shalat, karena puncak kebejatan moral berupa menuruti syahwat pun masih pada urutan belakang dibanding tingkah meninggalkan shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mata manusia, bisa disadari betapa jahatnya orang yang mengumbar hawa nafsunya. Lantas, kalau Allah memberikan kriteria meninggalkan shalat itu lebih tinggi kejahatannya, berarti kerusakan yang amat parah. Apalagi kalau kedua-duanya, dilakukan, yaitu meninggalkan shalat, dan menuruti syahwat, sudah bisa dipastikan betapa beratnya kerusakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada perkataan yang lebih benar daripada perkataan Allah dan Rasul-Nya. Dalam hal ini Allah dan Rasul-Nya sangat mengecam orang yang meninggalkan shalat dan menuruti syahwat. Maka marilah kita jaga diri kita dan generasi keturunan kita dari kebinasaan yang jelas-jelas diperingatkan oleh Allah dan Rasul-Nya itu. Mudah-mudahan kita tidak termasuk mereka yang telah dan akan binasa akibat melakukan pelanggaran amat besar, yaitu meninggalkan shalat dan menuruti syahwat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;eramuslim.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-1668333207681655517?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/1668333207681655517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/generasi-meninggalkan-shalat-dan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1668333207681655517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1668333207681655517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/generasi-meninggalkan-shalat-dan.html' title='Generasi Meninggalkan Shalat dan Mengikuti Syahwat'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-6734365592317856655</id><published>2011-11-08T08:18:00.000+07:00</published><updated>2011-11-08T08:18:18.111+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keajaiban Al quran'/><title type='text'>Alasan Ilmiah di Balik Larangan Khalwat Pria dan Wanita</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="288" src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/mukjizat%20quran/khalwat.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perintah untuk tidak berkhalwat (berdua-duaan) antara seorang pria dan wanita yang bukan mahram selama ini dipatuhi seorang mukmin sebagai ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Tapi, jarang dari kita yang mengetahui alasan ilmiah di balik perintah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa hal tersebut dilarang dan dianggap berbahaya oleh syariat Islam? Bagian tubuh kita yang mana yang ternyata berpengaruh terhadap kondisi khalwat itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini, sebuah penelitian membuktikan bahaya berkhalwat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti di Universitas Valencia menegaskan bahwa seorang yang berkhalwat dengan wanita menjadi daya tarik yang akan menyebabkan kenaikan sekresi hormon kortisol. Kortisol adalah hormon yang bertanggung jawab terjadinya stres dalam tubuh. Meskipun subjek penelitian mencoba untuk melakukan penelitian atau hanya berpikir tentang wanita yang sendirian denganya hanya dalam sebuah simulasi penelitian. Namun hal tersebut tidak mampu mencegah tubuh dari sekresi hormon tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cukuplah anda duduk selama lima menit dengan seorang wanita. Anda akan memiliki proporsi tinggi dalam peningkatan hormon tersebut," inilah temuan studi ilmiah baru-baru ini yang dimuat pada Daily Telegraph!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ilmuwan mengatakan bahwa hormon kortisol sangat penting bagi tubuh dan berguna untuk kinerja tubuh tetapi dengan syarat mampu meningkatkan proporsi yang rendah, namun jika meningkat hormon dalam tubuh dan berulang terus proses tersebut, maka yang demikian dapat menyebabkan penyakit serius seperti penyakit jantung dan tekanan darah tinggi dan berakibat pada diabetes dan penyakit lainnya yang mungkin meningkatkan nafsu seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk yang menyerupai alat proses hormon penelitian tersebut berkata bahwa stres yang tinggi hanya terjadi ketika seorang laki-laki berkhalwat dengan wanita asing (bukan mahram), dan stres tersebut akan terus meningkat pada saat wanitanyamemiliki daya tarik lebih besar! Tentu saja, ketika seorang pria bersama dengan wanita yang merupakan saudaranya sendiri atau saudara dekat atau ibunya sendiri tidak akan terjadi efek dari hormon kortisol. Seperti halnya ketika pria duduk dengan seorang pria aneh, hormon ini tidak naik. Hanya ketika sendirian dengan seorang pria dan seorang wanita yang aneh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti mengatakan bahwa pria ketika ada perempuan asing disisinya, dirinya dapat membayangkan bagaimana membangun hubungan dengannya (jika tidak emosional), dan dalam penelitian lain, para ilmuwan menekankan bahwa situasi ini (untuk melihat wanita dan berpikir tentang mereka) jika diulang, mereka memimpin dari waktu ke waktu untuk penyakit kronis dan masalah psikologis seperti depresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw mengharaman khalwat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua tahu hadits yang terkenal yang mengatakan: "Tidaknya ada orang yang seorang laki-laki berkhlawat dengan wanita kecuali setan adalah yang ketiga, hadits ini menegaskan diharamkannya berkhalwat bagi seorang pria dengan wanita asing atau bukan mahramnyaI . karena itu Nabi saw melalui syariat ini menginginkan kita menghindari banyak penyakit sosial dan fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang beriman mampu menghindari diri dari melihat wanita (yang bukan mahram) dan menghindari diri dari berkhalwat dengan mereka, maka ia mampu mencegah penyebaran amoralitas dan dengan demikian melindungi masyarakat dari penyakit epidemi dan masalah sosial, dan mencegah individu dari berbagai penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;eramuslim.com&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-6734365592317856655?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/6734365592317856655/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/alasan-ilmiah-di-balik-larangan-khalwat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/6734365592317856655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/6734365592317856655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/alasan-ilmiah-di-balik-larangan-khalwat.html' title='Alasan Ilmiah di Balik Larangan Khalwat Pria dan Wanita'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-5238021579472939315</id><published>2011-11-05T06:55:00.000+07:00</published><updated>2011-11-05T06:55:37.437+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dakwah'/><title type='text'>Islam itu Mudah dan Ringan</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://abuthalib.files.wordpress.com/2010/01/love-islam1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Diantara modal utama berdirinya benteng yang kokoh pada setiap jiwa muslim adalah membangun kesan bahwa Islam itu sebenarnya mudah dan ringan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya masih menjadi fenomena yang melekat pada diri ummat Islam kalau keberadaannya dalam Islam telah memaksanya untuk melaksanakan perintah-perintah keislaman yang dirasanya memberatkan dan menyulitkan. Kenyataan ini terjadi karena dua&amp;nbsp; factor utama,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertama mentalitas keislaman ( internal ),&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kedua, rongrongan dari musuh terutama syetan ( eksternal ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu diantara strategi musuh tersebut yang harus kita waspadai karena sudah cukup berhasil adalah menimbulkan kesan bahwa keta'atan akan ajaran Islam menjadi sesuatu yang sangat memberatkan dan penyimpangan terhadap ajaran Islam dikemas seperti bagian dari ajaran Islam. Keberhasilan strategi inilah yang telah membuat rapuhnya mental ummat Islam dalam menjalani segala peraturan Islam yang tertuang dalam al-Quran dan as-Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski begitu, rongrongan para musuh Allah dalam upayanya melemahkan semangat ber-Islam sebenarnya akan menurun seiring benteng pertahanan dalam diri yang kian kokoh. Diantara modal utama berdirinya benteng yang kokoh pada setiap jiwa muslim adalah membangun kesan bahwa Islam itu sebenarnya mudah dan ringan. Ajaran Islam itu fleksibel dan bijak. Melaksanakan ajaran Islam itu menjamin ketenangan dan membawa kebaikan. Mari kita sama-sama cermati hadits berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا نَهَيْتُكُمْ عَنْهُ فَاجْتَنِبُوهُ وَمَا أَمَرْتُكُمْ بِهِ فَافْعَلُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ فَإِنَّمَا أَهْلَكَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ كَثْرَةُ مَسَائِلِهِمْ وَاخْتِلَافُهُمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ - مسلم -&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah bercerita bahwa dia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apa yang telah aku larang untukmu maka jauhilah. Dan apa yang kuperintahkan kepadamu, maka kerjakanlah dengan sekuat tenaga kalian. Sesungguhnya umat sebelum kalian binasa karena mereka banyak tanya, dan sering berselisih dengan para Nabi mereka." ( Hr. Muslim )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits di atas mengungkap pesan utama dari Rasulullah agar bagaimana segenap ummatnya bersikap terhadap perintah-perintah Allah yang disampaikan melalui lisannya. Kecermatan dalam menyikapi pesan dalam hadits ini merupakan modal dasar dalam menjalani keislaman secara totalitas. Karena meyakini bahwa Islam ternyata berada pada jalur fitrah manusia yang sesungguhnya. Islam sangat tahu kebutuhan setiap insan. Menjalani keislaman secara serius akan membawa pada eksistensi manusia secara utuh. Karena ternyata, Islam tidak memaksakan sesuatu yang bukan menjadi kebutuhan manusia atau di luar kemampuan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa saja yang aku larang kamu melaksanakannya, hendaklah kamu jauhi" merupakan pesan pertama yang disampaikan Rasulullah dalam hadits di atas. Pesan ini menunjukkan sifat yang mutlak bahwa semua larangan harus dijauhi. Karena secara umum, menjauhi larangan tidak membutuhkan proses, lebih simple dan sederhana. Tapi kemutlakan tersebut bukan tanpa kecuali. Jika ternyata menjauhi larangan didapati adanya rintangan yang menghalang, larangan tersebut menjadi boleh dilanggar. Contohnya dibolehkan makan bangkai dalam keadaan darurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan selanjutnya "Apa saja yang aku perintahkan kepadamu, maka lakukanlah menurut kemampuan kamu". Luar biasa, ketika pesan Rasulullah saw. terkait larangan cenderung mutlak, ternyata terkait perintah, cukup fleksibel dan bijak. Memang perintah kadang butuh proses. Ketika berproses itulah, perntah dilaksanakan sampai di tingkat mana kemampuan kita berada. Selama jujur akan kemampuan kita, Allah akan menghargai jerih payah kita meski hanya sampai di tengah proses bahkan di awal proses. Membayar zakat fitrah misalnya, bayarlah ia untuk semua orang yang menjadi tanggungannya, bila tidak bisa semuanya, bayar sebagian saja, kalau ternyata memang sama sekali tidak mampu, Allah memakluminya. Keinginan kuat untuk membayarnya walau tidak kesampaian, Allah menghargainya. Dan ia berhak mendapat jatah dari pembagian zakat fitrah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inti dari apa yang saya paparkan di atas adalah bangunlah positif thinking terhadap ajaran Islam yang kita anut. Jangan dulu memandang bahwa ajaran Islam mengebiri kebebasan dalam beraktifitas. Seringkali orang menggerutu kalau dirinya harus ini harus itu, shalatlah, shaumlah, padahal saya kan lagi sibuk. Begitulah ketika orang melihat kehidupan ini secara sepihak. Hidup hanya dilihat dengan kaca mata materi duniawi saja. Cobalah kita Bangun keseimbangan dalam memandang makna hidup ini. Tidak hanya fisik yang butuh perhatian, namun juga ruh kita. Untuk ketahanan hidup berupa fisik, tanpa disuruh, orang sudah bergerak sendiri. Tapi untuk ketahanan ruh, jangankan menunggu kesadaran sendiri, coba diberi kesadaran pun orang cenderung menghindar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenuhan akan kebutuhan ruh yang saya maksud tiada lain menta'ati apa yang telah digariskan dalam ajaran Islam. Ketika pemenuhan kebutuhan ruh itu semestinya segera dilakukan, rintangan segera menghadang, termasuk negative thinking terhadap ajaran Islam tersebut. Padahal sekali lagi, apa yang susah dari Islam? apa yang berat dari Islam? semuanya sudah diatur sesuai dengan kemampuan masing-masing. Tidak ada paksaan kecuali semuanya hanya bagian dari komitmen dengan keislaman yang dianutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita hindari untuk terlalu banyak menimbang-nimbang dan fikir-fikir ketika hendak mena'ati ajaran Islam. apalagi kalau sampai bertanya-tanya mengapa dan bagaimana dengan ajaran ini. Karena sikap seperti itulah yang telah membuat banyak celaka ummat terdahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'alm&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;http://www.percikaniman.org&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-5238021579472939315?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/5238021579472939315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/islam-itu-mudah-dan-ringan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/5238021579472939315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/5238021579472939315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/islam-itu-mudah-dan-ringan.html' title='Islam itu Mudah dan Ringan'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-7375430916166915441</id><published>2011-11-04T05:47:00.000+07:00</published><updated>2011-11-04T05:47:43.555+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Optimisme di pagi hari</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://duniamatahari.files.wordpress.com/2009/11/misteri-pagi1.jpg?w=500&amp;amp;h=333" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Wahai anakku, bangunlah, saksikan rezqi Tuhanmu dan janganlah kamu menjadi golongan orang-orang yang lalai, karena sesungguhnya Allah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, ''Tiada suatu hari bagi para hamba yang bangun pagi-pagi kecuali dua malaikat akan turun. Salah satu dari malaikat itu berkata, 'Ya Allah, berikanlah kepada orang yang bersedekah dengan pahalanya.' Malaikat yang kedua berkata, 'Ya Allah, berikanlah kerusakan pada orang yang kikir'.'' (HR Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari terus berganti, roda kehidupan tak henti menggelinding. Manusia sebagai bagian dari alam yang terus bergerak ini, hendaknya bisa memanfaatkan momentum untuk mendapatkan kebaikan, dari hari ke hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi hari mengawali denyut aktivitas manusia yang berbeda-beda. Manusia keluar dari rumah, menyebar di muka bumi, mencari penghidupan, dan meninggalkan sejenak keluarga di rumah. Wajah-wajah segar setelah beristirahat semalam mengiringi langkah yang optimistis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi selalu hadir dan itu berarti optimisme untuk mendapatkan sesuatu yang lebih dari apa yang mungkin didapatkan di hari kemarin. Dan, memang demikianlah manusia; harus senantiasa optimistis, seoptimistis pagi yang selalu menyapa.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengawali hari dengan niat baik dan dengan aktivitas yang baik adalah karakter yang seharusnya dimiliki oleh orang Mukmin. Sehingga, hari demi hari, kebaikanlah yang ia dapatkan. Tidak hanya kebaikan yang sifatnya materi, tetapi juga nonmateri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Momentum pergantian hari dengan demikian justru menjadikannya semakin mulia di mata Allah SWT dan terhormat di mata manusia. Hasil yang didapatkannya pun bermanfaat buat dirinya dan keluarga serta lingkungan sekitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hadist di atas, Rasulullah SAW mengungkapkan ada dua malaikat yang setiap pagi mendoakan manusia. Satu mendoakan kebaikan dan satunya lagi mendoakan keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia yang memulai hari dengan baik (digambarkan dengan orang yang bersedekah) akan didoakan kebaikan oleh malaikat. Sementara manusia yang memulai hari dengan buruk (digambarkan dengan orang kikir) akan didoakan keburukan oleh malaikat lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kerap kali, aktivitas manusia yang begitu padat membuatnya lupa untuk berniat melakukan kebaikan di pagi hari. Akibatnya, yang dihasilkan di hari itu pun hanya keuntungan yang sifatnya materi, kalau tidak malah kerugian karena sudah berniat buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW, melalui hadist itu, mengingatkan kita untuk selalu mengawali hari dengan kebaikan. Awal yang baik akan menghasilkan akhir yang baik pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Tips agar bisa menjadikan Pagi Hari dengan semangat dan optimis;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Awali Tidur dan Akhiri dengan berdoa&lt;br /&gt;Hudzaifah r.a. dan Abu Dzarr keduanya berkata : Adalah Rasulullah saw. jika akan tidur membaca : bismikallahumma ahya wa amutu (Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan mati), dan apabila bangun tidur membaca ; alhamdulillahil ladzi ahyana ba'da ma amatana wailaihin nusyur (Segala puji bagi Allah yang menghidupkan aku kembali setelah mematikan aku dan kepada Allah akan bangkit). (HR.Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ketika Bangun Tidur selalu Ingatlah Allah,&amp;nbsp; Jangan dahulukan memikirkan Dunia dulu.&lt;br /&gt;3. Jangan Tidur lagi&lt;br /&gt;Dari Fathimah binti Muhammad RA ia berkata : Rasulullah SAW melewati aku sedangkan ketika itu aku tiduran di waktu pagi. Maka beliau menggerak-gerakkan aku dengan kaki beliau, kemudian bersabda, "Wahai anakku, bangunlah, saksikan rezqi Tuhanmu dan janganlah kamu menjadi golongan orang-orang yang lalai, karena sesungguhnya Allah 'Azza wa Jalla membagi rezqi manusia antara terbit fajar sampai terbit matahari". [HR. Baihaqi]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Aktif Bekerja dengan Niat Ibadah&lt;br /&gt;Dari Salim, dari ayahnya, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah cinta kepada orang mukmin yang aktif ". [HR. Baihaqi]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Harapkanlah Keberkahan. Kuantitas tanpa keberkahan adalah kerugian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;a href="http://www.percikaniman.org/"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;http://www.percikaniman.org/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-7375430916166915441?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/7375430916166915441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/optimisme-di-pagi-hari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7375430916166915441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7375430916166915441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/optimisme-di-pagi-hari.html' title='Optimisme di pagi hari'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-1460667784478814809</id><published>2011-11-01T06:28:00.006+07:00</published><updated>2011-12-04T06:15:44.032+07:00</updated><title type='text'>Kirim Artikel</title><content type='html'>&lt;div style="background: url(http://2.bp.blogspot.com/-XJUFZQXybQM/TtbCY-SN4iI/AAAAAAAAB-4/quKI4-cmLRQ/s1600/image.jpg) no-repeat bottom right;"&gt;Anda berminat berkontribusi di blog ini dengan mengirim artikel? silahkan kirim artikel anda dengan mengisi form dibawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pilihan kategori artikel yang dikirim&lt;br /&gt;1. Pengetahuan&lt;br /&gt;2. Pendidikan&lt;br /&gt;3. Teknologi&lt;br /&gt;4. Sains&lt;br /&gt;5. Motivasi&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;form action="http://www.emailmeform.com/builder/form/XRaEu33bL0" enctype="multipart/form-data" id="emf-form" method="post" name="emf-form"&gt;&lt;table bgcolor="#FFFFFF" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="text-align: left;"&gt;    &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;      &lt;td colspan="2"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;        &lt;/span&gt;      &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;      &lt;td align="left" id="td_element_label_0"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;Name&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: red;"&gt;&lt;small&gt;*&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;      &lt;/td&gt;      &lt;td id="td_element_field_0"&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;          &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;            &lt;td align="center" style="padding-left: 0; padding-right: 3px;"&gt;&lt;input class="validate[required]" id="element_0_2" name="element_0[]" style="width: 60px;" type="text" value="" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;First&lt;/span&gt;            &lt;/td&gt;            &lt;td align="center" style="padding-left: 0;"&gt;&lt;input class="validate[required]" id="element_0_3" name="element_0[]" style="width: 100px;" type="text" value="" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;Last&lt;/span&gt;            &lt;/td&gt;          &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="color: black; padding-bottom: 8px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;      &lt;td align="left" id="td_element_label_1"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;Email&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;      &lt;/td&gt;      &lt;td id="td_element_field_1"&gt;&lt;input class="validate[optional,custom[email]]" id="element_1" name="element_1" size="30" type="text" value="" /&gt;        &lt;br /&gt;&lt;div style="color: black; padding-bottom: 8px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;      &lt;td align="left" id="td_element_label_2"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;uraian sedikit mengenai artikel&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: red;"&gt;&lt;small&gt;*&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;      &lt;/td&gt;      &lt;td id="td_element_field_2"&gt;&lt;textarea class="validate[required]" cols="45" id="element_2" name="element_2" rows="10"&gt;&lt;/textarea&gt;        &lt;br /&gt;&lt;div style="color: black; padding-bottom: 8px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;      &lt;td align="left" id="td_element_label_3"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;lampirkan file&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: red;"&gt;&lt;small&gt;*&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;      &lt;/td&gt;      &lt;td id="td_element_field_3"&gt;&lt;input class="validate[required]" id="element_3" name="element_3" type="file" /&gt;        &lt;br /&gt;&lt;div style="color: black; padding-bottom: 8px;"&gt;&lt;small&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;dalam bentuk .doc&lt;/span&gt;&lt;/small&gt;        &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;      &lt;td align="left" id="td_element_label_4"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;Pilih Kategori&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;      &lt;/td&gt;      &lt;td id="td_element_field_4"&gt;&lt;div style="padding-bottom: 5px; width: 100%;"&gt;&lt;input class="validate[optional]" id="element_4_0" name="element_4[]" type="checkbox" value="Pengetahuan" /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;Pengetahuan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;        &lt;/div&gt;&lt;div style="padding-bottom: 5px; width: 100%;"&gt;&lt;input class="validate[optional]" id="element_4_1" name="element_4[]" type="checkbox" value="Pendidikan" /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;Pendidikan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;        &lt;/div&gt;&lt;div style="padding-bottom: 5px; width: 100%;"&gt;&lt;input class="validate[optional]" id="element_4_2" name="element_4[]" type="checkbox" value="Teknologi" /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;Teknologi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;        &lt;/div&gt;&lt;div style="padding-bottom: 5px; width: 100%;"&gt;&lt;input class="validate[optional]" id="element_4_3" name="element_4[]" type="checkbox" value="Sains" /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;Sains&amp;nbsp;&lt;/span&gt;        &lt;/div&gt;&lt;div style="padding-bottom: 5px; width: 100%;"&gt;&lt;input class="validate[optional]" id="element_4_4" name="element_4[]" type="checkbox" value="Motivasi" /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;Motivasi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;        &lt;/div&gt;&lt;div style="clear: both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; padding-bottom: 8px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;      &lt;td colspan="2"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;//&lt;![CDATA[        var RecaptchaOptions = {                theme: 'clean',                custom_theme_widget: 'emf-recaptcha_widget'                };        //]]&gt;        &lt;/script&gt; &lt;script src="https://www.google.com/recaptcha/api/challenge?k=6LchicQSAAAAAGksQmNaDZMw3aQITPqZEsX77lT9" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;noscript&gt;&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;iframe src="https://www.google.com/recaptcha/api/noscript?k=6LchicQSAAAAAGksQmNaDZMw3aQITPqZEsX77lT9" height="300" width="500" frameborder="0"&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;/iframe&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;br /&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;        &amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;textarea name="recaptcha_challenge_field" rows="3" cols="40"&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;/textarea&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt; &amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;input type="hidden" name="recaptcha_response_field" value="manual_challenge" /&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;&lt;/noscript&gt;      &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;      &lt;td align="left" colspan="2"&gt;&lt;input name="element_counts" type="hidden" value="5" /&gt; &lt;input name="embed" type="hidden" value="forms" /&gt;&lt;input type="submit" value="Send email" /&gt;      &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/form&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-1460667784478814809?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1460667784478814809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1460667784478814809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/11/kirim-artikel.html' title='Kirim Artikel'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-1909695151625256179</id><published>2011-10-31T19:48:00.000+07:00</published><updated>2011-10-31T19:48:50.023+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Mencintai Rasulullah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="244" src="http://2.bp.blogspot.com/-0zekKOGCJDQ/Tq6ZBLJIjxI/AAAAAAAAB6c/21oDIdT-56s/s320/rasulullah1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;Seorang hamba sahaya bernama Tsauban sangat ingin berjumpa dengan Rasulullah. Sebab, ia sangat mencintai dan mengagumi akhlak dan kepribadian Nabi akhir zaman tersebut. Namun, tempat tinggalnya sangat jauh, sehingga ia sulit berjumpa dengan Rasul SAW.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, Tsauban dapat bertemu dengan Rasulullah. Kesempatan itu digunakannya untuk mendengarkan segala nasihat dan tausiah dari Rasul SAW. Mengetahui Tsauban, Rasulullah tampak heran, sebab warna kulitnya tidak seperti warna kulit orang yang sehat, tubuhnya kurus, dan wajahnya menandakan kesedihan yang teramat mendalam. Rasul pun bertanya, "Apa yang menyebabkan kamu seperti ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai Rasulullah, yang menimpa diriku ini bukanlah penyakit, melainkan ini semua karena rasa rinduku padamu yang belum terobati, karena jarang bertemu denganmu. Dan, aku terus-menerus sangat gelisah sampai akhirnya aku dapat berjumpa denganmu hari ini," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketika ingat akhirat, aku khawatir tidak dapat melihatmu lagi di sana. Karena, saya sadar bahwa engkau pasti akan dimasukkan ke dalam surga yang khusus diperuntukkan bagi para nabi. Kalaupun toh saya masuk surga, saya pasti tidak akan melihatmu lagi, karena saya berada dalam surga yang berbeda dengan surgamu. Apalagi jika saya nantinya masuk neraka, maka pastilah saya tidak akan dapat melihatmu lagi selama-lamanya," tukas Tsauban. Mendengar curahan hati si budak Tsauban tersebut, Rasulullah pun menjawab, "Insya Allah engkau (berkumpul) bersamaku di surga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah di atas menyiratkan akan ganjaran bagi orang yang memiliki kekaguman dan kecintaan akan sosok Nabi Muhammad SAW. Bahkan, kerinduannya untuk bertemu dengan sang pujaan, mengalahkan segalanya hingga kesehatannya menurun drastis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk kecintaan pada Rasulullah, bukan diukur melalui berapa banyak pujaan atau pujian untuk Rasulullah SAW, melainkan bagaimana sikap dan perilakunya untuk melaksanakan segala apa yang biasa dilakukan oleh panutannya itu (menjalankan sunah). Artinya, kecintaan itu datangnya dari hati dan diamalkan dengan perbuatan, bukan dengan sekadar kata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat banyak orang menyebarkan fitnah yang dialamatkan pada Rasul SAW, maka salah satu bentuk kecintaan seorang Muslim yang bisa diwujudkan adalah dengan kembali menelaah lebih dalam sirah kehidupan beliau melalui berbagai literatur tentang pribadi beliau. Sebab, pengetahuan yang minim tentang Rasulullah pada sebagian umat Islam, akan menjadi celah bagi sejumlah pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melemahkan keyakinan umat Islam lewat propaganda dan pemutarbalikkan fakta. Karena itu, dalam membaca sirah nabawiyah pun, harus dipahami makna dan esensi dari akhlak Rasul SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan satu hal yang paling esensial dalam menumbuhkan kecintaan pada Rasul SAW adalah meneladani segala perbuatan dan perkataannya. Juga menaati apa yang diperintah dan menjauhi semua yang dilarangnya. Wallahu a'lam.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-1909695151625256179?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/1909695151625256179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/10/mencintai-rasulullah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1909695151625256179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1909695151625256179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/10/mencintai-rasulullah.html' title='Mencintai Rasulullah'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-0zekKOGCJDQ/Tq6ZBLJIjxI/AAAAAAAAB6c/21oDIdT-56s/s72-c/rasulullah1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-6143419808678815387</id><published>2011-10-29T05:20:00.000+07:00</published><updated>2011-10-29T05:20:31.110+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Menciptakan Qalbun salim</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-jfv2b6UlsGQ/TbDzlokwYJI/AAAAAAAAABQ/IyZHX1uxEZ8/s828/i+luv+muhammad.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam salah satu doanya, Nabi Ibrahim AS memohon kepada Allah SWT agar tidak dihinakan pada hari kiamat. "Janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan. (Yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih. (QS al-Syu'ara [26]: 87-89).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam doa Nabi Ibrahim ini. Pertama, kekhawatiran tentang azab akhirat. Sebagai Nabi, bahkan bapak nabi-nabi, dan bergelar "Khalil Allah" (kekasih Allah), Nabi Ibrahim masih khawatir kalau-kalau dihinakan oleh Allah pada hari Kiamat. Kekhawatiran semacam ini patut dicontoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, devaluasi nilai harta (kekayaan) dan keturunan (pengikut). Untuk ukuran duniawi, harta dan anak-anak, termasuk pengikut, merupakan variabel utama yang menentukan status dan strata sosial manusia. Di akhirat, keduanya menjadi tidak penting karena para malaikat sebagai "aparat Tuhan" tak mungkin "disuap" apalagi diteror.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, kebersihan hati sebagai pangkal keselamatan di akhirat. Jaminan keselamatan hanya diberikan kepada orang yang datang menghadap Allah dengan hati yang bersih atau sehat (qalbun salim). Banyak pendapat dari para pakar, khususnya dari kalangan ahli tafsir, yang pada pokoknya berkisar pada tiga makna. Pertama, seperti dikemukakan Ibnu Katsir, juga al-Alusi, qalbun salim bermakna salamat al-qalb 'an al-syirk aw al-aqa'id al-fasidah (selamatnya hati dari syirik atau kepercayaan-kepercayaan yang sesat). Hati yang sehat berarti memiliki akidah yang benar, lurus, serta bebas dari segala bentuk kemusyrikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, qalbun salim berarti bersih dari penyakit-penyakit hati (salim min amradh al-qulub). Dalam permulaan surah al-Baqarah, dikemukakan tiga golongan manusia, yaitu orang-orang takwa (al-muttaqun), orang-orang kafir (al-kafirun), dan orang-orang munafik (al-munafiqun). Golongan yang disebut terakhir ini adalah orang-orang yang hatinya berpenyakit. "Dalam hati mereka ada penyakit lalu ditambah Allah penyakitnya." (QS al-Baqarah [2]: 10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, seperti badan yang sehat, hati yang sehat juga memiliki kesempurnaan dan kekuatan melakukan apa yang menjadi tugas dan fungsinya sesuai maksud penciptaan. Fungsi hati yang utama adalah mengenal Allah, yaitu iman dan takwa. "Al-taqwa ha-huna" (takwa itu di sini), dan beliau menunjuk ke dadanya tiga kali. (HR Baihaqi dari Abu Hurairah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak bisa disangkal, hati yang sehat menjadi pangkal kebaikan dan pendorang amal saleh (ba`its li shalih al-a`mal). Di sini, hanya hati yang disebut sebagai pangkal keselamatan di akhirat, bukan anggota badan yang lain. Hal ini, menurut imam al-Razi, karena kalau hati sehat, seluruh anggota badan yang lain ikut sehat. Sebaliknya, kalau lidah (kata-kata) dan anggota badan lain (perbuatan) tak sehat, sudah bisa dipastikan hati tak sehat (berpenyakit).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawatan hati, seperti diajarkan para sufi, menjadi penting. Perawatan hati, seperti halnya perawatan fisik, memerlukan dokter spesial yang tidak lain adalah para ulama. Dokter yang satu ini, menurut Imam Ghazali, selain makin lama makin langka, sebagian dari mereka juga 'berpenyakit'. Maka, waspadalah. Wallahu a`lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;republika.co.id &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-6143419808678815387?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/6143419808678815387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/10/menciptakan-qalbun-salim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/6143419808678815387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/6143419808678815387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/10/menciptakan-qalbun-salim.html' title='Menciptakan Qalbun salim'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-jfv2b6UlsGQ/TbDzlokwYJI/AAAAAAAAABQ/IyZHX1uxEZ8/s72-c/i+luv+muhammad.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-7935453767288502073</id><published>2011-10-23T18:47:00.000+07:00</published><updated>2011-10-23T18:47:22.640+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Sahabat Kaum Dhuafa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-JUSCZkNxogY/TqP-rux2P3I/AAAAAAAAB6U/nekcx4zDUgQ/s1600/fakir-miskin.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;Namanya Jundub bin Junadah, tetapi lebih dikenal dengan panggilan Abu Dzar al-Ghiffari. Sahabat Nabi ini terkenal dengan sikap zuhudnya serta pandangan khasnya tentang harta. Bagi Abu Dzar, menyimpan harta dalam jumlah yang berlebih dari kebutuhan keluarga adalah haram. Ayat yang sering dikutip Abu Dzar: "Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, beritahukanlah kepada mereka, (mereka akan mendapat) siksa yang pedih." (QS at-Taubah [9]: 34).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Dzar tidak pernah menyimpan harta lebih dari persiapan hidup tiga hari. Tidak jarang dia berhari-hari hanya makan beberapa biji kurma dan air. Sewaktu tinggal di Damaskus, pada zaman Khalifah Usman bin Affan, Gubernur Muawiyah bin Abi Sufyan pernah mengujinya dengan mengirimkan uang 100 dinar pada satu malam dan besok paginya memintanya kembali dengan alasan salah kirim. Ternyata uang tersebut sudah habis dibagikan malam itu juga kepada fakir miskin. Abu Dzar berjanji akan mengumpulkannya kembali dalam tiga hari jika Muawiyah menginginkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, seseorang datang ke kediaman Abu Dzar. Tamu itu melayangkan pandangannya ke setiap pojok rumahnya. Dia tidak melihat apa-apa di rumah itu. "Hai Abu Dzar! Di mana barang-barang Anda?" Abu Dzar menjawab, "Kami mempunyai rumah yang lain. Barang-barang kami yang bagus telah kami kirim ke sana."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tamu itu rupanya mengerti bahwa yang dimaksud Abu Dzar adalah akhirat. Lalu tamu tadi berkata, "Tetapi, Anda juga memerlukan barang-barang itu di rumah ini?" Maksudnya, di dunia. Abu Dzar dengan tangkas menjawab, "Tetapi yang punya rumah (Allah) tidak membolehkan kami tinggal di sini buat selama-lamanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Dzar sering menyampaikan kepada kaum dhuafa bahwa pada harta orang-orang kaya itu ada hak mereka. Sebagai gubernur, Muawiyah khawatir kalau-kalau cara pandang Abu Dzar itu akan mendorong orang-orang miskin merampasi harta kekayaan orang kaya. Dia melaporkan Abu Dzar kepada Khalifah Usman di Madinah. Khalifah memanggil Abu Dzar dan dua sahabat ahli tafsir untuk menguji penafsiran Abu Dzar terhadap surah at-Taubah ayat 34 itu. Keduanya menyatakan bahwa yang diancam oleh ayat tersebut adalah orang-orang yang menimbun kekayaan dan tidak menunaikan kewajibannya membayar zakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah peristiwa itu, Abu Dzar tidak mau kembali lagi ke Damaskus dan juga tidak mau menetap di Madinah. Dalam pandangan dia, umat Islam di kedua kota tersebut tidak lagi hidup secara sederhana seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW. Dia minta izin tinggal di Rabdzah, sebuah kampung kecil di luar Kota Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, Abu Dzar berpesan kepada putrinya. Jika lewat kafilah di kampung kita ini, jamulah mereka makan. Setelah itu tanyakan kepada mereka, apakah Abu Dzar termasuk ahli surga atau bukan. Putrinya heran, karena biasanya pertanyaan itu diajukan setelah seseorang meninggal dunia. Mengetahui ada kafilah datang dan putrinya sudah menyiapkan jamuan, Abu Dzar mengambil air wudhu lalu shalat dua rakaat dengan khusyuk. Setelah shalat, dia berbaring dan melipat kedua tangannya, kemudian tenang. Pada saat itulah Allah SWT memanggilnya. Alangkah indahnya kematian sahabat kaum dhuafa ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-7935453767288502073?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/7935453767288502073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/10/sahabat-kaum-dhuafa.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7935453767288502073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7935453767288502073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/10/sahabat-kaum-dhuafa.html' title='Sahabat Kaum Dhuafa'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-JUSCZkNxogY/TqP-rux2P3I/AAAAAAAAB6U/nekcx4zDUgQ/s72-c/fakir-miskin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-7960565957504952005</id><published>2011-10-18T07:52:00.000+07:00</published><updated>2011-10-18T07:52:55.928+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Memilih Pergaulan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="156" src="http://1.bp.blogspot.com/-EWRrE1N-99g/TpzNyDU9egI/AAAAAAAAB6M/cTqaNIfSUW8/s320/friend1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Imam Bukhari dan Muslim dalam kitab shahihnya, meriwayatkan sebuah kisah yang bersumber dari sahabat Abu Sa'id Sa'ad bin Malik bin Sinan al-Khudri. Ia berkata bahwa Rasulullah SAW pernah menceritakan bahwa pada zaman dahulu ada seorang laki-laki yang sangat kejam. Ia telah membunuh 99 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, si pelaku merasa menyesal atas berbagai perbuatan yang telah dilakukannya. Ia pun lantas berusaha mencari manusia yang paling berilmu di atas dunia ini. Ia lalu mendatangi seorang alim yang ahli beribadah dan bercerita tentang masa lalunya. Saat bertemu, dia lalu mengutarakan maksudnya untuk bertaubat dan menjadi orang yang saleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, tanpa landasan keilmuan yang kuat, orang alim ini menjawab, bahwa dosa pembunuh tak akan diampuni Allah. Mendengar jawaban itu, lalu timbul amarahnya. Tanpa berpikir panjang, penjahat ini langsung membunuh orang alim tersebut. Maka, genaplah 100 orang yang telah dibunuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, ia melanjutkan perjalanan dan mencari orang yang lebih alim. Ketika bertemu dengan orang yang dicarinya, dia pun menyampaikan keinginannya untuk bertaubat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keilmuannya, orang alim ini menjawab bahwa Allah akan mengampuni taubat orang jika dilakukan secara benar-benar. Orang alim itu memberikan nasihat, agar si penjahat segera menjauhi teman-temannya yang jahat, serta memintanya untuk bergaul dengan orang-orang yang saleh. Sebab, pergaulan yang salah akan menjerumuskan seseorang dalam perbuatan mungkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembunuh kejam ini mematuhi nasihat orang alim itu. Ia bertaubat dan menyesali dosa-dosanya. Ia juga menjauhi teman-temannya yang jahat dan pergi mencari perkampungan tempat orang-orang saleh. Namun, ketika ia masih berada dalam perjalanan, ajal tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menghadap Allah dengan hanya membawa niat tulus, menjadi orang yang baik. Malaikat pun sempat berebut untuk membawanya. Ada yang ingin membawanya ke neraka, dan yang lain ingin membawa ke surga. Setelah diukur, jarak yang ditempuhnya untuk bertaubat, lebih panjang dibandingkan dengan tempat kawan-kawannya yang berbuat maksiat. Singkat cerita, pembunuh yang telah bertaubat itu kemudian dibawa ke surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmah dari kisah ini, di antaranya, adalah perintah agar kita bergaul dengan orang-orang yang saleh, dan menjauhi orang yang berbuat maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks keindonesian yang sedang marak dengan kasus hukum, jika kita ingin menjadi orang yang bebas dari korupsi, maka kita jangan bergaul dengan koruptor atau masuk ke dalam institusi yang sarat dengan potensi terjadinya korupsi . Hal ini dapat dirunut dari banyaknya kasus korupsi di Indonesia yang dilakukan secara berjamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus lain, Indonesia belakangan diguncang kasus terorisme. Peristiwa terorisme teranyar adalah aksi bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Solo. Dari kasus itu diketahui, banyak anak muda terjerumus masuk dalam jaringan teroris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatnya kita memagari anak-anak kita, jangan sampai salah pergaulan dan masuk jaringan komunitas teroris. Semoga Allah senantiasa memberi hidayah kepada kita sehingga selalu berbuat baik, hingga kita menghadap kepada-Nya dengan husnul khatimah. Amin. Allahu a'lam.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-7960565957504952005?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/7960565957504952005/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/10/memilih-pergaulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7960565957504952005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7960565957504952005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/10/memilih-pergaulan.html' title='Memilih Pergaulan'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-EWRrE1N-99g/TpzNyDU9egI/AAAAAAAAB6M/cTqaNIfSUW8/s72-c/friend1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-1420326007765005602</id><published>2011-09-21T17:02:00.000+07:00</published><updated>2011-09-21T17:02:12.146+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Ilmu Yang Bermanfaat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="al-quran" border="0" height="212" src="http://1.bp.blogspot.com/-6u5OrnQVTfQ/TVr_zsyzn3I/AAAAAAAAB2Y/6pdtOsQsh-4/s320/al-quran.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk menjadi umat yang terbaik, Islam menganjurkan umatnya untuk menuntut ilmu sepanjang hayat dikandung badan. Ini menunjukkan betapa pentingnya ilmu bagi kehidupan. Untuk memperoleh kebaikan dunia dengan ilmu, untuk beroleh kebaikan akhirat dengan ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kriteria ilmu yang berguna&amp;nbsp; didasarkan pada tujuan ibadah. Dr Mahdi Ghulsyani menegaskan bahwa salah satu cara untuk menolong manusia dalam perjalanannya menuju Allah adalah ilmu dan hanya dalam semacam inilah ilmu dipandang bernilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bantuan ilmu, seorang Muslim, dengan berbagai cara dan upaya dapat&amp;nbsp; mendekatkan diri kepada Allah.Berdasarkan landasan ini,&amp;nbsp; ilmu dikatakan bermanfaat bila pertama, dengan ilmu itu ia dapat meningkatkan pengetahuannya akan Allah. Nabi bersabda,” Sesungguhnya Allah ditaati dan disembah dengan ilmu. Begitu juga kebaikan dunia dan akhirat bersama ilmu, sebagaimana kejahatan dunia dan akhirat karena kebodohan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, dengan ilmu itu, ia dengan efektif dapat membantu mengembangkan masyarakat Islam dan merealisasikan tujuan-tujuan, yaitu berbagai aktivitas&amp;nbsp; menuju keridhaan Allah.Orang yang mencari&amp;nbsp; ilmu untuk menuju keridaan Allah pun&amp;nbsp; mendapat kedudukan yang istimewa, seperti yang diterangkan Nabi, “Barangsiapa mati ketika sedang mencari ilmu untuk menghidupkan Islam, dia di surge sedearajat di bawah para Nabi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, dengan ilmu itu,di samping dapat membimbing dirinya, ia dapat juga membimbing orang lain kepada kebaikan. Nabi bersabda, “Allah akan menyayangi penerus-penerusku.” Belia ditanya,” Siapakan para penerus itu?” Beliau menjawab,”Mereka yang menghidupkan sunnah-sunnahku dan mengajarkannya kepada hamba-hamba Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, dengan ilmu itu, ia dapat memecahkan berbagai persoalan pribadi, masyarakat dan lingkungannya.Bukankah sebaik-baik orang itu yang paling bermanfaat bagi sesamanya.Nabi bersabda,”Setiap manusia itu keluarga Allah, dan manusia yang paling dicintai-Nya adalah yang paling bermanfaat bagi keluarga-Nya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, bila ilmu itu dicari tidak diniati karena Allah, tidak menambah kebaikan bagi dirinya dan orang di sekitarnya, ilmu itu tidak bermanfaat. Setiap ilmu yang tidak menolong manusia menuju Allah seperti muatan buku yang dibawa di atas keledai.Tuhan berfirman,”Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya Taurat, kemudian mereka tiada memikulnya adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal …(QS 62:5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu aktivitas mempelajari dan menguasai ilmu itu adalah berpikir.Berpikir adalah kegiatan menggunakan potensi akal manusia untuk mendapatkan informasi, dan mengembangkan ilmu.Banyak ayat Alquran yang menganjurkan manusia itu berpikir,dengan padanan kata, seperti merenung, memikirkan, memperhatikan,dll.Ini menunjukkan betapa pentingnya kegiatan berpikir dalam kehidupan manusia. Selain membedakan manusia dari makhluk lain, berpikir juga mengarahkan manusia kepada kesempurnaan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar manusia itu tidak salah dalam berpikir, Tuhan membimbing manusia bagaimana cara berpikir sehat.Diturunkannya Alquran dan diutusnya Nabi kepada manusia dimaksudkan agar manusia berpikir dengan sehat. Dalam pandangan Islam, berpikir sehat itu berpikir yang menghasilkan berbagai kebaikan dan manfaat.Berkaitan dengan berpikir sehat, Tuhan memerintahkan umat Islam untuk mendasari berpikir itu dengan ingat kepada Allah dan untuk mencari keridhaan Allah.Dalam membaca yang di dalamnya ada proses berpikir,&amp;nbsp; Tuhan memeritahkannya dengan diiringi nama-Nya ( Al-‘Alaq:1-5).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab Nashoihul Ibad, Ibnu Hajar Al-Ashqolani mencatat pendapat jumhur ulama tentang&amp;nbsp; berpikir yang membawa kesempurnaan hidup .Berpikir dapat dilakukan dalam lima hal.Pertama, berpikir mengenai tanda-tanda yang menunjukkan kekuasaan Allah sehingga lahir tauhid dan keyakinan kepada-Nya. Memperhatikan, memahami, dan merenungkan penciptaan diri dan&amp;nbsp; alam sekitarnya dapat mengarahkan manusia kepada keyakinan akan keberadaan Tuhan. Tuhan berfirman,”Dan di bumi terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yakin kepada Allah dan pada diri kalian, tidakkah kalian memperhatikan? (Q.S. 51:20-21)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, berpikir tentang kenikmatan-kenikmatan yang telah diberikan Allah sehingga lahir rasa cinta dan syukur kepada Allah.Rasa cinta ditandai dengan mementingkan Allah dari lainnya dan rasa syukur ditandai dengan menggunakan anugerah Allah kepada jalan-jalan yang diridhai-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, berpikir tentang janji-janji Allah sehingga lahir rasa cinta&amp;nbsp; kepada Allah dan optimistis dalam kehidupan. Dalam kehidupan ini, ada hukum sebab akibat dan sebab dari segala sebab adalah&amp;nbsp; adalah Allah. Dalam berusaha dan berjuang, Allah akan memberikan suatu sesuai dengan kadar usahanya.Kalau seseorang itu tekun bekerja dan berdoa, tentu dia akan mendapatkan yang sesuai dengan yang diusahakan.Barangsiapa yang bersungguh-sungguh dalam beruasaha, ia akan&amp;nbsp; mendapatkan hasil sesuai dengan kesungguh-kesungguhannya. Tuhan berfirman, “Allah menjanjikan orang-orang beriman dan beramal saleh bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang terdahulu berkuasa.”&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, berpikir tentang ancaman Allah sehingga melahirkan rasa takut. Rasa takut akan ancaman Allah akan membuat seorang hamba takut bermaksiat kepada Allah sehingga akan hati-hati dalam melangkah.Ia menjaga hati dan pikiranya untuk tidak berprasangka buruk kepada Allah. Dia akan menjada lidah dan tangannya untuk menyakiti atau menzalimi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, berpikir tentang sejauh mana ketaatannya kepada Allah sehingga melahirkan gairah untuk beribadah. Berdasarkan keterangan Alquran dan hadis, ibadah merupakan cara seeorang hamba mendekatkan diri kepada Allah. Ibadah merupakan cerminan ketaatan seorang hamba kepada Tuhannya.Ketaatan hamba kepada Tuhan kalau seseorang itu menyadari bahwa diciptakannya manusia itu beribadah dan Tuhan bersama dirinya di mana pun dia berada.Karena merasa dirinya diawasi Tuhan ia pun akan melakukan yang terbaik demi mendapatkan keridhaan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berpikir dalam lima hal tersebut, seseorang diharapkan&amp;nbsp; akan mencapai kemampuan intelektual, mental, dan spiritual yang berguna dalam menjalani hidupnya. Bukan hanya untuk dirinya, melainkan juga untuk lingkungannya.Dengan ilmu dan kemampuannya, ia dapat beroleh kebaikan tidak hanya di dunia tetapi juga kelak di akhirat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;republika.co.id&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-1420326007765005602?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/1420326007765005602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/09/ilmu-yang-bermanfaat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1420326007765005602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1420326007765005602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/09/ilmu-yang-bermanfaat.html' title='Ilmu Yang Bermanfaat'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-6u5OrnQVTfQ/TVr_zsyzn3I/AAAAAAAAB2Y/6pdtOsQsh-4/s72-c/al-quran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-5804645894731213480</id><published>2011-09-20T07:26:00.000+07:00</published><updated>2011-09-20T07:26:06.099+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='download'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='software'/><title type='text'>IDM 6.07 Build 10 Full Crack</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="193" src="http://4.bp.blogspot.com/-9ze_s5redZk/TnfdWxbUAmI/AAAAAAAAB5c/g0YI193sChU/s320/IDM.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;What's new in version 6.07 build 10?&lt;br /&gt;Released: Sep 08&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resolved the problem with expiration of download links on youtube. Fixed automatic updating of download addresses&lt;br /&gt;Added digest authentication for proxy authorization&lt;br /&gt;Added rtmp resume for many sites where IDM could not resume in the past&lt;br /&gt;Improved downloading for the sites which generate temporary download links&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara aktivasi IDM 6.07 Build 10 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Download dan install IDM.&lt;br /&gt;Exit IDM yang berada di system tray.&lt;br /&gt;Copy file crack IDM, kemudian paste di mana anda menginstal IDM. Misal C:\Program files\Internet download manager.&lt;br /&gt;Klik 2x RegKey.reg.&lt;br /&gt;Done! Kini IDM sudah full kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Download - &lt;a href="http://www.indowebster.com/idm_6_07_build_11.html"&gt;indowebster&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-5804645894731213480?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/5804645894731213480/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/09/idm-607-build-10-full-crack.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/5804645894731213480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/5804645894731213480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/09/idm-607-build-10-full-crack.html' title='IDM 6.07 Build 10 Full Crack'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-9ze_s5redZk/TnfdWxbUAmI/AAAAAAAAB5c/g0YI193sChU/s72-c/IDM.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-5183299739661206209</id><published>2011-09-20T06:50:00.000+07:00</published><updated>2011-09-20T06:50:06.359+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='download'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='informatika'/><title type='text'>Materi Matematika Diskrit</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Fisika dan Matematika" border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_SHvJWrDV-yc/TRP2zVY2_MI/AAAAAAAAAAY/aoplnZY7698/s200/Fisika-dan-Matematika.jpg" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Matemtika Diskrit merupakan cabang matematika yang mempelajari tentang obyek-obyek diskrit.Diskrit itu sendiri adalah sejumlah berhingga elemen yang berbeda atau elemen-elemen yang tidak bersambungan. Dimana data diskrit merupakan data yang satuannya selalu bulat dalam bilangan asli, tidak berbentuk pecahan, Contoh dari data diskrit misalnya manusia, pohon, bola dan lain-lain. trus mengapa belajar Matematika Diskrit ? ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Landasan berbagai bidang matematika: logika, teori bilangan, aljabar linier dan abstrak, kombinatorika, teori graf, teori peluang (diskrit).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Landasan ilmu komputer: struktur data, algoritma, teori database, bahasa formal, teori automata, teori compiler, sistem operasi, dan pengamanan komputer (computer security).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mempelajari latar belakang matematis yang diperlukan untuk memecahkan masalah dalam riset operasi (optimasi diskrit), kimia, ilmu-ilmu teknik, biologi, telekomunikasi, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu, bagi yang sedang mempelajari Matematika Diskrit silahkan download materi Matematika Diskrit pada link dibawah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Link Download - &lt;a href="http://www.indowebster.com/matematika_diskrit_1.html"&gt;indowebster&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-5183299739661206209?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/5183299739661206209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/09/materi-matematika-diskrit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/5183299739661206209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/5183299739661206209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/09/materi-matematika-diskrit.html' title='Materi Matematika Diskrit'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_SHvJWrDV-yc/TRP2zVY2_MI/AAAAAAAAAAY/aoplnZY7698/s72-c/Fisika-dan-Matematika.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-6147090719504914613</id><published>2011-09-20T05:27:00.000+07:00</published><updated>2011-09-20T05:27:25.139+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Berbaik Sangka Kepada Allah SWT</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="226" src="http://1.bp.blogspot.com/-VJZws4P1l2E/TNRxOOrZjsI/AAAAAAAAB1I/h-Hd-k1tlr0/s320/islamic5.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ibu Aisyah sibuk mempersiapkan pesta pernikahan putri bungsunya. Rumah sederhana yang dibangun sedikit demi sedikit dari menyisihkan sebagian gajinya sebagai pegawai negeri sudah semakin semarak. Dinding rumah bagian dalam dan luar sudah dicat baru. Khusus kamar pengantin sudah direhab sedemikian rupa. Tempat tidur, lemari, dan sebuah meja hias sudah siap. Sepekan sebelum hari pernikahan, undangan sudah habis disebar. Untuk ipar besan dan karib kerabat dekat diundang langsung dengan mengirim utusan. Persiapan dapur pun sudah lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon mantunya seorang sarjana berusia 30 tahun. Dia tinggal dan bekerja di ibu kota. Kabarnya, keadaan ekonominya sudah cukup mapan untuk membangun rumah tangga. Sementara anak gadisnya berusia 24 tahun dan baru saja meraih sarjana keguruan dari perguruan tinggi di ibu kota provinsi tempat dia berdomisili. Mereka dijodohkan oleh kedua orang tua, bukan melalui pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari sebelum hari pernikahan, calon mantunya belum juga pulang dari Jakarta. Entah mengapa Ibu Aisyah khawatir. Kadang-kadang muncul pikiran buruk, bagaimana kalau sampai hari H calon mantunya tidak juga muncul. Cepat-cepat pikiran buruk itu dibuangnya. Setiap habis shalat fardu, Ibu Aisyah tidak lupa berdoa agar apa yang dikhawatirkan tidak terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore sehari sebelum hari H, calon mantunya belum juga pulang. Barangkali pesawatnya delay. Semalaman Ibu Aisyah tidak bisa tidur. Pagi-pagi sekali dia telepon rumah calon besannya, ternyata belum juga pulang. Waktu itu masih ada harapan, semoga calon mantunya pulang dengan pesawat paling pagi dari Jakarta. Namun, harapannya sia-sia, bahkan sampai malam pun calon mantunya belum muncul. Padahal, pernikahan seharusnya sudah dilaksanakan bakda Zhuhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa malu, sedih, dan kecewanya Ibu Aisyah. Apalagi putrinya, sungguh ia sangat terpukul. Sebagai guru agama di sebuah sekolah dasar negeri, Ibu Aisyah mencoba menabahkan hatinya dan berbaik sangka kepada Allah SWT. "... Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS 2: 216).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Aisyah berusaha menenangkan putrinya, berharap ada hikmah di balik peristiwa tersebut. Beberapa hari kemudian, Ibu Aisyah tahu bahwa calon mantunya rupanya sudah berpacaran beberapa tahun dengan gadis pilihannya di Jakarta, tetapi ibunya tidak merestuinya. Tidak mau mengecewakan ibunya, dia menerima calon yang dicarikan ibunya. Tetapi, rupanya dia merasa bersalah dengan pacarnya. Semakin dekat dengan hari kepulangannya, dia semakin merasa bersalah dan akhirnya membatalkan pernikahannya di kampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sampai sebulan, Ibu Aisyah dapat berita bahwa calon mantunya mati bunuh diri. Rupanya dia dikejar-kejar oleh rasa bersalah kepada ibu bapaknya, calon istri dan calon kedua mertuanya. Akhirnya, setan mengalahkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di satu sisi, Ibu Aisyah prihatin, tetapi di sisi lain diam-diam dia menyadari inilah rahasia mengapa Allah tidak merestui perjodohan putrinya dengan pemuda yang lemah iman dan singkat pikiran seperti itu. Inilah pelajaran dari kasus Ibu Aisyah. Berbaik sangkalah kepada Allah SWT.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;republika.co.id&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-6147090719504914613?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/6147090719504914613/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/09/berbaik-sangka-kepada-allah-swt.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/6147090719504914613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/6147090719504914613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/09/berbaik-sangka-kepada-allah-swt.html' title='Berbaik Sangka Kepada Allah SWT'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-VJZws4P1l2E/TNRxOOrZjsI/AAAAAAAAB1I/h-Hd-k1tlr0/s72-c/islamic5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-7839772866481860237</id><published>2011-09-18T10:16:00.000+07:00</published><updated>2011-09-18T10:16:17.391+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Cinta Allah swt kepada orang-orang yang bertaubat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="muslim" border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-xPTSqDJq4uA/TM1UtBNxAcI/AAAAAAAAB1A/zbwHXnSl4KU/s1600/muslim.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (an-Nuur [24]:31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah memerintahkan bertobat kepada kita dengan kalimat Tûbû sebanyak tujuh kali di dalam Alquran (al Baqarah :54, Huud :3, 52, 61, 90, at Tahrim: 8, dan an Nuur :31), sesungguhnya pengulangan perintah kepada kita untuk bertobat menunjukkan bahwasanya kebanyakan manusia berbuat kesalahan. Manusia di istilahkan para ulama sebagai tempatnya salah dan khilaf, istilah tersebut disandarkan pada sebuah hadis riwayat Imam Muslim, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Wahai hamba-Ku, sesungguhnya kalian berbuat dosa di waktu siang dan malam, dan Aku mengampuni dosa-dosa itu semuanya, maka mintalah ampun kepada-Ku, pasti Aku mengampuni kalian.” (HR. Muslim ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi Allah adalah Maha Bijaksana dan Maha Adil. Ketika kita melakukan kesalahan, Allah pun memberikan solusi terbaik untuk menebus kesalahan kita, sebagaimana sabda Rasulullah Saw, “Setiap anak Adam (manusia) berbuat kesalahan, dan sebaik-baiknya orang yang bersalah adalah yang bertobat.” (HR at Tirmidzi).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dari sini kita seharusnya sadar bahwa Allah itu sangat dekat dengan kita walaupun kita dilumuri dengan berbagai macam dosa. Kita diperintahkan untuk mendekat kepada-Nya dengan mengakui setiap dosa dan kesalahan kita, bukan dengan menjauhi-Nya dengan menambah dosa, sebagaimana ajaran Rasulullah dalam berdoa yang masyhur dengan sayyidul istighfar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;[Ya Allah! Engkau adalah Rabbku, tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau].” (HR Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah sangat mencinta dan 'memanjakan' orang-orang yang bertobat. “Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” At Tahrim [66]: 8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kecintaan Allah bagi orang yang bertobat, dimana Allah akan menutupi (menghapus) setiap kesalahan kita dan memasukkan kita kedalam surga-Nya. Wallahu a’lam.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-7839772866481860237?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/7839772866481860237/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/09/cinta-allah-swt-kepada-orang-orang-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7839772866481860237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7839772866481860237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/09/cinta-allah-swt-kepada-orang-orang-yang.html' title='Cinta Allah swt kepada orang-orang yang bertaubat'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-xPTSqDJq4uA/TM1UtBNxAcI/AAAAAAAAB1A/zbwHXnSl4KU/s72-c/muslim.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-2411554527805667812</id><published>2011-09-12T14:46:00.000+07:00</published><updated>2011-09-12T14:46:42.612+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Watak Munafiq</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="231" src="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/ilustrasi-_110905082429-604.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu ciri watak munafik adalah tidak menempati janji, berkata dusta, dan amanahnya selalu dikhianati (HR Muslim). Mereka melakukan semua itu demi menyelamatkan diri dari yang ditakutkan. Mereka itu takut ditahan, disiksa, dan dibunuh. Begitu pula harta benda dan jabatannya: takut hilang! Sehingga mereka rela berdusta, ingkar janji, khianat, menipu, memanipulasi, dan mengubah kebencian yang sangat di dalam hati menjadi tampak sikap santun pada penampilannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketakutan mereka seperti takutnya seseorang mendengar guruh dan petir tatkala ditimpakan hujan lebat yang sangat disertai gelap gulita, guruh, dan banyak kilatan (QS 2: 19-20). Posisinya dihantui rasa takut yang sangat mencekam dalam hati dan selalu berada dalam ketakutan yang sangat dan mengerikan. Untuk menghapus rasa takut yang akut tersebut dan sekiranya mereka memperoleh tempat perlindungan atau gua-gua atau lobang-lobang (dalam tanah) niscaya mereka pergi kepadanya dengan secepat-cepatnya (QS 9: 57). Mereka itu takut, sehingga mereka bersumpah atas nama Allah SWT (QS 9: 56) untuk dijadikan sebagai perisai (QS 63: 2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mengira bahwa dengan menampakkan seakan-akan diri mereka beriman dan sependirian dengan setan-setan apabila berpaling (QS 2: 14), tak lain supaya mendapatkan kebaikan di antara keduanya dan bermaksud sebagai penengah di antara kaum mukmin dan golongan kuffar (QS 4: 62). Dengan sikap demikian, harapannya ingin mendapatkan ketenangan, keamanan, dan perlindungan: diri, harta dan jabatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar saja, Allah SWT mengabulkan keinginan mereka di dunia, yakni darah mereka terpelihara, begitu pula harta bendanya. Oleh karenanya, Rasulullah SAW membiarkan hidup dan tidak membunuh Abdullah ibnu Ubay ibnu Salul (tafsir Ibnu Katsir QS 2: 8-10). Padahal, mereka penantang kaum mukmin yang paling keras (QS 2: 204), penimbul kemudharatan dan pemecah belah antara orang-orang mukmin (QS 9: 107), menghalangi manusia dari jalan Allah SWT (QS 63:2), dan selalu mengolok-olok (QS 2: 14-15, 9: 64).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi mereka yang kontroversi ini, tak mungkinlah menyatukan dua warna yang bertolak-belakang. Jika warna putih disatukan dengan warna hitam maka namanya tidak lagi warna putih ataupun warna hitam, dia menjadi nama warna sendiri yakni abu-abu. Sehingga kondisi mereka, di pagi hari berada dalam golongan muslim sedangkan di petang harinya menjadi sahabat golongan kafir. Begitu pula sebaliknya, di petang hari bersikap suatu keadaan sedangkan di pagi harinya dalam sikap suatu keadaan lain. Jadi, mereka tak berpendirian, tidak punya pegangan, plin-plan, tulalit, bimbang, dan ragu-ragu. Bagaikan perahu yang terombang-ambing ditiup angin yang sangat kencang, dan hanya bersikap mengikuti arah angin. Terombang-ambing dalam kemunafikannya. Manakala mereka beroleh manfaat dari kejayaan Islam, mereka merasa tenang, tetapi bila Islam tertimpa cobaan, mereka bangkit kembali kepada kekufuran (QS 22: 11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, memang pantas mereka digelari manusia bodoh, lemah pendapatnya, dan sedikit pengetahuan (QS 2: 13). Mereka bodoh karena tidak mengetahui maslahat dan mudaratnya menjadi manusia munafik. Kebodohan mereka itu sangat keterlaluan hingga tidak menyadari kebodohannya sendiri, bahwa sebenarnya keadaan mereka dalam kesesatan dan kebodohan. Naudzubillahi mindzalik. Semoga kita semua terhindak dari sikap yang demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;republika.co.id &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-2411554527805667812?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/2411554527805667812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/09/watak-munafiq.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/2411554527805667812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/2411554527805667812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/09/watak-munafiq.html' title='Watak Munafiq'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-3622154907593014168</id><published>2011-08-25T06:31:00.000+07:00</published><updated>2011-08-25T06:31:33.616+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Membalas Keburukan dengan Kebaikan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="231" src="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/ilustrasi-_110824052816-903.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Oleh Salahuddin El Ayyubi MA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika pelayan Imam Hasan Al-Bashri menyampaikan bahwa seseorang telah menjelek-jelekkan namanya. Mendengar hal tersebut, sang Imam kemudian memanggil pelayan dan memintanya untuk memberikan kurma pada orang tersebut. Pelayan berkata, “wahai imam, bukankah dia telah menjelekkanmu di hadapan orang banyak. Tapi kenapa engkau malah memberinya kurma?” Sang imam pun menjawab, “Bukankah sudah sepantasnya aku memberikan hadiah bagi orang yang telah membuat diriku di sisi Allah SWT”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa maksud semua ini wahai Jibril?” Tanya Rasul SAW pun ketika turun ayat: “Jadilah engkau pema'af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh” (Al-A’raf: 199).&amp;nbsp; Jibril pun menjawab, “Wahai Rasul Allah, sesungguhnya Allah SWT memerintahkanmu untuk memaafkan orang yang menzalimimu, memberi kepada orang yang pelit kepadamu, dan menyambung silaturahim kepada orang yang memutuskannya denganmu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah pribadi yang tenang dan menenangkan. Bukan pribadi yang gelisah dan penuh amarah. Tenang bukan berarti tidak mampu, tenang bukan berarti kalah, tenang bukan berarti lambat. Tenang adalah seni menyampaikan kritikan dengan bahasa yang lembut, tenang adalah penyampaian fakta keras dengan cara yang lembut, tenang adalah penolakan berat dengan cara yang ringan. Itulah yang ditunjukkan oleh Rasul SAW ketika penduduk Thaif melempari beliau dengan batu. Beliau malah berdoa, “Allahummahdii qawmii fainnahum laa ya’lamuun” (Ya Allah berilah hidayah kepada kaumku ini, karena sesungguhnya mereka tidak tahu apa-apa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang bukan perkara yang mudah untuk menahan marah atau emosi. Apalagi kemudian membalasnya dengan hal yang sebaliknya. Tidak semua orang mampu melakukannya. Sehingga ketika Abdullah bin Amr menanyakan hal apakah yang bisa menjauhkannya dari murka Allah? Rasulullah menjawab: “Laa taghdhab (Janganlah kau marah)” (HR Imam Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam satu hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah tentang keutamaan puasa, Rasulullah SAW bersabda: “…Jika ada seseorang yang mencaci dan mengajak berkelahi maka katakanlah, “Saya sedang berpuasa. Demi Zat yang jiwaku berada di genggaman Nya, sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi….”.&amp;nbsp; (HR Bukhari).&lt;br /&gt;Mulut yang senantiasa mengucapkan kata-kata indah bukan kata-kata kotor, kata-kata yang menyejukkan bukan yang menyakiti, kata-kata yang menenangkan bukan yang menggelisahkan, kata-kata yang memaafkan bukan yang mendendam, kata-kata yang memuliakan bukan yang menghinakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar” (Surah Fussilat: 34-35).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;www.republika.co.id&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-3622154907593014168?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/3622154907593014168/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/08/membalas-keburukan-dengan-kebaikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/3622154907593014168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/3622154907593014168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/08/membalas-keburukan-dengan-kebaikan.html' title='Membalas Keburukan dengan Kebaikan'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-2768825934244927842</id><published>2011-08-06T15:34:00.000+07:00</published><updated>2011-08-06T15:34:18.871+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dakwah'/><title type='text'>Tiga Nasehat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://abufahmiabdullah.files.wordpress.com/2010/02/agama-nsehat.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah SAW pernah memberikan tiga buah nasehat kepada kedua sehabatnya Abu Dzar Jundub bin Junadah dan Abu Abdurrahman bin Jabal :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;“Bertakwalah kamu kepada Allah dimanapun kamu berada, dan ikutilah kesalahanmu dengan kebaikan niscaya ia dapat menghapuskannya. Dan pergaulilah manusia dengan akhlak terpuji.” HR. Tirmidzi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga pesan Rasulullah SAW tersebut layak untuk kita perhatikan karena sangat berkaitan erat dengan kehidupan kita sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1 - BERTAQWA DIMANA SAJA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi dari kata taqwa dapat dilihat dari percakapan antara sahabat Umar dan Ubay bin Ka’ab ra. Suatu ketika sahabat Umar ra bertanya kepada Ubay bin Ka’ab apakah taqwa itu? Dia menjawab; “Pernahkah kamu melalui jalan berduri?” Umar menjawab; “Pernah!” Ubay menyambung, “Lalu apa yang kamu lakukan?” Umar menjawab; “Aku berhati-hati, waspada dan penuh keseriusan.” Maka Ubay berkata; “Maka demikian pulalah taqwa!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang menurut Sayyid Qutub dalam tafsirnya—Fi Zhilal al-Qur`an—taqwa adalah kepekaan hati, kehalusan perasaan, rasa khawatir yang terus menerus dan hati-hati terhadap semua duri atau halangan dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada suatu iklan minuman ringan: “Dimana saja dan kapan saja …”, maka nasehat Nabi SAW ini menunjukkan bahwa kita harus bertaqwa dimana saja. Sedang perintah taqwa kapan saja terdapat dalam surat Ali Imron 102:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dimanapun dan kapanpun kita harus menjaga ketaqwaan kita. Taqwa dimana saja memang sulit untuk dilakukan dan harus usaha yang dilakukan harus ekstra keras. Akan sangat mudah ketaqwaan itu diraih ketika kita bersama orang lain, tetapi bila tidak ada orang lain maka maksiyat dapat dilaksanakan. Sebagai contoh, ketika kita berkumpul di dalam suatu majelis zikir, pikiran dan pandangan kita akan terjaga dengan baik. Tetapi ketika kita berjalan sendirian di suatu tempat perbelanjaan, maka pikiran dan pandangan kita bisa tidak terjaga. Untuk menjaga ketaqwaan kita dimanapun saja, maka perlunya kita menyadari akan pengawasan Allah SWT baik secara langsung maupun melalui malaikat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2 - KEBAIKAN YANG MENGHAPUSKAN KESALAHAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang selalu melakukan kesalahan. Hari ini mungkin kita sudah melakukan kesalahan baik yang kita sadari maupun yang tidak kita sadari. Oleh sebab itu, segera setelah kita melaksanakan kesalahan, lakukan kebaikan. Kebaikan tersebut dapat menghapuskan kesalahan yang telah dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dosa yang merugikan diri sendiri, maka salah satu cara untuk menghapusnya adalah dengan bersedekah. Rasulullah SAW bersabda “sedekah itu menghapus kesalahan sebagaimana air memadamkan api”. Maka ada orang yang ketika dia sakit maka dia akan memberikan sedekah agar penyakitnya segera sembuh. Hal ini dikarenakan segala penyakit yang kita miliki itu adalah karena kesalahan yang kita pernah lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang dosa yang dilakukan terhadap orang lain maka yang perlu dilakukan adalah memohon maaf yang bagi beberapa orang sangat sulit untuk dilakukan. Padahal Rasulullah SAW selalu minta maaf ketika bersalah bahkan terhadap Ibnu Ummi Maktum beliau memeluknya dengan hangat seraya berkata “Inilah orangnya, yang membuat aku ditegur oleh Allah… (QS. Abasa)”. Setelah minta maaf kemudian bawalah sesuatu hadiah atau makanan kepada orang tersebut, maka kesalahan tersebut insya Allah akan dihapuskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3 - AKHLAQ YANG TERPUJI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhlaq terpuji adalah keharusan dari setiap muslim. Tidak memiliki akhlaq tersebut akan dapat mendekatkan seseorang dalam siksaan api neraka. Dari beberapa jenis akhlaq kita terhadap orang lain, yang perlu diperhatikan adalah akhlaq terhadap tetangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka jangan menyakiti tetangganya.” (HR. Bukhari, Muslim dan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Syuraih ra, bahwa Nabi Muhammad saw bersabda: “Demi Allah seseorang tidak beriman, Demi Allah seseorang tidak beriman, Demi Allah seseorang tidak beriman.” Ada yang bertanya: “Siapa itu Ya Rasulullah?” Jawab Nabi: “Yaitu orang yang tetangganya tidak aman dari gangguannya.” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hadits tersebut, peringatan Allah sangat keras sampai diulangi tiga kali yaitu tidak termasuk golongan orang beriman bagi tetangganya yang tidak aman dari gangguannya. Maka terkadang kita perlu instropeksi dengan menanyakan kepada tetangga apakah kita mengganggu mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahua’lam bish showab.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-2768825934244927842?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/2768825934244927842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/08/tiga-nasehat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/2768825934244927842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/2768825934244927842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/08/tiga-nasehat.html' title='Tiga Nasehat'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-2660051860473898477</id><published>2011-08-03T07:28:00.001+07:00</published><updated>2011-08-03T07:36:54.323+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nabi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah islami'/><title type='text'>Ja’far bin Abu Thalib, Si Burung Surga</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="231" src="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/ilustrasi-_110802210624-192.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ja'far bin Abu Thalib bin Abdul Muthalib bin Hasyim masuk Islam sejak awal dan sempat mengikuti hijrah ke Habasyah. Ia malah sempat mendakwahkan Islam di daerah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Perang Muktah, ia diserahi tugas menjadi pemegang bendera Islam. Setelah tangan kanannya terpotong dia memegang bendera dengan tangan kiri. Namun tangan kirinya juga terpotong, sehingga dia memegang bendera itu dengan dadanya. Akhirnya, ia mati syahid dengan tubuh penuh luka dan sayatan pedang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kalangan Bani Abdi Manaf ada lima orang yang sangat mirip dengan Rasulullah SAW, sehingga seringkali orang salah menerka. Mereka itu adalah Abu Sufyan bin Harits bin Abdul Muthallib, sepupu sekaligus saudara sesusuan beliau. Qutsam Ibnul Abbas bin Abdul Muthallib, sepupu Nabi. Saib bin Ubaid bin Abdi Yazin bin Hasyim. Ja’far bin Abu Thalib, saudara Ali bin Abu Thalib. Dan Hasan bin Ali bin Abu Thalib, cucu Rasulullah SAW. Dan Ja'far bin Abu Thalib adalah orang yang paling mirip dengan Nabi SAW di antara mereka berlima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ja’far dan istrinya, Asma’ bin Umais, bergabung dalam barisan kaum Muslimin sejak dari awal. Keduanya menyatakan Islam di hadapan Abu Bakar Ash-Shiddiq sebelum Rasulullah SAW masuk ke rumah Al-Arqam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan suami istri Bani Hasyim yang muda belia ini tidak luput pula dari penyiksaan kaum kafir Quraisy, sebagaimana yang diderita kaum Muslimin yang pertama-tama masuk Islam. Namun mereka bersabar menerima segala cobaan yang menimpa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang merisaukan mereka berdua adalah kaum Quraisy membatasi geraknya untuk menegakkan syiar Islam dan melarangnya untuk merasakan kelezatan ibadah. Maka Ja’far bin Abu Thalib beserta istrinya memohon izin kepada Rasulullah untuk hijrah ke Habasyah bersama-sama dengan para sahabat lainnya. Rasulullah SAW pun mengizinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ja'far pun menjadi pemimpin kaum Muslimin yang berangkat ke Habasyah. Mereka merasa lega, bahwa Raja Habasyah (Najasyi) adalah orang yang adil dan saleh. Di Habasyah, kaum Muslimin dapat menikmati kemanisan agama yang mereka anut, bebas dari rasa cemas dan ketakutan yang mengganggu dan yang menyebabkan mereka hijrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ja’far bin Abu Thalib beserta istri tinggal dengan aman dan tenang dalam perlindungan Najasyi yang ramah tamah itu selama sepuluh tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun ke-7 Hijriyah, kedua suami istri itu meninggalkan Habasyah dan hijrah ke Yatsrib (Madinah). Kebetulan Rasulullah SAW baru saja pulang dari Khaibar. Beliau sangat gembira bertemu dengan Ja’far sehingga karena kegembiraannya beliau berkata, "Aku tidak tahu mana yang menyebabkan aku gembira, apakah karena kemenangan di Khaibar atau karena kedatangan Ja’far?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula kaum Muslimin umumnya, terlebih fakir miskin, mereka juga bergembira dengan kedatangan Ja’far. Ia adalah sosok yang sangat penyantun dan banyak membela golongan dhuafa, sehingga digelari Abil Masakin (bapak orang-orang miskin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah bercerita tentang Ja’far, "Orang yang paling baik kepada kami (golongan orang-orang miskin) ialah Ja’far bin Abu Thalib. Dia sering mengajak kami makan di rumahnya, lalu kami makan apa yang ada. Bila makanannya sudah habis, diberikannya kepada kami pancinya, lalu kami habiskan sampai dengan kerak-keraknya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum begitu lama Ja’far tinggal di Madinah, pada awal tahun ke-8 Hijriyah, Rasululalh SAW menyiapkan pasukan tentara untuk memerangi tentara Romawi di Muktah. Beliau mengangkat Zaid bin Haritsah menjadi komandan pasukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah berpesan, "Jika Zaid tewas atau cidera, komandan digantikan Ja’far bin Abi Thalib. Seandainya Ja’far tewas atau cidera pula, dia digantikan Abdullah bin Rawahah. Dan apabila Abdullah bin Rawahah cidera atau gugur pula, hendaklah kaum muslmin memilih pemimpin/komandan di antara mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pasukan sampai di Muktah, yaitu sebuah kota dekat Syam dalam wilayah Yordania, mereka mendapati tentara Romawi telah siap menyambut dengan kekuatan 100.000 pasukan inti yang terlatih, berpengalaman, dan membawa persenjataan lengkap. Pasukan mereka juga terdiri dari 100.000 milisi Nasrani Arab dari kabilah-kabilah Lakham, Judzam, Qudha’ah, dan lain-lain. Sementara, tentara kaum Muslimin yang dipimpin Zaid bin Haritsah hanya berkekuatan 3.000 tentara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu kedua pasukan yang tidak seimbang itu berhadap-hadapanan, pertempuran segera berkobar dengan hebatnya. Zaid bin Haritsah gugur sebagai syahid ketika dia dan tentaranya sedang maju menyerbu ke tengah-tengah musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat Zaid jatuh, Ja’far segera melompat dari punggung kudanya, kemudian secepat kilat disambarnya bendera komando Rasulullah dari tangan Zaid, lalu diacungkan tinggi-tinggi sebagai tanda pimpinan kini beralih kepadanya. Dia maju ke tengah-tengah barisan musuh sambil mengibaskan pedang kiri dan kanan memukul rubuh setiap musuh yang mendekat kepadanya. Akhirnya musuh dapat mengepung dan mengeroyoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ja’far berputar-putar mengayunkan pedang di tengah-tengah musuh yang mengepungnya. Dia mengamuk menyerang musuh ke kanan dan kiri dengan hebat. Suatu ketika tangan kanannya terkena sabetan musuh sehingga buntung. Maka dipegangnya bendera komando dengan tangan kirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangan kirinya putus pula terkena sabetan pedang musuh. Dia tidak gentar dan putus asa. Dipeluknya bendera komando ke dadanya dengan kedua lengan yang masih utuh. Namun tidak berapa lama kemudian, kedua lengannya tinggal sepertiga saja dibuntung musuh. Ja'far pun syahid menyusul Zaid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secepat kilat Abdullah bin Rawahah merebut bendera komando dari komando Ja’far bin Abu Thalib. Pimpinan kini berada di tangan Abdullah bin Rawahah, sehingga akhirnya dia gugur pula sebagai syahid, menyusul kedua sahabatnya yang telah syahid lebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW sangat sedih mendapat berita ketiga panglimanya gugur di medan tempur. Beliau pergi ke rumah Ja’far, didapatinya Asma’, istri Ja’far, sedang bersiap-siap menunggu kedatangan suaminya. Dia mengaduk adonan roti, merawat anak-anak, memandikan dan memakaikan baju mereka yang bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asma’ bercerita, "Ketika Rasulullah mengunjungi kami, terlihat wajah beliau diselubungi kabut sedih. Hatiku cemas, tetapi aku tidak berani menanyakan apa yang terjadi, karena aku takut mendengar berita buruk. Beliau memberi salam dan menanyakan anak-anak kami. Beliau menanyakan mana anak-anak Ja’far, suruh mereka ke sini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asma' kemudian memanggil mereka semua dan disuruhnya menemui Rasulullah SAW. Anak-anak Ja'far berlompatan kegirangan mengetahui kedatangan beliau. Mereka berebutan untuk bersalaman kepada Rasulullah. Beliau menengkurapkan mukanya kepada anak-anak sambil menciumi mereka penuh haru. Air mata beliau mengalir membasahi pipi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asma' bertanya, "Ya Rasulullah, demi Allah, mengapa anda menangis? Apa yang terjadi dengan Ja’far dan kedua sahabatnya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, "Ya, mereka telah syahid hari ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar jawaban beliau, maka reduplah senyum kegirangan di wajah anak-anak, apalagi setelah mendengar ibu mereka menangis tersedu-sedu. Mereka diam terpaku di tempat masing-masing, seolah-olah seekor burung sedang bertengger di kepala mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah berdoa sambil menyeka air matanya, "Ya Allah, gantilah Ja’far bagi anak-anaknya... Ya Allah, gantilah Ja’far bagi istrinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian beliau bersabda, "Aku melihat, sungguh Ja’far berada di surga. Dia mempunyai dua sayap berlumuran darah dan bertanda di kakinya."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;republika.co.id&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-2660051860473898477?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/2660051860473898477/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/08/jafar-bin-abu-thalib-si-burung-surga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/2660051860473898477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/2660051860473898477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/08/jafar-bin-abu-thalib-si-burung-surga.html' title='Ja’far bin Abu Thalib, Si Burung Surga'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-1280955487324752308</id><published>2011-08-02T11:44:00.000+07:00</published><updated>2011-08-02T11:44:33.937+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramadhan'/><title type='text'>Menu berbuka yang baik dan sehat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_HQjsHBpcGCA/TGYV0Krgl0I/AAAAAAAAAoQ/t31NlIjwmOA/s400/kurma001.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berbuka puasa sangatlah ditunggu-tunggu jelang sore hari, bahkan berbagai kegiatan pun akan dilakukan oleh setiap orang berpuasa hanya untuk menunggu waktu berbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimanakah menu yang baik saat kita berbuka puasa?, beberapa pakar kesehatan sering memberikan masukan penting pada orang untuk memilih menu saat berbuka puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satunya adalah memakan buah kurma plus minuman air putih sebagai pendamping atau tes manis hangat jika keduanya tidak ada, diyakini buah kurma mengandung gula alami (fruktosa) yang sangat mudah diserap oleh organ untuk menyuplai energi ke otot-otot kita yang dalam sehari penuh tidak terisi oleh zat makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang menu berbuka adalah es baik itu es campur atau es kolak yang secara kasat mata sangat menggairahkan nafsu untuk berbuka namun jika untuk dijadikan menu awal berbuka maka akan mengganggu sistem pencernaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, setelah beberapa menit kemudian memakan buah kurma atau meminum air teh manis hangat, barulah menu seperti gorengan, kolak es, es campur atau yang lainnya anda santap.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;sumber http://www.berita8.com/news.php?cat=10&amp;amp;id=14377&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-1280955487324752308?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/1280955487324752308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/08/menu-berbuka-yang-baik-dan-sehat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1280955487324752308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1280955487324752308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/08/menu-berbuka-yang-baik-dan-sehat.html' title='Menu berbuka yang baik dan sehat'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HQjsHBpcGCA/TGYV0Krgl0I/AAAAAAAAAoQ/t31NlIjwmOA/s72-c/kurma001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-1367128170906764480</id><published>2011-08-01T17:01:00.000+07:00</published><updated>2011-08-01T17:01:06.928+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Sebersih Apa Dirimu?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.eramuslim.com/img/oaseiman.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Oleh Anung Umar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kamu mengira bila telah beriman selamatlah kehidupanmu dari berbagai bentuk cobaan dan ujian.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kamu menyangka dengan sekedar menunaikan shalat lima waktu tak ada yang bisa menggoyahkan keimananmu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kamu merasa telah menjadi orang yang saleh, begitu bertakwa kepada Allah, tak memiliki catatan dosa, sehingga ketika dirimu ditimpa penyakit, hartamu lenyap, perniagaanmu merugi, kamu berkata, “Apa dosaku sampai ditimpa kesusahan seperti ini?“&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Padahal siapa kamu? Sebersih apakah dirimu? Apakah kamu malaikat? Tak pernah tercemarkah tanganmu? Tak pernah ternodakah lisanmu?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kamu memang orang yang ‘bersih’, mari..marilah kemari. Ini Ayyub عليه السلام , Nabi yang saleh lagi bertakwa. Di satu fase kehidupannya, Allah عز وجل memberinya cobaan. Syaithan menguasai jasadnya. Ia tiupkan padanya penyakit, maka tersebarlah penyakit kulit yang menjijikkan di sekujur tubuhnya . Tergerogotilah sendi-sendi tulangnya dan melemahlah jasadnya. Setelah itu syaithan membakar seluruh hartanya dan meninggallah satu per satu anak-anaknya. Karena tak kuat lagi memikul derita yang kian berat, istri-istrinya pun satu per satu meninggalkannya, hingga hanya satu orang saja yang setia menemaninya…Sudahkah kamu menerima cobaan seperti yang beliau rasakan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kamu memang orang yang berhati ‘suci’ tak ‘bernoda’, mari..marilah kemari. Ini Muhammad صلى الله عليه وسلم, kholilullah (kekasih Allah), seorang pemimpin para Nabi dan umat manusia yang paling bertakwa kepada Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia pernah dilempar dengan kotoran unta ketika sujud. Dicekik lehernya dengan kain tatkala bermunajat kepada Rabbnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia keluar dari Thaif dengan langkah gontai, terusir, diejek anak-anak, dilempar batu hingga bercucuranlah darah dari pelipisnya membasahi kakinya..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia pemimpin orang-orang bertakwa yang merasakan bagaimana berhari-hari harus mengganjal perut dengan batu untuk menahan lapar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia tidur di atas tikar usang sampai terlihat guratannya di perut dan punggungnya, sehingga membuat sosok Umar bin Khaththab رضي الله عنه yang terkenal keras dan tegas, terenyuh hatinya dan menetes air matanya. “Di sana Kaisar Romawi dan Kisra Persia bergelimang buah-buahan dan sungai-sungai, sedangkan engkau utusan Allah dan pilihan-Nya,.. “ ujarnya sendu. (HR. Muslim no. 1479)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lantas, sudahkah kamu merasakan seperti yang beliau rasakan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kamu merasa bak pejuang yang banyak berkorban untuk din, mari..marilah kemari. Ini Ammar bin Yasir رضي الله عنهما, shahabat Nabi yang mulia, seorang pejuang dari keluarga pejuang islam nan gigih.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia diseret ke padang pasir, didera, dicambuk dan ditindih dengan batu besar di tengah hamparan cuaca bak neraka. Pernah suatu kali ia dipanggang dengan api sehingga mengelupaslah kulitnya, hilanglah kesadarannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak hanya ini. Kafir Quraisy pun menyakiti Ibunya tercinta. Mereka menyeretnya, merendahkannya dan menyiksanya. Sampai puncaknya, mereka menusuk kemaluannya dengan tombak hingga tembuslah ke anggota tubuh lainnya! Jadilah ia syahid pertama dalam sejarah islam..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu ayahnya tercinta, setelah menerima kebengisan demi kebengisan serta siksaan yang sedemikian rupa, tak kuat lagi raganya menahan semua itu, akhirnya ia menyusul istrinya tercinta. Ia pun meregang nyawa di tengah kekejaman Quraisy yang kian memuncak.. Bertambahlah pilu Ammar..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah kamu sudah merasakan apa yang ia rasakan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kamu jadi ‘sengsara’ setelah mencurahkan harta dan tenaga untuk membela agamamu, mari..marilah kemari. Ini Mush’ab bin Umair رضي الله عنه, shahabat Nabi yang mulia, seorang pemuda tampan yang tumbuh dari keluarga kaya raya dan dimanja orang tua. Ketika ia masuk islam, murkalah ibunya, ia penjarakan anaknya lalu diusirlah ia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka keluarlah Mush’ab meninggalkan kasih sayang orang yang selama ini membesarkannya…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keluarlah ia meninggalkan kemewahan rumah yang selama ini menaunginya…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keluarlah ia meninggalkan kenikmatan dunia yang selama ini dirasakannya….&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika Mush’ab Bin ‘Umair رضي الله عنه datang ke Madinah selepas hijrah dari Habasyah, berubahlah kondisinya. Ia bukan Mushab yang dulu lagi…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dulu ia selalu memakai pakaian mewah yang mengundang decak kagum orang, tapi sekarang ia memakai pakaian yang usang dan penuh tambalan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dulu ia berambut indah menawan beroleskan minyak rambut, namun saat ini rambutnya kusut dan kusam, tidak beraturan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dulu kulitnya lembut dan halus, tapi kini menjadi tebal dan kasar…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penampilannya yang berubah membuat sebagian para shahabat Nabi menundukkan kepala dan memejamkan mata. Tak kuasa mereka menahan air mata karena ibanya memandang Mush’ab. Ia harus merasakan cobaan yang demikian berat demi mempertahankan hidayah yang telah ia rasakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan wafatnya pun ditangisi..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Abdurrahman Bin Auf رضي الله عنه pernah disajikan makanan dan ketika itu ia sedang berpuasa (nafilah). “Mush’ab Bin ‘Umair terbunuh dalam perang uhud, ” katanya, “Padahal ia lebih baik dariku. Ia dikafani dengan sehelai kain burdah yang bila ditutup kepalanya, tampaklah kakinya dan bila ditutup kakinya, tampaklah kepalanya… ” tak sanggup lagi ia menahan kenangan itu, maka ia pun menangis tersedu-sedu dan meninggalkan makanan yang sudah dihidangkan untuknya. (HR. Bukhari no.1216)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka sesuci apakah hatimu dibandingkan mereka, saudaraku? Sebersih apakah dirimu sehingga merasa tak layak menerima cobaan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ujian Itu Pembuktian&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seandainya Allah tidak memberikan cobaan kepada seorang hamba karena keimanannya, lantas apa bedanya orang yang tulus beriman dengan yang sekedar pura-pura? Apa bedanya orang yang di atas kebenaran dengan para pengusung kebatilan? Sebab, sudah menjadi ketetapan Allah terhadap orang-orang beriman bahwa mereka, mau tak mau, akan menerima cobaan dan ujian.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan begitu saja mengatakan: ‘Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji? Sungguh Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah benar-benar mengetahui orang-orang yang jujur (dalam keimanan) dan mengetahui pula orang-orang yang dusta. “ (QS. Al-Ankabut: 3)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketahuilah saudaraku, cobaan dari-Nya itu bisa berupa kesenangan atau kesulitan, kelapangan atau kesempitan, kekayaan atau kemiskinan dan berbagai bentuk fitnah dan ujian. Maka beruntunglah orang yang menahan hatinya dari marah, menahan lisannya dari meradang dan menahan tangannya agar tetap dalam ketaatan kepada Allah عز وجل. Tidaklah ia mengadukan kesedihan dan kegundahannya itu melainkan hanya kepada Rabbnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, “Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin karena segala perkaranya itu baik. Dan tidaklah itu didapati kecuali dari seorang mukmin. Jika ia mendapatkan kenikmatan, ia bersyukur, dan itu baik baginya. Jika tertimpa kesulitan, ia bersabar, dan itu baik pula baginya.” (HR Muslim no. 2999)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Besarnya pahala sesuai dengan besarnya cobaan. Dan sesungguhnya Allah jika mencintai suatu kaum, pasti Dia akan menguji mereka. Maka siapa yang ridha terhadap ujian tersebut, baginya keridhaan-Nya dan siapa yang murka, baginya kemurkaan-Nya ”. (HR. Tirmidzi no. 2396)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Tidaklah seorang mukmin ditimpa keletihan, sakit, kegundahan, kesedihan, rasa sakit dan tidak pula kepiluan sampai duri yang menusuknya melainkan Allah hapuskan dosa-dosanya dengan sebab itu semua. “(HR. Bukhari no. 5641 dan Muslim no. 2574)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan ketahuilah pula, seberapapun besar dan dahsyatnya cobaan yang kamu rasakan, itu sesuai dengan kadar kemampuan dan keimananmu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. “ (QS. Al-Baqarah: 286)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sa’d bin Abi Waqqash رضي الله عنه bertanya, “Wahai Rasulullah siapakah orang yang paling besar cobaannya? Rasulullah صلى الله عليه وسلم menjawab, “Para Nabi lalu orang-orang saleh lalu yang setelahnya dan setelahnya dari keumuman manusia. Seorang hamba diberi cobaan sesuai kadar keimanannya. Bila imannya kuat, ditambahlah cobaan untuknya dan bila imannya lemah diringankanlah cobaannya. Maka tiada henti bala menimpa seorang hamba sampai ia berjalan di muka bumi tanpa memiliki sedikitpun dosa. “ (HR. Tirmidzi no. 2398 dan Ibnu Majah no. 4023)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka, siapkah kamu menerima ujian? Maukah dirimu tunduk dan rida dengan cobaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;eramuslim.com &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-1367128170906764480?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/1367128170906764480/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/08/sebersih-apa-dirimu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1367128170906764480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1367128170906764480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/08/sebersih-apa-dirimu.html' title='Sebersih Apa Dirimu?'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-8804353832737497620</id><published>2011-07-31T07:44:00.001+07:00</published><updated>2011-07-31T07:46:49.492+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramadhan'/><title type='text'>Kiat Mengoptimalkan Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="231" src="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/ilustrasi-_110729101143-138.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam pandangan umat Islam, Ramadhan adalah bulan istimewa. Tiada nama bulan yang disebutkan dalam Alquran kecuali Ramadhan. (QS al-Baqarah 2:184). Enam bulan sebelum Ramadhan, para sahabat sudah menanti dan mempersiapkan diri untuk menyongsong bulan suci ini. Rasulullah SAW sejak Rajab sering berdoa, "Ya Allah, berkati kami pada bulan Rajab dan bulan Sya'ban dan antarkan kami sampai bulan Ramadhan. (HR al-Bazzar, Ibnu Sunny, al-Baihaqi, dan lainnya.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati hadis ini lemah menurut sebagian ulama, jiwa dan maknanya seirama dengan apa yang ditunjukkan Rasulullah untuk mengagungkan bulan Ramadhan. Menjelang tibanya bulan suci, Rasulullah selalu mengingatkan dengan tausiyah sebagaimana diriwayatkan Abu Hurairah ra. "Telah datang kepada kamu sekalian bulan penuh keberkahan, Allah mewajibkan puasa di dalamnya, pintu-pintu surga dibuka lebar, pintu-pintu neraka ditutup rapat, dan para petinggi setan dibelenggu. Allah memiliki di dalam Ramadhan suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barang siapa yang tidak mendapatkan kebaikan malam itu, sungguh ia sangat merugi." (HR An-Nasa'i).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan tiap tahunnya disambut bagaikan tamu agung yang dinanti karena merupakan keistimewaan anugerah Ilahi. Di antara keutamaan itu adalah pertama, setiap amal kebajikan umat Islam dilipatgandakan 10 kali lipat. Tapi, di bulan Ramadhan, amalan wajib dilipatgandakan 70 kali lipat dan yang sunah disetarakan dengan amalan wajib di luar Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, kita diwajibkan puasa karena puasa adalah ibadah istimewa. "Setiap amalan anak cucu Adam dilipatgandakan. Satu kebajikan dilipatgandakan 10 kali sampai 700 kali lipat, kecuali puasa. Puasa adalah milik-Ku dan Akulah yang akan langsung membalasnya. (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, pada bulan ini diturunkan Alquran, kita dianjurkan untuk membacanya dengan rajin. Imam az-Zuhri menyatakan, tiada amalan pada bulan Ramadhan yang lebih baik setelah amalan puasa dari tilawatul quran (membaca Alquran).Keempat, di dalam Ramadhan terdapat malam al-qadar. Beribadah di malam itu lebih baik dari berjuang di jalan Allah selama 1000 bulan. (QS al-Qadar:1-5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, dosa-dosa kita yang terdahulu akan diampuni bila kita berpuasa dengan baik dan qiyam Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala Allah (HR Bukhari dan Muslim). Keenam, pada bulan puasa ini, doa-doa kita dikabulkan Allah, apalagi saat berbuka puasa (HR Ibnu Majah dan Baihaqi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak lagi keutamaan Ramadhan. Dengan enam keistimewaan saja, sudah seharusnya kita menyiapkan diri menghadapi Ramadhan dengan mengoptimalkan dan memperbanyak ibadah. Di antaranya adalah dengan berniat ikhlas beribadah, mencontoh Rasulullah SAW dalam mengerjakan amaliah Ramadhan, menyiapkan target dalam tilawah, sedekah, baca buku, memperkokoh shalat jamaah, dan hubungan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara amalan unggulan adalah puasa dengan berkualitas, tilawatul quran, qiyam Ramadhan, menanti lailatul qadar tiap malam, memperbanyak tobat dan doa, mengeluarkan zakat fitrah, meningkatkan sedekah, dan iktikaf 10 hari terakhir Ramadhan. Semoga kita dilepaskan dari siksa neraka. Amin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;republika.co.id&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-8804353832737497620?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/8804353832737497620/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/07/kiat-mengoptimalkan-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/8804353832737497620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/8804353832737497620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/07/kiat-mengoptimalkan-ramadhan.html' title='Kiat Mengoptimalkan Ramadhan'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-6706847096488935558</id><published>2011-07-30T13:54:00.000+07:00</published><updated>2011-07-30T13:54:42.514+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kajian'/><title type='text'>Peta Titik Lemah Jiwa</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.arrisalah.net/wp-content/uploads/2011/07/peta-titik.gif" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap manusia memiliki titik lemah yang berbeda-beda. Celah-celah jiwa yang bakal diobservasi oleh setan guna mencari jalan untuk menguasai hatinya. Setelah ditemukan, hasil diagnosa akan dijadikan acuan untuk membuat formulasi penyesatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang tidak mempan dengan minuman keras, tapi lemah menghadapi wanita, tapi ada pula yang sebaliknya. Ada yang kuat menahan godaan wanita, anti minuman keras, tapi lemah dalam menahan marah. Ada pula yang merupakan kombinasi dari dua kelemahan atau bahkan lebih. Sangat bervariasi. Jika diperinci, akan didapatkan list bermeter-meter panjangnya karena setiap manusia memiliki titik kelemahan atau kombinasi dari beberapa kelemahan hati dengan karakternya sendiri-sendiri. Namun begitu, celah paling lebarlah yang biasanya dijadikan fokus untuk menyuntikkan bisikan menyesatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titik-titik lemah tersebut dapat dikategorikan menjadi empat kategori didasarkan pada jenis-jenis dosa sebagai output yang dihasilkannya. Hal ini sebagaimana dipaparkan oleh Ibnul Qayim al Jauziyah dalam bukunya al Jawabul kafi,bahwa dosa akan terklasifikasi menjadi empat tipe ditinjau dari kategori motif dasarnya. Empat klasifikasi itu adalah; Dosa malikiyah, dosa syaithoniyah, dosa siba’iyah dan dosa bahimiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosa malikiyah adalah dosa-dosa yang berawal dari kelemahan jiwa berkaitan dengan hal-hal yang sifatnya ke-maha-an. Kecenderungan hati pada perkara-perkara terkait kekuasaan, kesombongan,keinginan dipuja dan diagungkan, penghormatan yang bersifar hierarki atas-bawah, keinginan untuk mendominasi, atau menentang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Outputnya adalah syirik. Baik syirik dalam bentuk menjadikan dirinya sebagai sesembahan selain Allah atau menjadikan yang lain sebagai sekutu bagi Allah. Ibnul Qayim memang tidak mencontohkan Firaun, namun Firaun sepertinya memang cocok menjadi salah satu contohnya. Keinginan untuk disembah, diagungkan membuatnya sesat dengan menuhankan diri sendiri. Para nabi palsu sepertinya juga termasuk golongan ini. Juga para pemimpin dan pejabat yang lalim, suka berebut kekuasaan, dan ingin agar dirinya atau hukumnya lebih ditaati daripada hukum Allah adalah spesies yang sama dengan Firaun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya adalah dosa syaithoniyah. Jenis dosa yang bermula dari karakter buruk jiwa yang mirip dengan setan. Unsur-unsur yang menyusun sama dengan karakter dasar setan seperti; dengki, dusta dan suka menipu, khianat, culas, senang mengajak orang berbuat maksiat dan melakukan pelanggaran dan berbagai hal diluar tatanan juga bid’ah dan penyelewengan dalam agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wujudnya adalah manusia-manusia yang tidak hanya senang melanggar,tapi juga mengajak orang lain untuk turut serta ‘menikmati’ pelanggaran. Barangkali mereka merasa ada yang kurang jika bermaksiat sendiri. Selain itu, jika semakin banyak yang ikut, kadangkala keburukan bisa dianggap hal yang wajar. Mereka pun tak perlu lagi merasa malu melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, terhadap orang-orang yang taat, kedengkian, olokan, celaan, dan hinaan adalah instrumen yang sering mereka jadikan alat pemuas diri. Bagi mereka, orang-orang taat adalah manusia-manusia sok suci yang suka menipu diri (maksudnya nafsu). Sebenarnya suka terhadap maksiat tapi pura-pura ogah dan benci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga adalah dosa siba’iyah.&amp;nbsp; Jenis dosa yang muncul dari sifat-sifat binatang buas yang ada di dalam jiwa. Permusuhan, amarah, dendam, kekejaman dan kesewenangan dalam berbagai wujudnya. Para pembunuh, preman dan psikopat adalah contoh penampakan manusianya. Muncul dari kekerasan hati dan watak, kesombongan serta minimnya rasa belas kasihan menjadikan pemiliknya menjadi serigala-serigala buas yang mengerikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang terakhir adalah dosa bahimiyah. Yaitu dosa-dosa yang bersifat kebinatangan. Berkisar antara nafsu perut dan yang dibawah perut. Nafsu perut dilayani dengan pemuasan terhadap mulutnya dengan berbagai macam cara; riba, mencuri, korupsi, jual-beli yang haram atau dengan cara haram dan mengambil harta orang dengan curang. Nafsu di bawah perut adalah teman setia yang akan muncul bersamaan atau setelah nafsu perut terpuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosa-dosa ini muncul dari lemahnya jiwa manusia dari sisi syahwat, kemalasan dan ketidak pedulian pada kehormatan diri, kebodohan, dan minimnya rasa malu. Wujudnya adalah orang-orang malas yang gemar makan, para pezina, pengumbar aurat, koruptor, pemakan riba dan manusia-manusia yang memilih makan yang haram daripada yang halal hanya karena khawatir miskin, sengsara dan turun statusnya di mata orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah. Meskipun masih ada dosa yang tidak disebutkan, tapi jika dirunut, hulunya muncul dari keempat klasifikasi ini. Atau bisa juga merupakan kombinasi dari dua atau bahkan keempatnya. Seorang pemimpin lalim tidak sedikit yang juga terkena skandal dengan wanita, penggelapan uang atau konspirasi pembunuhan rival.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling jahat memang yang pertama dan tidak semua orang bisa atau berpeluang melakukannya. Sedang yang paling rendah dan jamak adalah yang terakhir. Namun begitu, klasifikasi terakhir juga dapat menjadi penyebab seseorang sampai pada taraf klasisifkasi dosa pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sekarang, keempat klasifikasi ini dapat menjadi peta penunjuk, dimana posisi kita sebenarnya. Kelemahan hati kita dapat kita diagnosis dari keburukan-keburukan yang kita lakukan. Mengetahui kelemahan sangatlah penting bagi yang ingin menjadi kuat. Karena mengetahui kelemahan diri adalah separuh dari kekuatan itu sendiri. Maka, mari berintrospeksi. Wallhua’lam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;arrisalah.net &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-6706847096488935558?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/6706847096488935558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/07/peta-titik-lemah-jiwa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/6706847096488935558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/6706847096488935558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/07/peta-titik-lemah-jiwa.html' title='Peta Titik Lemah Jiwa'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-8321485549105991806</id><published>2011-07-28T06:31:00.000+07:00</published><updated>2011-07-28T06:31:34.960+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sains'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keajaiban Al quran'/><title type='text'>Akhir Alam Semesta</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="231" src="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/ilustrasi-_110721095351-676.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Benda-benda di jagad raya ini, pada mulanya satu, lalu tercerai-beraikan setelah terjadinya ledakan besar yang mengakibatkan keterpisahan antara satu benda dengan benda lainnya. Sehingga membentuk gugusan benda-benda langit yang terdiri dari galaksi, bintang, planet, satelit dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tentunya keseluruhan benda langit ini tidak mungkin akan terus ada tanpa ada batasnya. Bahkan secara pasti, dapat ditegaskan bahwa seluruh apa yang ada di alam semesta ini akan berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ilmuwan telah banyak melakukan penelitian yang dimaksudkan untuk mengetahui akhir alam raya ini. Dalam melakukan penelitian tersebut, mereka menggunakan hitungan energi yang mendorong alam raya ini agar secara terus-menerus mengalami penambahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan energi ini dimaksudkan untuk menciptakan pemuaian alam secara terus-menerus dengan batasan. Ia tidak boleh melampaui kuantitas penambahan energi yang telah ditentukan, yang dapat mengakibatkan alam raya ini meledak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitan yang mereka lakukan, menghasilkan dugaan bahwa suatu saat energi yang terdapat di alam raya ini akan melampaui batas keseimbangannya yang menyebabkan kehancurannya. Sebagaimana dulu, benda-benda yang ada di alam raya ini terbentuk setelah terjadinya ledakan besar, maka benda-benda ini juga akan hancur setelah terjadinya ledakan besar yang diakibatkan kekuatan energi yang melampaui batas kemampuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qur'an telah menggambarkan akhir alam semesta ini yang menyerupai awal pembentukannya, sebagaimana yang terdapat pada surah Al-Anbiya ayat 104. Allah SWT berfirman: "(yaitu) pada hari Kami gulung langit seperti menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati. Sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengungkapan dengan menggunakan kata ‘Kami gulung langit’, adalah cara pengungkapan yang sangat teliti sekali yang dimaksudkan untuk menggambarkan penyusutan alam semesta ini, karena energi yang terdapat di dalamnya telah melebihi batasan yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qur'an di bagian lain ayatnya, mengungkapkan penciptaan kembali alam semesta setalah ia melewati batas energi yang ditentukan. Allah SWT dalam surah Ibrahim ayat 48 berfirman: "(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit." &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;republika.co.id&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-8321485549105991806?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/8321485549105991806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/07/akhir-alam-semesta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/8321485549105991806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/8321485549105991806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/07/akhir-alam-semesta.html' title='Akhir Alam Semesta'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-7100551494242842368</id><published>2011-07-27T09:45:00.000+07:00</published><updated>2011-07-27T09:45:25.727+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Mengikuti Semua Kata Orang? Cape Deh!</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="231" src="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/ilustrasi-_110530154417-949.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Oleh Muhammad Saifudin Kodiran&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, dalam kitab Azhraf al-Zharfa', Joha bersama putranya pergi ke pasar mengendarai keledai, sementara putranya berjalan di sampingnya. Ketika melewati kerumunan, terdengar celoteh, "Dasar orang tua semena-mena, masak anaknya disuruh berjalan kaki." Merasa tidak nyaman dengan celotehan, Joha turun dari punggung keledai dan berganti posisi dengan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kerumunan lain, terdengar cemoohan, "Dasar anak durhaka, tega sekali membiarkan bapaknya berjalan kaki sementara ia duduk enak." Ia menyuruh putranya turun dan berjalan kaki bersamanya sementara keledainya dituntun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa langkah kemudian, orang-orang berkomentar, "Orang aneh, mengapa keledai itu tidak dinaiki." Ia bersama sang anak menaiki punggung keledai. Di lokasi selanjutnya, orang-orang berseloroh, "Bapak dan anak sama dungunya, masak seekor keledai lemah ditunggangi berdua." Tak mau dianggap orang bersalah, Joha dan anaknya turun, lalu keledai itu dipanggul berdua. Anak-anak kecil yang melihatnya girang dan tertawa-tawa. Keduanya berjalan hingga sampai di jembatan kecil. Joha bingung dan serbasalah. Akhirnya, keledai itu dilemparnya ke sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita di atas adalah gambaran orang yang tidak teguh dalam prinsip. Nashruddin Joha atau dikenal dengan Nashruddin Hoja, tokoh unik pada masa keemasan Islam. Ia bermaksud pergi ke pasar untuk berdagang bersama putranya. Dalam perjalanan, ia terjebak dalam tindakan yang membuat dirinya kebingungan. Bingung bukan lantaran tawar-menawar harga atau menghitung keuntungan, melainkan bingung karena melakukan tindakan yang tak dimengerti oleh dirinya sendiri. Joha lupa bahwa tujuan perjalanannya adalah berdagang ke pasar. Maksud hati menyenangkan setiap orang, apa daya bingung yang didapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter Joha dalam kisah di atas menurut teori kepribadian dikenal dengan conformist personality, pembawaan kepribadian yang cenderung membiarkan sikap dan pendapat orang lain untuk menguasai dirinya. Tindakan ini muncul karena ada perasaan khawatir tidak mendapat pengakuan dari orang lain. Dampak dari kepribadian ini adalah rentan untuk dikuasai oleh pengaruh-pengaruh liar dan tak mampu mempertahankan tujuan atau prinsip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut hierarki Maslow, aktualisasi diri merupakan kebutuhan tertinggi (meta-needs) dalam hidup. Aktualisasi diri muncul karena adanya konsistensi terhadap tujuan. Aktualisasi diri penting sebab jika tak terpenuhi (bagi sebagian orang yang telah terpenuhi kebutuhan dasarnya) bisa berakibat metapatologi (penyakit kejiwaan), seperti sinisme, kebencian, kegelisahan, depresi dan metapatologi lainnya.&amp;nbsp; Namun, dalam kisah Joha, ia terlampau khawatir sehingga melakukan kekeliruan cara meraihnya, bahkan mengorbankan tujuannya. Akibatnya, Joha menderita kerugian waktu, energi, dan keledai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alquran memberi solusi untuk mengantisipasi kekeliruan di atas, yaitu dengan istiqamah (konsistensi). "Tetap teguhlah kamu pada jalan yang benar sebagaimana yang telah diperintahkan kepadamu." (QS Hud: 112). Selanjutnya, bertawakal dengan keputusan yang telah diambil. "Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya." (QS Ali Imran: 159). Wallahu A'lam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;republika.co.id &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-7100551494242842368?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/7100551494242842368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/07/mengikuti-semua-kata-orang-cape-deh.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7100551494242842368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/7100551494242842368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/07/mengikuti-semua-kata-orang-cape-deh.html' title='Mengikuti Semua Kata Orang? Cape Deh!'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-3459314961672057184</id><published>2011-07-27T05:57:00.000+07:00</published><updated>2011-07-27T05:57:34.220+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kontes SEO'/><title type='text'>TOP 1 Oli sintetik mobil-motor Indonesia</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.top1.co.id/" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="105" src="http://4.bp.blogspot.com/-I6uT_XvxAGE/Ti51KMeWylI/AAAAAAAAAlc/svxp80cQkCs/s200/top+1+oli+penghargaan+award+indonesia.png" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.top1.co.id/"&gt;TOP 1 Oli sintetik mobil-motor Indonesia&lt;/a&gt;. Oli pelumas atau yang sering kita sebut oli merupakan bagian yang tidak dipisahkan dari motor atau mobil yang kita tunggangi. Demi performa motor dan mobil kita menjadi lebih baik pastinya kita memperhatikan oli apa yang akan kita pakai. &lt;a href="http://www.top1.co.id/"&gt;TOP 1 Oli sintetik mobil-motor Indonesia&lt;/a&gt; merupakan pilihan yang sangat tepat dalam meningkatkan performa mesin motor dan mobil kita karena merupakan oli yang paling berkualitas. Banyak sekali penghargaan yang sudah diraih diantaranya :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; FIM&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; SUPERBRANDS (2004 - 2010)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; TOP BRAND (2008 – 2010)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; INDONESIA BEST BRAND AWARD (2003 - 2010)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; INDONESIA CUSTOMER SATISFACTION AWARD (2001 - 2010)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ICLA (2005 - 2006) &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi tidak salah kita memilih TOP 1 sebagai Oli sintetik mobil-motor Indonesia. Oli anda TOP 1 juga kan?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-3459314961672057184?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/3459314961672057184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/07/top-1-oli-sintetik-mobil-motor.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/3459314961672057184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/3459314961672057184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/07/top-1-oli-sintetik-mobil-motor.html' title='TOP 1 Oli sintetik mobil-motor Indonesia'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-I6uT_XvxAGE/Ti51KMeWylI/AAAAAAAAAlc/svxp80cQkCs/s72-c/top+1+oli+penghargaan+award+indonesia.png' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-8097172508361228919</id><published>2011-07-27T05:28:00.001+07:00</published><updated>2011-07-27T08:33:08.619+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tafsir Al Quran'/><title type='text'>Manfaat Belajar Tahsin Al Quran</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://2.bp.blogspot.com/-gAHfDbexHZA/Td_ONxm5sxI/AAAAAAAABkk/GE5pPHJ_xDY/s320/Al-Quran.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;Tahsinul Qur'an atau memperbaiki bacaan al-Qur'an adalah indikasi dari keimanan seorang muslim. Seorang muslim yang tidak berusaha untuk memperbaiki bacaan al-Qur'annya, maka keimanannya terhadap al-Qur'an sebagai kitabullah patut diragukan. Karena bacaan yang bagus adalah cerminan rasa keyakinannya kepada wahyu Allah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang hal ini Allah swt berfirman dalam Qs surat al-Baqarah: 121:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;الذين ءاتيناهم الكتاب يتلونه حق تلاوته أولئك يومنون به ومن يكفر به فألئك هم الخاسرون&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Artinya: "Orang-orang yang diberikan al-Kitab (Taurat dan Injil) membacanya dengan benar. Mereka itulah orang-orang yang mengimaninya. Dan barangsiapa yang ingkar kepada al-Kitab, maka merekalah orang-orang yang merugi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun ayat ini menyinggung kaum Ahlul Kitab yang terdiri dari kaum Yahudi dan Nasrani, tapi sebagian besar para mufassirin menyebutkan bahwa khitob (seruan) ayatnya bersifat umum. Termasuk di dalamnya juga ditujukan kepada umat Islam yang berkitabsucikan al-Qur'an al-Karim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini juga diperkuat oleh kaedah Ushul Fiqih:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;العبرة بعموم اللفظ لا بخصوص السبب&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;"Ibrah (pelajaran) itu dilihat dari umumnya lafaz, bukan dari sebab yang khusus."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu WAJIB hukumnya bagi setiap muslim dan muslimah untuk memperhatikan bacaan al-Qur'annya. Ini disebabkan karena tilawah yang baik akan mempengaruhi kualitas ibadah kita di sisi Allah swt. Sebagai contoh misalnya, dalam shalat jama'ah bagi kaum laki-laki muslim, bacaan al-Fatihah yang tidak baik dan berantakan dapat menyebabkan shalat jama'ah menjadi tidak sempurna. Dan ini tentu saja akan cukup mempengaruhi kualitas shalat kita di sisi Allah swt. Diterimakah ataukah ditolak? Bisa dipastikan dengan tilawah yang tidak beres dan buruk itu, ibadah shalat itu menjadi cacat dan berpeluang tidak diterima di hadapan Allah swt cukup besar. Karena Allah hanya menerima yang baik-baik saja, seperti yang disinggung oleh baginda Rasulullah saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain menurut tinjauan ilmu ushul fiqih, mereka yang tidak mau memperbaiki tilawah al-Qur'an menjadi lebih baik dan sesuai dengan kaedah tajwid, maka akan dimasukan kategori orang-orang yang lalai dan tidak memperdulikan kitabullah ini. Dalam konteks ayat di atas, kaum Yahudi dan Nasrani yang tidak mau mempelajari dan mengingkari kitab sucinya dikategorikan ke dalam golongan orang-orang yang merugi. Sebagai seorang muslim, tentu saja kita tidak ingin dimasukan ke dalam golongan yang merugi seperti halnya kedua Ahlil Kitab di atas hanya karena lalai dan tidak memiliki ihtimam (perhatian) terhadap kitab suci kita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat lain yang bisa kita dapatkan dari Tahsinul Qur'an adalah dimasukkannya kita ke dalam golongan yang terhindar dari dosa. Imam Jazari, seorang ulama dan pakar Tajwid al-Qur'an mengatakan dalam matan 'al-Jazari'-nya:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;والأخذ بالتجويد حتم لازم من لم يجود القرآن آثم&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;فإنه به الإله أنزلا وهكذا منه إلينا وصلا&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Membaca al-Qur'an dengan tajwid adalah sebuah keharusan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Siapa yang tidak men-tajwidkan al-Qur'an maka ia berdosa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Karena dengan Tajwid Allah menurunkannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Dan demikianlah ia sampai kepada kita juga dengan tajwid&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah haditsnya Rasulullah menggemarkan kita untuk mampu membacanya dengan tartil dan bagus. Dalam hadits shohih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim seperti yang tersebut dalam hadits Arbain Nawawiyyah, beliau bersabda:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;يقال لصاحب القرآن يوم القيامة: إقرأ وارتق ورتل كما كنت ترتل فى الدنيا فإن منزلتك فى الحنة عند آخر آية تقرأها&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: "Akan dikatakan kepada Ahli Qur'an pada hari kiamat: "Bacalah, naiklah (ke atas surga) dan bacalah dengan tartil sebagaimana kami dulu pernah membacanya di dunia. Karena sesungguhnya kedudukanmu di surga terdapat pada akhir ayat yang kamu baca."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain: Bagaimana mungkin Allah akan mempersilahkan kita menaiki tangga demi tangga surga kalau tilawah dan hafalan al-Qur'an kita buruk dan tidak bisa dipertanggungjawabkan??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat lain Tahsinul Qur'an adalah dapat merangsang hati untuk melakukan tadabbur (perenungan) ayat yang sedang dibaca. Hanya dengan tilawah yang baik dan suara yang baguslah, lantunan suara ayat-ayat al-Qur'an menjadi indah, meresap dan menggerakkan pikiran si pembacanya. Sebaliknya, bacaan yang masih belum baik dan berantakan justru akan membuat keindahan mukjizat al-Qur'an menjadi hilang. Akibatnya, tilawah al-Qur'anpun menjadi mengendur. Inilah dampak negatif tilawah yang serampangan dan tanpa bimbingan seorang guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, bagi anda yang sempat membaca artikel ringan dan sederhana ini, mari segera memperbaiki tilawah al-Qur'an anda. Karena memperbaiki tilawah al-Qur'an menjadi lebih baik adalah kewajiban setiap muslim dalam mengimani dan bermuamalah dengan Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat meningkatkan kualitas bacaan Al Quran Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam bish-showab. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-8097172508361228919?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/8097172508361228919/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/07/manfaat-belajar-tahsin-al-quran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/8097172508361228919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/8097172508361228919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/07/manfaat-belajar-tahsin-al-quran.html' title='Manfaat Belajar Tahsin Al Quran'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-gAHfDbexHZA/Td_ONxm5sxI/AAAAAAAABkk/GE5pPHJ_xDY/s72-c/Al-Quran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-700120039022040149</id><published>2011-07-26T15:01:00.002+07:00</published><updated>2011-07-26T15:01:57.122+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Urgensi Sambut Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="231" src="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/ramadhan-ilustrasi-_110726120020-974.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak terasa Ramadhan sebentar lagi tiba. Sebuah bulan yang sangat agung dan mulia serta satu-satunya bulan yang disebutkan namanya secara jelas di dalam Alquran. Sudah sepantasnya kaum Muslim mempersiapkan diri menghadapi kedatangannya. Sebab, persiapan menyambut kedatangan bulan Ramadhan, menjadi langkah awal yang sangat menentukan berhasil tidaknya seseorang dalam meraih berbagai keutamaan yang terdapat di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling tidak ada dua alasan mengapa kita harus mempersiapkan diri menyambut Ramadhan. Pertama, merujuk kepada sikap yang ditunjukkan oleh Rasulullah SAW, sahabat, dan generasi saleh terdahulu. Seperti disebutkan dalam riwayat yang berasal dari Anas ra dengan sanad yang lemah bahwa ketika memasuki bulan Rajab, Rasulullah saw berdoa, "Ya Allah berkahi kami pada bulan Rajab dan Sya'ban ini. Serta sampaikan kami ke dalam bulan Ramadhan." (HR al-Tirmidzi dan al-Darimi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, Ma'la bin Fadhal berkata, "Dulu sahabat Rasul SAW berdoa kepada Allah sejak enam bulan sebelum masuk Ramadhan agar Allah sampaikan umur mereka ke bulan yang penuh berkah itu. Kemudian, selama enam bulan sejak Ramadhan berlalu, mereka berdoa agar Allah terima semua amal ibadah mereka di bulan itu." Jika demikian sudah semestinya kita juga mempersiapkan diri sebaik mungkin menyambut Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, melihat posisi dan urgensi Ramadhan sebagai tamu Allah yang istimewa. Sebab, seperti diketahui Ramadhan dihadirkan untuk membentuk manusia yang bertakwa (lihat QS al-Baqarah [2]: 183). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan visi ketakwaan tersebut, Ramadhan menjadi media yang sangat penting untuk meng-upgrade kualitas manusia dan meningkatkan derajatnya di sisi Allah (QS al-Hujurât [49]: 13). Dengan visi ketakwaan, Ramadhan juga menjadi media yang sangat efektif untuk mendapatkan berbagai kemudahan dan kelapangan hidup dari Allah SWT (QS ath-Thalaq [65]:2). Selain itu, Ramadhan juga menjadi media bagi lahirnya keberkahan, terbukanya pintu rahmat, dan solusi bagi bangsa dan negara (QS al-A'raf [7]: 96).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat peran tersebut, Ramadhan tak ubahnya seperti wadah pembinaan yang memiliki fungsi strategis. Jika lembaga seperti Lemhanas diproyeksikan untuk mencetak SDM unggulan, melahirkan pejabat yang berkualitas, serta memberikan solusi bagi bangsa dan negara, Ramadhan juga demikian. Bahkan, lebih daripada itu, Ramadhan telah terbukti menjadi madrasah istimewa yang berhasil melahirkan generasi dan solusi terbaik sepanjang masa.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Ramadhan harus disikapi dan disambut secara positif. Agar mencapai prestasi maksimal, dibutuhkan sejumlah persiapan. Di antaranya memperbanyak puasa di bulan Sya'ban, melaksanakan shalat sunah terutama di waktu malam, membaca Alquran, berzikir dan berdoa, serta bersedekah. Selain itu, harus ada perencanaan dan rapat kerja keluarga untuk menetapkan target yang akan dicapai pada bulan Ramadhan, berikut cara pencapaiannya. Wallahu a'lam bish-shawab.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;republika.co.id&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-700120039022040149?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/700120039022040149/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/07/urgensi-sambut-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/700120039022040149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/700120039022040149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/07/urgensi-sambut-ramadhan.html' title='Urgensi Sambut Ramadhan'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-4967630676691994513</id><published>2011-07-25T13:56:00.000+07:00</published><updated>2011-07-25T13:56:30.193+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Kekuatan Azan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="231" src="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/adzan-_110426202540-858.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waktu bergerak dan terus berputar. Malam berganti dan siang kembali menjelang. Begitu seterusnya, hingga fase alam dunia ini berakhir. Tentu, tidak ada yang bisa menahan gerak sunatulah-Nya ini. "Sungguh dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang, terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berilmu." (QS Ali Imran [3]: 190).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap kali terjadi pergantian dari malam ke siang atau sebaliknya, maka bagi mereka yang beriman kepada Allah, pasti akan menyambutnya dengan panggilan shalat. Saat peralihan dari malam ke siang bukankah kita disambut dengan shalat Subuh. Saat peralihan dari siang ke malam kita disambut dengan shalat Zhuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya. Bahkan, pada tengah malam saat penghuni bumi terlelap dalam tidurnya, mereka para perindu-Nya berdiri menegakkan shalat, rukuk, dan sujud kehadirat Allah Rabbul 'Izzah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang beriman pasti merindukan suara azan yang bersahutan dari berbagai masjid dan mushala. Karena, tidak ada alunan suara yang berhenti memenuhi ruang semesta di negeri ini selain azan. Selama 24 jam, azan akan terus berkumandang bahkan menjelajah ke seluruh seantero bumi ini. Dari Papua hingga Aceh, terus berlanjut hingga berbagai negara dan benua. Belum selesai kumandang azan Zhuhur di Amerika, Azan Subuh sudah kembali menyapa Papua. Tanpa kita sadari, para muazin di seluruh penjuru dunia ini, tak henti-hentinya bersahutan mengumandangkan azan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara azan Zhuhur seolah meredam teriknya sinar sang surya. Suara azan Ashar bercampur dengan sinar mentari yang menghangat dan tiupan angin yang sepoi. Suara azan Maghrib yang lantang, mengajak melepas penatnya hari. Suara azan Isya, membawa kehangatan ketika malam mulai beranjak dingin. Sementara suara azan Subuh memecah keheningan dan membangunkan kesadaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua panggilan azan ini bertujuan mengingatkan penghuni bumi yang beriman kepada Allah untuk tegak dengan shalatnya. Mengingat Allah sebanyak-banyaknya dan mengajak manusia untuk tidak terlelap dan lupa pada kesibukan dan keasyikan dunia. Menyeru manusia untuk tidak tersesat dalam kegelapan dunia dan kepengepan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikanlah lafaz-lafaz azan yang sering kita kumandangkan itu. Betapa tingginya kekuatan azan dan betapa indah kata-katanya. Kata-kata itu dengan seluruh kekuatannya terus-menerus mengingatkan kita akan palsunya segala klaim keduniawian. Di bumi dan di langit hanya ada satu Tuhan yang pantas disembah dan diikuti ajaran-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah, azan bukan semata panggilan muazin, tetapi panggilan Allah kepada hamba-hamba pilihan-Nya. Coba simak ulang lafaz azan. Ternyata yang dipanggil "Hayya 'alash shalah" adalah yang bersyahadat. Artinya, mereka yang telah bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah; tidak ada ajaran yang dapat membahagiakan kecuali ajaran yang dibawa utusan-Nya, Nabi Muhammad SAW. Mereka yang tidak bersyahadat tidak dipanggil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara panggilan itu dalam rangka "al-falaah," meraih kesuksesan dunia akhirat. Inilah yang membuat orang-orang beriman selalu bahagia mendengar dan memenuhi panggilan setiap kumandang azan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;republika.co.id&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-4967630676691994513?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/4967630676691994513/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/07/kekuatan-azan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/4967630676691994513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/4967630676691994513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/07/kekuatan-azan.html' title='Kekuatan Azan'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-1724497868364591845</id><published>2011-07-25T10:48:00.000+07:00</published><updated>2011-07-25T10:48:11.102+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramadhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>Manfaat Shaum Bagi Kesehatan</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Zq-QjAFtiQk/TGU-Uzx7muI/AAAAAAAACE8/0Mb3VbKHg24/s320/puasa+perpanjang+usia.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengurai lebih jauh tentang dampak puasa , maka saya akan menjelaskan hal tersebut lebih rinci dibawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;a. Pengaruh Puasa terhadap Metabolisme&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Secara bukti empirik bahwa puasa dapat mempengaruhi metabolisme tubuh manusia. Disamping jaringan otot dan lemak, peran liver sangat besar dalam menyediakan glukose sebagai bahan bakar utama untuk menunjang kehidupan. Dalam kondisi sedang berpuasa, liver melepaskan cadangan glukose dan aktif membentuk glukose baru dari sisa pembakaran glukose sebagai bahan limbah metabolisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu puasa juga mempengaruhi metabolisme lemak. Sebagai cadangan bahan bakar, lemak juga memiliki fungsi struktural dalam tubuh manusia yang dapat mengendalikan keseimbangan kadar unsur-unsurnya; seperti kolesterol, trigliserida, HDL, LDL. Peran liver pun sangat besar dalam proses ini. Adanya gangguan keseimbangan lemak dapat juga menjurus pada timbulnya penyakit berupa gangguan pada sirkulasi darah dan jantung. Perlu diketahui bahwa timbulnya penyakit semacam itu dewasa ini ternyata cenderung meningkat seiring dengan semakin majunya peradaban manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibawah ini akan kita lihat hasil penelitian, pengaruh puasa terhadap fungsi kimiawi tubuh.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1. Pengaruh Puasa terhadap Susunan Darah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak ada pengaruh terhadap frekwensi denyut jantung dan suhu badan akibat shaum. Juga kondisi hemoglobin (Hb) tetap sebagaimana biasa. Ini disebabkan waktu shaum tidak cukup untuk menimbulkan pengaruh terhadap Hb. Ini tentunya juga tidak menimbulkan perubahan berarti pada tensi darah secara umum, meski ada sedikit penurunan tensi darah pada sebagian kondisi diawal Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2. Pengaruh Puasa terhadap Assimilasi Kalori bagi Sel&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak ada perubahan yang terlihat pada kadar assimilasi pokok didalam sel-sel tubuh selama masa shaum. Tetapi pada wanita hamil malah meningkat, berkisar antara 15,1 kalorimeter (lebih dari biasanya) pada hari-hari pertama shaum. Hasil dalam batas potensi tubuh jika kondisi hamil tidak dimasukkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt; 3. Pengaruh Puasa terhadap Gula Darah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; B,C,D = Hari pertama hari ke-10 akhir Ramadhan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; E = Sebulan sesudah Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; A&amp;nbsp;&amp;nbsp; B&amp;nbsp; C &amp;nbsp; D&amp;nbsp; E &amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak Shaum&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 92 97 90 88 93&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Rata-rata Tingkat Gula darah pada orang puasa&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 84 80 80 74 86 &amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Wanita Hamil&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 88 84 72 68 81&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; A = Sebelum Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tabel tersebut nampak ada penurunan yang menyolok pada tingkatan jumlah gula darah dalam darah. Tapi ini masih dalam batas normal (70% mg-110 mg).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;4. Pengaruh Puasa terhadap SGOT, SGPT, Fosfat alkalin, Albumin, Globulin dan Protein darah total.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hasil penelitian pengaruh puasa terhadap Fungsi Hati tersebut adalah normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 5. Pengaruh Puasa terhadap Laju Metabolik Basal (Basal Metabolic Rate, BMR)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hasil penelitian pengaruh puasa terhadap BMR adalah dalam batas normal. Yodium yang mengikat protein normal. Hanya jika puasa diperpanjang maka BMR turun, seperti halnya pada kegiatan fisik berat. Ini menjamin bahwa turunnya berat badan tidak berlebihan. Dengan turunnya BMR, denyut nadi dan tekanan darah juga turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt; 6. Pengaruh Puasa terhadap Laju Filtrasi Glomerular&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hasil penelitian pengaruh puasa terhadap LFG adalah normal dan gravitasi spesifik air kencing tetap konstan seluruhnya. Nitrogen urea darah normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt; 6. Pengaruh Puasa terhadap Magnesium (Mg)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Selama berpuasa Mg darah meningkat. Beberapa reaksi ion magnesium dapat menimbulkan pengaruh kardioprotektif sehingga kini magnesium sering digunakan dalam pengobatan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;b. Pengaruh Puasa terhadap fungsi Fisiologi tubuh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tubuh manusia memiliki mekanisme alamiah yang digunakan untuk mangatasi kondisi-kondisi yang tak diinginkan, agar tetap dalam kondisi normal. Mekanisme alamiah ini disebut sebagai Hemeostatis. Dalam keadaan puasa selama 14 jam tubuh tidak mendapatkan supplai makanan, akan tetapi tubuh tetap bertahan. Ini disebabkan tubuh masih memiliki cadangan energi dalam bentuk lemak yang berasal dari karbohidrat yang disimpan dalam bentuk glikogen. Cadangan energi ini mampu bertahan sampai 25 jam. Dengan demikian, mereka yang berpuasa jangan khawatir menjadi sakit karena memiliki mekanisme alamiah untuk mempertahankan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibawah ini kita akan mengetahui pengaruh mekanisme puasa terhadap fungsi fisiologi tubuh adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;1.&amp;nbsp; Pengaruh Puasa terhadap Otak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengaruh puasa terhadap daya ingat sangat besar. Ini diakibatkan oleh karena puasa mengakibatkan tidur semakin nyenyak, dan pada saat tidur nyenyak tersebut terjadi sintesis protein yang digunakan untuk memulihkan fungsi otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;2. Pengaruh Puasa terhadap Jantung&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dengan puasa jantung semakin sehat, oleh karena otot-otot jantung diberikan isitrahat yang cukup untuk mengadakan recovery. Selain itu juga ada ion Mg yang berfungsi sebagai kardioprotektor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kadar plasma Mg rendah selama satu atau dua hari setelah Myocardial infarction dan peluang pasien untuk sembuh dari serangan jantung meningkat bila Mg segera diberikan setelah serangan jantung. Puasa mengecilkan tingkat kematian dalam Myocardial infarction, kemungkinan dengan mengurangi resiko Arrhytmia serius, terutama ventricular vibrillation yang disebabkan oleh kenaikan konsentrasi lokal katekolamin. Kekurangan Mg meningkat ketegangan nadi jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;3. Pengaruh Puasa terhadap Sistem Pencernaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Diluar bulan Ramadhan alat pencernaan kita bekerja extra keras selama hampir 11 bulan dari 12 bulan dalam satu tahun. Oleh karena itu sepantasnyalah alat pencernaan ini diberi istirahat, paling sedikit satu bulan dalam satu tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Makanan yang masuk kedalam tubuh memerlukan proses pencernaan kurang lebih delapan jam, yaitu empat jam diproses didalam lambung dan empat jam didalam usus kecil. Jika makan sahur dilakukan pada pukul empat pagi, berarti pukul 12 siang alat pencernaan selesai bekerja. Dari pukul 12 siang sampai berbuka kurang lebih selama 6 jam, alat pencernaan mengalami istirahat total. Hal ini terjadi selama satu bulan. Masa ini cukup untuk membersihkan makanan yang tertimbun dalam usus besar dan memberikan kepada usus besar untuk beristirahat dari proses pencernaan. Oleh karena itu dalam bulan puasa usus besar bersih dari makanan yang bertumpuk, suatu hal yang menjadikan makanan tidak masam karena tidak dicerna dan membebaskan seseorang dari gas dan bau yang tidak sedap dan rusaknya alat pencernaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Selama proses pencernaan didalam lambung, makanan berubah wujud menjadi seperti bubur dengan tingkat keasaman tertentu. Selanjutnya didalam usus kecil diproses, disaring dan diserap sampai tingkat molekular yang amat lembut, yang disebut sari-sari makanan. Setelah proses ini, sari-sari makanan yang mengandung gizi berproses menjadi darah, yang kemudian disupplai keseluruh tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mekanisme kerja lambung pada saat puasa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;SAHUR (Kurang lebih pukul 04.00 pagi)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selama empat jam setelah sahur -- Makanan disiapkan dengan keasaman tertentu dilambung, untuk selanjutnya dikirim ke usus kecil&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Empat jam berikutnya -- Makanan diubah dari wujud bubur menjadi sari-sari makanan di usus kecil, selanjutnya disupplai keseluruh tubuh melalui pembuluh darah (Kurang lebih pukul 12.00 siang)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Enam jam berikutnya -- Alat-alat pencernaan (lambung dan usus kecil) mengalami istirahat selama kurang lebih enam jam (pukul 12.00-18.00)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;BERBUKA PUASA (Kurang lebih pukul 18.00 sore)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Total : Kurang lebih empat belas jam selamanya, mulai dari setelah sahur sampai berbuka, tubuh orang yang berpuasa tidak disupplai oleh makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;4. Pengaruh Puasa terhadap Ginjal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Laju filtrasi Glomerular normal, dan gravitasi spesifik air kencing tetap konstan seluruhnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi perubahan apapun pada fungsi kedua ginjal selama shaum dan justru selama ginjal menguraikan timbunan zat sisa yang membahayakan tubuh seperti elektrolit ataupun purin yang dapat menimbulkan penyakit Gout.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt; 5. Pengaruh Puasa terhadap Hepar (Hati)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dalam kondisi sedang berpuasa, liver melepaskan cadangan glukose dan aktif membentuk glukose baru dari sisa pembakaran glukose sebagai limbah metabolisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Aktivitas pelepasan cadangan dan pembentukan glukose baru yang disentralisasi di liver merupakan hasil proses tubuh yang sangat komplek dalam rangka mempertahankan keseimbangan lingkungan dalam tubuh. Proses ini melibatkan hampir seluruh subsistem dan organ tubuh, termasuk didalamnya sistem hormon dan susunan syaraf pusat. Pengendalian fungsi hati dalam metabolisme sangat bergantung pada hormon pankreas, insulin dan glukagon. Hormon insulin bekerja menghambat pembentukan glukose, sedangkan glukagon justru memacu pembentukan serta pelepasan glukose. Sementara itu pelepasan hormon pankreas dipengaruhi oleh kadar glukose plasma (gula darah). Apabila glukose darah turun maka pelepasan insulin dihambat, sedangkan pelepasan glukagon dipacu, sehingga hati akan meningkatkan glukoneogenesis (pembentukan glukose baru) dan melepaskan glukosenya ke darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;6. Pengaruh Puasa terhadap Kulit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setiap saat tubuh mengalami metabolisme energi, yaitu peristiwa perubahan dari energi yang terkandung dalam zat gizi menjadi energi potensial dalam tubuh. Sisanya akan disimpan didalam tubuh, sel ginjal, sel kulit, serta dalam bentuk lemak dan glikogen. Cadangan gizi inilah yang sewaktu-waktu akan dibakar menjadi energi jika tubuh tidak mendapat supplai pangan dari luar. Ketika berpuasa, cadangan energi yang tersimpan dalam organ-organ tubuh serta sel-sel penyimpannya. Peristiwa ini lazim disebut Peremajaan Sel. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan bila orang yang sering berpuasa, kulitnya akan menjadi lebih segar dan lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 7. Pengaruh Puasa terhadap Hormon&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada saat-saat tertentu, misalnya disaat sedih, gembira, cemas, bersikap sosial dan yang lainnya. Kelenjar endoktrin menghasilkan zat-zat kimia yang mengeluarkan hormon. Jika tugasnya sudah selesai, pengeluaran hormon dihentikan untuk sementara, sambil menunggu tugas yang sama. Idealnya, hormon-hormon tersebut berfungsi secara seimbang didalam tubuh. Kelebihan atau kekurangan hormon tertentu berakibat buruk bagi kesehatan. Misalnya, kekurangan hormon insulin akan mengakibatkan terkena penyakit. Diabetes Melitus, sedang bila kelebihan akan mengakibatkan hiperglikemia. Demikian dengan hormon-hormon lainnya, kekurangan atau kelebihan produksinya akan menghasilkan efek yang kurang baik bagi tubuh dan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;8. Meningkatkan Fungsi Organ Tubuh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berpuasa berarti memberikan kesempatan interval selama kurang lebih empat belas jam bagi kerja organ-organ tubuh, seperti : lambung, ginjal, liver. Selama itu tubuh tidak menerima makanan ataupun minuman, sehingga menimbulkan efek berupa rangsangan terhadap seluruh sel, jaringan tubuh dan organ tubuh. Efek rangsangan ini akan menghasilkan, memulihkan dan meningkatkan fungsi-fungsi organ sesuai dengan fungsi fisiologisnya, misalnya panca indra menjadi tajam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://kesehatan.bandungkab.go.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1435174895193630681-1724497868364591845?l=saga-islamicnet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/feeds/1724497868364591845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/07/manfaat-shaum-bagi-kesehatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1724497868364591845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1435174895193630681/posts/default/1724497868364591845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://saga-islamicnet.blogspot.com/2011/07/manfaat-shaum-bagi-kesehatan.html' title='Manfaat Shaum Bagi Kesehatan'/><author><name>Admin Islamic.Net</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02145540941997881814</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-I60VyRuN-M0/TuM8_PoNX9I/AAAAAAAACDU/Zq3n0SvfyGQ/s220/favicon.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Zq-QjAFtiQk/TGU-Uzx7muI/AAAAAAAACE8/0Mb3VbKHg24/s72-c/puasa+perpanjang+usia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1435174895193630681.post-8318300263839760017</id><published>2011-07-25T06:25:00.001+07:00</published><updated>2011-07-25T06:40:34.273+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dakwah'/><title type='text'>Membuktikan Diri Muslim dihadapan Allah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/suara-langit/alloh-platinum.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang muslim perlu selalu melakukan muhasabah (introspeksi). Terutama ia harus periksa adakah dirinya telah memenuhi kriteria seorang beriman sejati? Dan untuk itu ia mesti membuktikan bahwa dirinya merupakan seorang muslim di hadapan Allah سبحانه و تعالى . Bukan di hadapan manusia lainnya. Muslim-mukmin sejati pasti mengharapkan pengakuan dari Allah سبحانه و تعالى bukan dari sesama manusia, bahkan bukan pengakuan dari dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam bukunya, Anshari Ismail menulis sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang perlu kita lakukan hanyalah membuktikan diri bahwa kita ini seorang muslim. Muslim yang dikehendaki oleh Allah سبحانه و تعالى , bukan muslim yang kita kira sendiri. Karena kita adalah hamba Allah سبحانه و تعالى&amp;nbsp; bukan hamba diri sendiri. Karena kita mengharap ridha Allah سبحانه و تعالى&amp;nbsp; bukan ridha diri sendiri. Oleh karena itu, untuk membuktikan bahwa kita seorang muslim, maka kita harus ber-Islam dengan caranya Allah سبحانه و تعالى bukan dengan cara kita sendiri. Tetapi bagaimana ber-Islam dengan cara Allah سبحانه و تعالى ?” (“Jalan Islam-Transformasi Akidah dalam Kehidupan” – Anshari Ismail - AnNur Books Publishing 2008 – hlm 7)&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini, tidak sedikit kaum muslimin yang ber-islam menurut kemauannya sendiri atau kemauan orang lain. Sehingga ia membuat kriteria sendiri siapa yang disebut muslim. Dan karena kriteria itu adalah buatannya sendiri, maka cenderung disesuaikan dengan keinginan pribadi. Misalnya, dia menganggap dirinya muslim bila sudah mengucapkan dua kalimat syahadat, tanpa memandang perlu memahami konsekuensinya. Dia kira hanya dengan sudah mengucapkan secara lisan dua kalimat syahadat berarti seseorang sudah pasti terpelihara dari api neraka dan masuk surga. Dia berlindung di balik hadits seperti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang mengucapkan: “Tidak ada ilah (yang berhak disembah) selain Allah” (laa ilaaha illa Allah), niscaya dia masuk surga.” (Tirmidzi 2562) Shahih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Syaikh Abu Abdurrahman Al-Atsari menulis sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada pula beberapa hadits yang serupa. Banyak dari mereka menganggap bahwa mengucapkan dua kalimat syahadat sudah cukup menetapkan sifat Islam dan berhak masuk surga meskipun tidak mengerjakan sholat, melakukan perbuatan mungkar, menghina Allah سبحانه و تعالى RasulNya صلى الله عليه و سلم dan ayat-ayatNya, menyekutukan Allah سبحانه و تعالى dengan sesuatu yang tidak mempunyai kekuasaan, memberikan loyalitas kepada musuh-musuh Allah سبحانه و تعالى dari kalangan Yahudi dan Nasrani serta orang-orang komunis, menerapkan hukum-hukum kafir, UUD jahiliyah bagi manusia, melarang sebagian aturan-aturan Islam dan memeranginya, seperti jihad fii sabilillah, sebagaimana yang terjadi di negeri kaum muslimin hari ini. Jelas itu hanya terjadi pada orang bodoh atau orang pandir yang membela para thaghut, yang tumbuh sejak kecil hingga tua di atas aturan itu...” (“Al-Haqq wal-Yaqin fi ‘Adawat At-Tughat wal-Murtaddin” – Abu Abdurrahman Al-Atsari – media Islamika 2009 – hlm 17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengucapkan dua kalimat syahadat memang merupakan bentuk resmi seseorang dikatakan memeluk agama Islam, namun sekadar mengucapkannya tidak serta-merta menjadikan seseorang menjadi mukmin sejati. Ia perlu membuktikan dirinya melalui berbagai pengalaman di dalam hidupnya agar jelas terlihat bahwa antara ucapan di lisan, pembenaran di dalam hati dan pembuktian dengan segenap anggota tubuh ada keselarasan dan hilanglah pertentangan antara satu bagian dengan bagian lainnya. Semua itu perlu didukung dengan ilmu dan amal. Oleh karenanya Allah سبحانه و تعالى berfirman bahwa setiap orang yang mengaku muslim perlu diuji agar jelas apakah pengakuannya jujur atau dusta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لا يُفْتَنُونَ وَلَقَدْ فَتَنَّا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS Al-Ankabut 2-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslim pasti mengalami aneka ujian dari Allah سبحانه و تعالى . Terkadang ujian berupa kesulitan dan terkadang berupa kesenangan. Semua ujian tersebut dimaksudkan untuk menyingkap jenis muslim seperti apakah diri kita masing-masing. Apakah kita termasuk seorang muslim jujur, yang berarti masuk ke dalam kelompok mukmin sejati. Inilah di antaranya golongan yang digambarkan Allah سبحانه و تعالى di dalam surah Al-Kahfi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَانَتْ لَهُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;جَنَّاتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلا خَالِدِينَ فِيهَا لا يَبْغُونَ عَنْهَا حِوَلا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal, mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah daripadanya.” (QS Al-Kahfi 107-108)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ataukah termasuk jenis muslim pendusta. Dan jika termasuk pendusta, maka ia dapat masuk ke dalam kelompok munafiqun yang digambarkan Allah سبحانه و تعالى seperti berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ آمَنَّا بِاللَّهِ وَبِالْيَوْمِ الآخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَمَا يَخْدَعُونَ إِلا أَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian", padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, pada hal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.” (QS Al-Baqarah 8-9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, seorang muslim pendusta bisa masuk ke dalam golongan musyrikin yakni orang-orang yang mempersekutukan Allah سبحانه و تعالى .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَا يُؤْمِنُ أَكْثَرُهُمْ بِاللَّهِ إِلا وَهُمْ مُشْرِكُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sebahagian besar dari mereka tidak beriman kepada Allah, melainkan dalam keadaan mempersekutukan Allah (dengan sembahan-sembahan lain).” (QS Yusuf 106)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi kemungkin ketiga yaitu seorang muslim pendusta masuk ke dalam golongan kaum murtaddun (orang-orang yang murtad). Dia divonis keluar dari Islam karena telah melakukan&amp;nbsp; pelanggaran yang termasuk kategori nawaqidh al-iman (pembatal keislaman).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَلا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab: "Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja". Katakanlah: "Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?" Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman.” (QS At-taubah 65-66)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslim pendusta yang masuk ke dalam golongan munafiqun, musyrikun maupun murtaddun merupakan golongan yang sungguh merugi. Sebab mereka pada hakikatnya tidak bisa disebut orang beriman. Mereka bakal kekal selamanya di dalam neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai kaum munafiq Allah سبحانه و تعالى bakal menempatkan mereka di dalam neraka yang paling buruk siksaannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الأسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka.” (QS An-Nisa 145)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan kaum musyrikin Allah سبحانه و تعالى jelaskan keadaan mereka sebagai orang-orang yang tidak diterima segenap amal yang telah mereka kerjakan, betapapun banyaknya kebaikan, amal sholeh maupun amal ibadah yang telah dikerjakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sungguh, bila kamu berbuat syirik, niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang y
